Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Jadi kemarin saya lihat ada diskusi menarik tentang bagaimana gerak Treasury AS bisa jadi "garis tangan langka" yang menentukan arah konflik Iran dan pergerakan Bitcoin. Ini serius, bukan sekedar spekulasi pasar.
Situation-nya begini: sejak perang Iran melonjak akhir Februari, imbal hasil Treasury 10 tahun udah naik sekitar 45 basis poin jadi 4,37%. Angka ini penting banget karena menentukan biaya pinjaman di seluruh ekonomi AS. Tapi yang lebih krusial lagi adalah ada "garis tahan" di level 4,5%–4,6%. Kenapa? Karena di level itulah Trump mulai memberi sinyal penundaan tarif besar-besaran.
Ada dua metrik yang perlu diawasi dengan serius. Pertama, spread swap Treasury 10 tahun. Menurut ING, kalau spread swap ini tembus 60 basis poin, itu tandanya masalah serius yang bisa memaksa pemerintahan Trump mengubah strategi. Saat ini masih di bawah 50bp, tapi trend-nya perlu dimonitor. Mengapa penting? Karena spread swap yang melebar berarti biaya pendanaan utang AS bakal lebih mahal. Uncle Sam yang udah berat utangnya bakal semakin susah terbit obligasi baru.
Kedua, imbal hasil 10 tahun itu sendiri. Kalau menembus 5%, itu level yang sudah diidentifikasi sebagai titik kritis. Arthur Hayes dari Maelstrom Fund bilang potensi lonjakan ke 5% bisa trigger mini financial crisis yang memaksa Fed turun tangan dengan injeksi likuiditas.
Sekarang, ini kenapa penting untuk Bitcoin? Awalnya BTC bakal turun sebagai reaksi spontan terhadap risk-off sentiment. Tapi kalau Fed mulai inject liquidity—yang kemungkinan besar terjadi kalau yield 10 tahun tembus 5%—Bitcoin bisa dengan cepat recover dan bahkan bullish. Jadi garis tangan langka dari pasar ini adalah momen di mana pemerintah dipaksa intervensi, dan itu biasanya bullish untuk aset risiko.
Sekarang Bitcoin di $71.81K. Kalau Treasury yield terus naik dan spread swap membesar, expect volatilitas tinggi di bulan depan. Tapi jangan lupa: setiap kali crisis signal muncul, biasanya Fed dan government nggak tinggal diam. Mereka akan inject liquidity, dan ketika itu terjadi, aset berisiko termasuk crypto biasanya mendapat tailwind yang kuat.
Jadi moral of the story: watch the Treasury yields dan swap spreads lebih dari headline news. Itu yang sebenarnya bisa determine apakah Trump akan meredakan situasi Iran dan apakah Bitcoin bakal rally atau dump. Pasar obligasi adalah boss, dan kita cuma trader yang perlu ikuti arus.