10 orang Tiongkok menyewa vila di Chiang Mai, Thailand untuk melakukan penipuan kripto—semuanya sesama warga negara


Polisi Thailand menangkap sebuah lokasi penipuan di distrik Saraphi, Chiang Mai. 67 ponsel, 7 iPad, 13 laptop—10 orang Tiongkok, masuk dengan visa wisata, menyewa vila seharga 80.000 baht per bulan.
Metode penipuan tidak rumit: mengaku sebagai layanan pelanggan perusahaan asuransi dan perusahaan pengiriman, mengelabui korban untuk menginstal perangkat lunak pencurian data pribadi, setelah berhasil mendapatkan, mereka menerima pembayaran melalui mata uang kripto. Target semua berada di dalam China.
Setiap lapisan dari kasus ini membuat orang merasa tidak nyaman.
Lapisan pertama: kelompok penipuan memilih Thailand sebagai basis, bukan karena hukum Thailand yang longgar—Thailand baru saja mengubah undang-undang tahun lalu untuk memperkuat penindakan terhadap kejahatan kripto—melainkan karena kombinasi "luar negeri + kripto" ini membuat biaya penegakan hukum lintas negara bagi polisi Tiongkok meningkat berkali-kali lipat.
Lapisan kedua: semua korban adalah orang Tiongkok. Kelompok ini tidak menipu orang Thailand, tidak menipu orang Eropa-Amerika, mereka hanya menargetkan sesama warga—karena mereka fasih berbahasa, tahu celah psikologis, dan skrip penipuan mereka tidak perlu diterjemahkan.
Lapisan ketiga: menerima pembayaran dengan mata uang kripto sebenarnya bertujuan untuk "menyembunyikan aliran dana", tetapi sebenarnya setiap transaksi di blockchain terbuka. Polisi sekarang hanya perlu mendapatkan satu alamat dompet untuk melacak seluruh catatan transaksi—kelompok ini mengira mereka menggunakan "teknologi tinggi" untuk mencuci uang, padahal mereka sedang menggambar peta dana lengkap untuk polisi.
Yang paling menyedihkan bukanlah mereka yang tertangkap—melainkan daftar korban di 67 ponsel tersebut. Di balik setiap nomor adalah orang yang tertipu dengan taktik buruk seperti "klaim kehilangan pengiriman" atau "pengembalian premi asuransi" yang mencuri tabungan mereka. Musuh terbesar industri kripto bukanlah regulasi, melainkan mereka yang menggunakan teknologi kripto sebagai tameng untuk menipu sesama warga.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan