10 model pemikiran yang dapat meningkatkan level pemikiranmu:
1. Pemikiran Prinsip Dasar - Mulai dari awal untuk memikirkan kembali masalah. Memisahkan fakta dasar dari asumsi yang didasarkan padanya. 2. Pemikiran Tingkat Dua - Jangan hanya memikirkan konsekuensi langsung, tetapi pikirkan konsekuensi tingkat kedua. 3. Pemikiran Terbalik - Pandang masalah dari akhir, bukan dari awal. Jangan bertanya: “Apa yang harus saya lakukan?” Tapi bertanya: “Apa yang harus saya hindari?” 4. Biaya Peluang - Pikirkan biaya yang timbul karena kamu memilih satu opsi dan mengabaikan opsi lain. 5. Kebetulan - Ingat bahwa tidak selalu ada hubungan sebab-akibat. Banyak hal bersifat acak. 6. Leverage - “Berikan saya sebuah tuas yang cukup panjang, dan saya bisa mengangkat bumi.” - Archimedes 7. Margin Keamanan - Asumsikan bahwa asumsi kamu mungkin salah, dan sisihkan margin keamanan saat merencanakan. 8. Ockham’s Razor - Selalu pilih penjelasan/opsi yang paling sederhana. “Jika tidak perlu, jangan menambah entitas.” 9. Hukum Penurunan Marginal - Sebelum mencapai titik tertentu, tambahan input dapat memberikan nilai lebih. Namun, akan ada titik balik di mana nilai dari input tambahan semakin berkurang, sementara biaya meningkat. 10. Pasar Niche - Spesialisasi adalah jalan efektif menuju keberhasilan. Manfaatkan dan pilih bidang yang memungkinkan kamu menjadi ahli. Model pemikiran mana yang paling membantu kamu?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 model pemikiran yang dapat meningkatkan level pemikiranmu:
1. Pemikiran Prinsip Dasar - Mulai dari awal untuk memikirkan kembali masalah.
Memisahkan fakta dasar dari asumsi yang didasarkan padanya.
2. Pemikiran Tingkat Dua - Jangan hanya memikirkan konsekuensi langsung, tetapi pikirkan konsekuensi tingkat kedua.
3. Pemikiran Terbalik - Pandang masalah dari akhir, bukan dari awal.
Jangan bertanya: “Apa yang harus saya lakukan?”
Tapi bertanya: “Apa yang harus saya hindari?”
4. Biaya Peluang - Pikirkan biaya yang timbul karena kamu memilih satu opsi dan mengabaikan opsi lain.
5. Kebetulan - Ingat bahwa tidak selalu ada hubungan sebab-akibat.
Banyak hal bersifat acak.
6. Leverage - “Berikan saya sebuah tuas yang cukup panjang, dan saya bisa mengangkat bumi.” - Archimedes
7. Margin Keamanan - Asumsikan bahwa asumsi kamu mungkin salah, dan sisihkan margin keamanan saat merencanakan.
8. Ockham’s Razor - Selalu pilih penjelasan/opsi yang paling sederhana.
“Jika tidak perlu, jangan menambah entitas.”
9. Hukum Penurunan Marginal - Sebelum mencapai titik tertentu, tambahan input dapat memberikan nilai lebih.
Namun, akan ada titik balik di mana nilai dari input tambahan semakin berkurang, sementara biaya meningkat.
10. Pasar Niche - Spesialisasi adalah jalan efektif menuju keberhasilan. Manfaatkan dan pilih bidang yang memungkinkan kamu menjadi ahli.
Model pemikiran mana yang paling membantu kamu?