26 Februari, berita menyebutkan bahwa CZ, tokoh di industri kripto, baru-baru ini menyatakan bahwa Wall Street telah lama fokus pada risiko aset kripto, tetapi kekuatan yang benar-benar dapat mengubah permainan mungkin berasal dari kecerdasan buatan. Saat komentarnya dirilis, Anthropic mengumumkan bahwa alat Claude mereka dapat mempercepat modernisasi sistem warisan COBOL perusahaan, yang memicu kekhawatiran terhadap model layanan TI tradisional. Akibatnya, harga saham IBM turun lebih dari 13% dalam satu hari pada hari Senin.
COBOL, sebagai bahasa pemrograman bersejarah, hingga saat ini masih banyak digunakan oleh bank besar dan sistem inti perusahaan, dan modernisasi sistem ini telah lama menyumbang miliaran dolar pendapatan bagi IBM. Anthropic mengklaim bahwa kecerdasan buatan dapat menyelesaikan migrasi terkait dengan efisiensi lebih tinggi dan biaya lebih rendah. Pernyataan ini dipandang oleh investor sebagai potensi gangguan terhadap outsourcing teknologi tradisional dan bisnis konsultasi, yang memperburuk sentimen jual.
CZ di platform sosial menyatakan bahwa lembaga keuangan tradisional selama bertahun-tahun sering memperingatkan tentang risiko kripto, tetapi mungkin meremehkan dampak mendalam kecerdasan buatan terhadap struktur bisnis. Pandangan ini juga mencerminkan adanya perbedaan persepsi yang terus berlangsung antara industri kripto dan keuangan tradisional. Sejak lama, eksekutif Wall Street seperti Jamie Dimon bersikap hati-hati terhadap Bitcoin, sementara beberapa pelaku kripto berpendapat bahwa institusi tradisional sedang menghadapi tekanan pergeseran paradigma teknologi.
Sementara itu, otomatisasi berbasis kecerdasan buatan semakin menjadi fokus diskusi risiko di pasar modal. Lembaga riset Citrini Research dalam laporannya memodelkan skenario bahwa otomatisasi yang didorong AI dapat mempengaruhi struktur pekerjaan kantor dan selanjutnya mempengaruhi harapan konsumsi dan ekonomi makro. Meskipun laporan ini bersifat hipotesis, hal ini menunjukkan perhatian tinggi dari dunia keuangan terhadap revolusi produktivitas AI.
Hingga saat ini, IBM belum memberikan tanggapan langsung terkait kemampuan Claude dalam modernisasi COBOL. Para analis pasar berpendapat bahwa jika alat AI terus meresap ke dalam peningkatan perangkat lunak perusahaan, modernisasi sistem warisan, dan pemeliharaan infrastruktur keuangan, maka logika penilaian perusahaan layanan teknologi tradisional mungkin perlu dinilai ulang. Siapa yang akan menjadi fokus risiko utama Wall Street antara kecerdasan buatan dan teknologi kripto juga menjadi topik penting di bidang teknologi dan keuangan yang akan berkembang hingga 2026.
Artikel Terkait
Riot Platforms pendapatan tahun 2025 mencapai rekor tertinggi sebesar 647 juta dolar AS, mempercepat pengembangan bisnis AI dan komputasi berkinerja tinggi
CME Crypto Futures Mencapai 75% Pangsa Pasar
ETF Bitcoin mengalami aliran keluar harian sebesar $35,9 juta sementara ETF Solana terus pertumbuhan mingguan
ETF Spot XRP Melawan Penurunan Crypto dengan Inflow sebesar $1.24B
Indeks utama pasar saham AS berakhir bervariasi, harga saham Circle naik 15%