Apakah kalian pernah berhenti memikirkan cerita di balik cerita? Semua orang berbicara tentang Laszlo dan 10.000 bitcoin yang dibelanjakan untuk pizza, tetapi tidak ada yang membahas tentang anak yang benar-benar menerima koin-koin itu.



Jeremy Sturdivant, dikenal sebagai jercos di komunitas, adalah perantara dalam transaksi yang menjadi legenda itu. Dia menggunakan kartu kredit untuk membayar 41 dolar untuk pizza dan menerima 10.000 BTC sebagai gantinya. Terlihat gila sekarang, tetapi pada waktu itu, tahun 2010, bitcoin hanyalah sebuah eksperimen digital. Bukan kekayaan. Hanya poin internet.

Dan tahu apa yang dilakukan Jeremy Sturdivant dengan poin-poin itu? Dibelanjakan. Sederhana saja, dibelanjakan. Tidak disimpan untuk masa depan, tidak dilihat sebagai investasi. Digunakan untuk membeli game, menutupi biaya perjalanan, hal-hal remaja saja. Ketika harga akhirnya melonjak ke 400 dolar, dia sudah tidak punya apa-apa di dompetnya.

Yang paling menarik adalah Jeremy Sturdivant tidak menyesal. Dalam sebuah wawancara, dia menjelaskan bahwa dia bangga pernah menjadi bagian dari momen bersejarah yang membuktikan bahwa bitcoin benar-benar berfungsi sebagai uang. Bukan tentang mendapatkan uang. Ini tentang menjadi bagian dari sesuatu yang revolusioner.

Cerita Jeremy Sturdivant ini adalah pengingat kuat tentang bagaimana perspektif dan waktu semuanya berubah. Apa yang tampak tak berharga pada 2010 menjadi emas. Tapi juga menunjukkan bahwa tidak semua dalam hidup tentang pengembalian finansial.

Jika kamu berusia 19 tahun pada 2010 dan menerima bitcoin itu, apakah akan disimpan? Atau akan melakukan seperti Jeremy Sturdivant dan menikmati saat itu?
BTC0,14%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan