Foresight News melaporkan bahwa menurut CoinDesk, Meta dan Microsoft menunjukkan sinyal peningkatan investasi AI yang berkelanjutan dalam laporan keuangan kuartal keempat mereka, yang mungkin menguntungkan perusahaan tambang Bitcoin yang telah bertransformasi menjadi infrastruktur berbasis AI. Meta memperkirakan pengeluaran modal akan berada di antara 115 miliar hingga 135 miliar dolar AS pada tahun 2026, lebih tinggi dari perkiraan pasar yang umum sebesar 110 miliar dolar AS. CEO Microsoft Satya Nadella menyatakan bahwa skala bisnis AI Microsoft telah melebihi beberapa bisnis inti mereka. Menghadapi tekanan keuntungan akibat halving Bitcoin, peningkatan kompetisi, dan kenaikan biaya energi, perusahaan tambang mulai mengalihkan pusat data mereka ke layanan AI dan mesin komputasi awan yang dikelola. Iren (sebelumnya Iris Energy) telah menandatangani kontrak layanan cloud jangka panjang dengan Microsoft, sementara Cipher Mining (CIFR) menandatangani perjanjian dengan Amazon untuk menyediakan kapasitas listrik sebesar 300 MW untuk AWS. Selain itu, perusahaan seperti Hut 8 (HUT) juga mempercepat transformasi mereka. Akibatnya, harga saham Iren naik 4,9% pada hari Rabu, dengan kenaikan kumulatif sebesar 47% sejak 2026, dan Cipher Mining naik 17% sepanjang tahun ini.
Artikel Terkait
BTC menembus 65.000 USDT, menandai pencapaian baru dalam pasar cryptocurrency. Harga ini menunjukkan tren bullish yang kuat dan menarik perhatian investor di seluruh dunia. Para analis memperkirakan bahwa tren kenaikan ini dapat berlanjut jika permintaan tetap tinggi dan pasar tetap stabil. Pantau terus perkembangan terbaru dan analisis pasar untuk mendapatkan informasi yang akurat dan terkini.
Lonjakan Paus Bitcoin Menunjukkan Volatilitas Maret