Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#USPlansMultinationalEscortForHormuz
Ketegangan di Teluk semakin meningkat karena beredar laporan tentang kemungkinan misi pengawalan multinasional yang dipimpin AS di Selat Hormuz. Proposal—masih dalam tahap diskusi—bertujuan untuk melindungi pengiriman komersial melalui salah satu jalur air paling strategis di dunia. Hampir seperlima minyak global melewati koridor sempit ini setiap hari, membuat stabilitas di wilayah ini menjadi prioritas bagi banyak ekonomi.
Ide di balik rencana ini sederhana: sebuah koalisi kekuatan angkatan laut akan menemani kapal-kapal niaga untuk mencegah pelecehan, penyitaan, atau serangan. Para pendukung mengatakan inisiatif ini dapat meyakinkan perusahaan pengiriman, menurunkan biaya asuransi, dan menjaga pasokan energi vital mengalir ke pasar global.
Namun, langkah ini juga kemungkinan akan memicu perdebatan. Para kritikus berpendapat bahwa peningkatan kehadiran militer dapat meningkatkan ketegangan daripada menguranginya, terutama di wilayah yang sudah ditandai dengan persaingan kompleks dan keseimbangan geopolitik yang sensitif.
Bagi negara-negara yang sangat bergantung pada impor energi dari Teluk, setiap gangguan di Selat Hormuz memiliki konsekuensi ekonomi langsung. Itulah mengapa banyak pemerintah memantau dengan seksama apakah saluran diplomasi dapat menenangkan situasi sebelum pengawalan keamanan menjadi norma baru.
Apa yang akan terjadi selanjutnya akan tergantung pada campuran deliat diplomasi, pencegahan, dan kerja sama di antara kekuatan regional dan global. Satu hal pasti: Selat Hormuz akan tetap menjadi titik fokus perhatian internasional seiring situasi berkembang.