Pemerintah Iran yang sempat membuka jalur Selat Hormuz, pada Jumat (17/04), justru kembali menutupnya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam. Keputusan ini diambil lantaran sikap Amerika Serikat (AS) yang tetap blokade Pelabuhan Iran.



Adapun, akibat penutupan kembali jalur Selat Hormuz, dua kapal tanker milik Indonesia tak jadi keluar dari sana. Bahkan, PT Pertamina International Shipping (PIS) mengungkapkan bahwa kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di Teluk Arab dan belum bisa melintasi Selat Hormuz.

Tetapi, Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita menyampaikan bahwa perusahaan terus memonitor secara ketat perkembangan kondisi di jalur pelayaran strategis tersebut.

“Kedua kapal PIS yaitu Pertamina Pride dan Gamsunoro saat ini masih berada di Teluk Arab dan belum dapat melintasi Selat Hormuz. PIS terus memonitor secara saksama perkembangan situasi yang sangat dinamis di Selat Hormuz,” ujar Vega melansir berbagai sumber, Minggu (19/04).

Maka dari itu, Pemerintah RI Bersama berbagai otoritas berwenang terus memantau keselamatan awak kapal, keamanan kapal, hingga muatan yang dibawa untuk cadangan Indonesia.

Follow berita menarik lainnya.
#Gate13thAnniversaryLive
#IsraelStrikesIranBTCPlunges
$BTC
$ETH
BTC-1,53%
ETH-1,94%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan