Geopolitik Memanas, Emas Antam Diproyeksi Naik Jadi Rp 3 Juta Per Gram Pekan Depan



Harga emas diproyeksi kembali menguat karena kondisi geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Mengutip Trading Economics, harga emas berada di level US$ 4.677 per troi ons. Sementara mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam di level Rp 2.857.000 per gram.

Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi memperkirakan support pertama harga emas di level US$ 4.543 per troi ons dan harga emas Antam di Rp 2.827.000 per gram.

Kemudian jika seandainya terjadi koreksi berikutnya, kemungkinan support kedua di level US$ 4.358 per troi ons dan support kedua harga emas Antam di Rp 2.780.000 per gram.

Akan tetapi, jika seandainya harga emas naik, maka resistance pertama di level US$ 4.878 per troi ons dan harga emas Antam di level Rp 2.890.000 per gram. Jika kemudian menguat lagi, resistance kedua diproyeksikan di level US$ 5.080 per troi ons dan harga emas Antam Rp 3 juta per gram.

“Kemungkinan besar logam mulia atau harga emas Antam di pekan depan menyentuh levelRp 3 juta per gram,” ucap Ibrahim, Minggu (5/4/2026).

Ibrahim menyebut pergerakan harga emas dipengaruhi dinamika perang di Timur Tengah. Iran disebut tengah mempersiapkan 1 juta pasukan garda revolusi, dan 1 juta pasukan milisi/kombatan. Sehingga diperkirakan Iran mempersiapkan 2 juta pasukan untuk mengantisipasi terjadinya serangan darat dari AS – Israel.

“Geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina menentukan sekali dalam minggu depan,” jelas Ibrahim.
$XAU
#GateSquareAprilPostingChallenge
XAU-0,04%
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan