Saya baru saja memperhatikan sesuatu yang menarik dalam percakapan pasar crypto akhir-akhir ini. Semuanya berbicara tentang ATH, tetapi banyak yang masih belum benar-benar memahami apa arti ATH dan mengapa itu sangat penting untuk keputusan trading kita.



Saya akan melewatkan definisi tekstual: ATH adalah harga tertinggi yang pernah dicapai sebuah aset dalam sejarahnya. Tetapi yang benar-benar penting adalah apa yang terjadi secara psikologis saat kita mendekati level tersebut. Saya telah melihat banyak trader berpengalaman melakukan kesalahan bodoh tepat saat harga menyentuh rekor tertinggi baru.

Alasannya sederhana. Ketika sebuah aset mencapai ATH, kebanyakan dari kita meninggalkan analisis teknikal rasional dan terbawa oleh emosi. Kita melihat harga terus naik dan berpikir "mengapa tidak membeli sekarang?" Namun, justru di saat inilah kita harus lebih berhati-hati. Dorongan kenaikan yang membawa kita ke ATH mulai melemah, dan tekanan jual dari sisi penurunan bisa jadi lebih kuat dari yang terlihat.

Lalu, bagaimana kita mengatasi ini? Saya belajar bahwa hal pertama adalah memahami proses di balik pergerakan tersebut. Setiap pecahnya harga terjadi dalam tiga fase. Pertama, aksi: harga menembus resistance dengan volume yang lebih tinggi dari rata-rata, menandai awal tren baru. Kemudian datang reaksi, di mana dorongan melemah dan harga bisa mundur untuk menguji apakah pecahan tersebut berkelanjutan. Akhirnya, resolusi, di mana kita menentukan apakah tren benar-benar dikonfirmasi atau hanya gerakan sementara.

Untuk melindungi diri, saya selalu menerapkan alat analisis teknikal. Deret Fibonacci adalah favorit saya. Level 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6% berfungsi sebagai titik support dan resistance. Ketika harga mendekati ATH, saya mengidentifikasi level-level ini untuk mengetahui di mana kemungkinan akan menemukan resistance di masa depan. Saya juga memeriksa ekstensi Fibonacci (1.270, 1.618, 2.000, 2.618) untuk memperkirakan target harga berikutnya setelah pecahan.

Moving average juga sangat penting. Jika harga berada di bawah garis MA, kemungkinan besar kita sedang dalam tren turun. Jika di atas, ada peluang lebih besar tren kenaikan akan berlanjut. Menggabungkan ini dengan ATH memberi saya gambaran yang lebih jelas.

Ketika akhirnya kita mencapai ATH, saya harus membuat keputusan: jual semua, jual sebagian, atau tetap menunggu? Jika saya percaya jangka panjang pada aset tersebut dan analisis saya menunjukkan bahwa ATH saat ini hanyalah sementara, saya bisa mempertahankan posisi penuh. Tapi kebanyakan waktu, saya lebih suka menjual sebagian untuk mengamankan keuntungan. Itu adalah opsi yang paling aman. Jika ekstensi Fibonacci cocok sempurna dengan harga ATH, itu biasanya menjadi sinyal bahwa gerakan kenaikan mungkin akan berakhir, jadi dalam kasus itu, menjual semuanya masuk akal.

Yang penting adalah jangan biarkan emosi mengendalikan kita. Menetapkan level pengambilan keuntungan sebelum harga mencapai ATH sangat penting. Saya juga perlu meningkatkan posisi saya hanya ketika rasio risiko-imbalan menguntungkan dan harga berada di level support yang jelas.

Setiap dari kita pernah mengalami situasi di mana harga naik seperti roket dan kita bertanya-tanya apakah harus masuk atau keluar. Perbedaan antara trader yang menang dan yang kalah adalah bahwa yang pertama memiliki rencana yang jelas saat mencapai ATH. Dan kalian? Bagaimana kalian mengelola situasi ini? Saya ingin mendengar pengalaman dan strategi kalian di kolom komentar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan