$LINK saat ini diperdagangkan di sekitar $8,35, dan grafik teknikal yang disajikan tampaknya sebagian besar konsisten dengan kondisi pasar saat ini.


Tingkat pendanaan yang tinggi dan rasio long/short yang naik hingga 2,26 menunjukkan adanya konsentrasi posisi long di pasar. Namun, grafik ini juga memuat paradoks yang menarik, karena rasio trading taker yang secara bersamaan turun hingga 0,92 mengisyaratkan bahwa para penjual memperoleh sedikit keunggulan dalam arus perdagangan aktual. Dengan kata lain, meskipun posisi yang memakai leverage masih bersifat bullish, terdapat tekanan jual yang sedikit lebih berat pada spot dan perdagangan instan, yang umumnya mengarah pada periode ketidakpastian ketika pasar tidak dapat menemukan arah yang jelas.
RSI yang turun hingga 38,6 mengindikasikan posisi yang mendekati wilayah oversold, tetapi belum mencapainya, sehingga menjaga kemungkinan rebound teknikal jangka pendek tetap ada, namun jangan ditafsirkan sebagai sinyal pembalikan yang pasti.
Mungkin juga berguna untuk mengevaluasi grafik teknikal ini bersama dengan perkembangan fundamental terbaru. LINK telah melihat beberapa perkembangan institusional yang benar-benar signifikan dalam beberapa pekan terakhir, seperti DTCC yang memilih teknologi Chainlink pada bulan Mei untuk sistem jaminan baru yang ditargetkan pada kuartal keempat, lima puluh bank bergabung dengan Project Pangea pada bulan Juni, dan T. Rowe Price yang memasukkan LINK di antara aset yang memenuhi syarat dalam dana kripto multiasetnya. Meski ada perkembangan tersebut, harga masih sekitar 84% di bawah all-time high-nya, yang menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya mencerminkan berita adopsi institusional ini dalam harga, sebuah tema yang juga selaras dengan kabar integrasi DTCC yang baru saja kita bahas.
Ada juga perbedaan yang menonjol dalam perilaku investor besar; selama sepekan terakhir, investor besar telah mengakumulasi lebih dari 14 juta LINK, sementara investor ritel justru lebih banyak menjual dalam perdagangan harian. Ini, mirip seperti kesenjangan antara tingkat pendanaan dan tingkat taker, menandakan adanya perbedaan penempatan antara investor besar dan kecil.
Jika melihat gambaran keseluruhan, secara teknis tampaknya masuk akal untuk menilai bahwa LINK terus bertahan dalam kanal konsolidasi penurunan, menunggu katalis yang jelas. Walaupun akumulasi posisi long dan RSI yang mendekati wilayah oversold menciptakan potensi rebound jangka pendek, kelemahan pada rasio taker mengharuskan kehati-hatian terkait apakah rebound ini akan berubah menjadi pembalikan tren yang berkelanjutan.
DYOR 🔎 NFA ✔️
#SummerCreationCamp #夏日创作营
LINK0,92%
Lihat Asli
User_any
$LINK saat ini diperdagangkan di sekitar $8,35, dan bagan teknikal yang disediakan tampak sebagian besar konsisten dengan kondisi pasar saat ini.

Tingkat pendanaan yang tinggi dan rasio long/short yang naik hingga 2,26 menunjukkan adanya konsentrasi posisi long di pasar. Namun, bagan ini juga memuat paradoks menarik, karena rasio perdagangan taker yang turun bersamaan hingga 0,92 menyiratkan bahwa penjual memperoleh sedikit keunggulan dalam arus perdagangan aktual. Dengan kata lain, sementara posisi yang menggunakan leverage tetap bullish, ada tekanan jual yang sedikit lebih berat pada perdagangan spot dan instant, yang umumnya mengarah ke periode ketidakpastian ketika pasar tidak dapat menemukan arah yang jelas.

RSI yang turun hingga 38,6 menunjukkan posisi yang mendekati wilayah oversold, tetapi belum mencapainya, sehingga masih memberi ruang kemungkinan technical rebound jangka pendek, namun belum selayaknya diartikan sebagai sinyal pembalikan yang definitif.

Mungkin juga bermanfaat untuk mengevaluasi bagan teknikal ini bersama dengan perkembangan fundamental terbaru. LINK telah melihat beberapa perkembangan institusional yang benar-benar signifikan dalam beberapa minggu terakhir, seperti DTCC yang memilih teknologi Chainlink pada bulan Mei untuk sistem jaminan baru yang ditargetkan pada kuartal keempat, lima puluh bank bergabung dengan Project Pangea pada bulan Juni, dan T. Rowe Price yang memasukkan LINK di antara aset yang memenuhi syarat dalam dana kripto multi-asetnya. Meski demikian, harga masih sekitar 84% di bawah all-time high-nya, yang menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya mencerminkan kabar adopsi institusional ini dalam harga, sebuah tema yang juga selaras dengan kabar integrasi DTCC yang baru saja kita bahas.

Ada juga divergensi yang menonjol dalam perilaku investor besar; dalam sepekan terakhir, investor besar telah mengakumulasi lebih dari 14 juta LINK, sementara investor ritel sebagian besar justru menjual dalam perdagangan harian. Ini, mirip dengan perbedaan antara tingkat pendanaan dan tingkat taker, menandakan adanya perbedaan penempatan antara investor besar dan kecil.

Melihat gambaran keseluruhan, tampaknya secara teknikal masuk akal untuk menilai bahwa LINK terus berada dalam kanal konsolidasi menurun, menunggu katalis yang jelas. Sementara akumulasi posisi long dan RSI yang mendekati wilayah oversold menciptakan potensi rebound jangka pendek, lemahnya rasio taker mengharuskan kehati-hatian mengenai apakah rebound ini akan berubah menjadi pembalikan tren yang berkelanjutan.

DYOR 🔎 NFA ✔️
#SummerCreationCamp #夏日创作营
repost-content-media
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • 1
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan