Harga tembaga pada awal tahun 2026 benar-benar mengejutkan saya. Pada hari perdagangan pertama bulan Januari, "logam merah" ini kembali menguat dan mencatat pertumbuhan tahunan terbesar sejak 2009. Sebenarnya, sepanjang tahun 2025, harga tembaga telah meningkat sebesar 42%, dan ini bukan sekadar kebetulan.



Alasan utama adalah penurunan pasokan. Berdasarkan pengamatan saya di LME, gangguan di tambang dan biaya bea cukai memaksa para pedagang untuk mengirim tembaga ke AS lebih cepat. Akibatnya, pasokan di pasar lain secara signifikan berkurang. Beberapa kecelakaan di tambang di Indonesia, Chili, dan Republik Demokratik Kongo pada tahun 2025 juga membatasi produksi.

Kenaikan harga tembaga ini tidak hanya tercermin dalam rekor sejarah, tetapi juga meninggalkan jejak dalam dinamika pasar. LME menunjukkan hasil terbaik di antara enam logam industri utama. Selain meningkatnya arus modal karena biaya bea cukai, masalah pasokan nyata juga tampaknya mendorong harga lebih tinggi. Dengan demikian, kenaikan harga tembaga ini tidak bersifat sementara, melainkan hasil dari perubahan pasar yang mendalam.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan