Amerika dulu berperang di Timur Tengah, harus berpura-pura itu demi merebut minyak bumi. Sekarang lebih simpel, Selat satu saat buka satu saat tutup, tarif satu saat dikenakan satu saat tidak, satu saat naik satu saat tidak, WTI, minyak Brent, dan futures NASDAQ mulai kejang sendiri.


Membuat minyak terlalu lambat. Menggali sumur, ekstraksi, penyulingan, pengangkutan minyak, penjualan, semua langkah tidak secepat satu kalimat sebelum pasar yang bisa langsung menghasilkan uang. Dulu kapal induk pergi ke ladang minyak, sekarang cukup buka mulut untuk mengumpulkan margin, bullish dan bearish sendiri antre memberi hormat.
Iran juga mungkin punya orang hebat. Melawan Israel, Arab Saudi, sekutu-sekutu ini, Trump mungkin bicara manis, tapi pasar tidak selalu merasa sakit. Kalau mau bikin dia merasa sakit, jangan pilih saat pasar saham AS buka, tapi saat pasar tutup, serang posisi saham AS-nya. Harga minyak, ekspektasi inflasi, dan futures NASDAQ melonjak bersamaan, para bandar jahat pun sampai merasa terharu.
Dulu perang yang mati adalah manusia, sekarang sebelum perang benar-benar dimulai, yang mati duluan adalah akun trader futures di kedua belah pihak.
#美伊# #原油# #期货# #国际油价# #黄金# #霍尔木兹海峡# #中东局势# #美股# #纳斯达克#
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan