Pada tahun 2025, muncul kesenjangan energi yang mencolok: konsumsi listrik China telah melampaui AS lebih dari 100%, menurut data terbaru dari Administrasi Energi Nasional. Ketimpangan besar dalam penggunaan energi ini mencerminkan skala ekonomi dan struktur industri yang berbeda antara kedua negara. Untuk sektor kripto dan blockchain, pola konsumsi energi seperti ini patut dipantau—mereka menegaskan perdebatan yang sedang berlangsung tentang distribusi geografis sumber daya komputasi, kapasitas industri, dan infrastruktur energi global yang mendukung segala hal mulai dari manufaktur tradisional hingga jaringan aset digital. Perubahan dalam dinamika energi global terus membentuk ulang cara kita memandang daya saing industri dan alokasi sumber daya di seluruh dunia.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GateUser-3824aa38
· 3jam yang lalu
Konsumsi listrik China meningkat dua kali lipat dan mengalahkan Amerika Serikat, ini membuat perpindahan pusat kekuatan komputasi menjadi suatu keharusan
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter420
· 3jam yang lalu
Biaya listrik di Tiongkok begitu murah, tidak heran jika penambangan semuanya dilakukan di sana
Lihat AsliBalas0
SleepTrader
· 3jam yang lalu
China's electricity consumption directly doubles that of the US, the energy gap is truly outrageous
---
The energy war has already begun; whoever controls computing power wins
---
Wait, are these numbers really accurate... China's industrial scale is so exaggerated?
---
Miners must keep a close eye; energy costs directly determine life and death
---
Global computing resources are reshuffling, and the blockchain community needs to rethink deployment strategies
---
Regarding electricity cost advantages, there is indeed a natural advantage domestically
---
Haha, the era of computing power migrating eastward has truly arrived
---
This reflects the fundamental differences in industrial structure behind it, it's not just about mining
---
The key is whether energy infrastructure can keep up; otherwise, high-energy-consuming industries will need to be reassessed
Lihat AsliBalas0
PriceOracleFairy
· 3jam yang lalu
yo, jadi China sekarang santai saja menggandakan listrik AS? itu jenis perubahan makro yang benar-benar merusak model jujur. ada yang lain yang memikirkan apa arti ini untuk distribusi hash dan konsentrasi node penambangan... atau aku hanya kembali menjadi tinfoil di jam 3 pagi lagi
Pada tahun 2025, muncul kesenjangan energi yang mencolok: konsumsi listrik China telah melampaui AS lebih dari 100%, menurut data terbaru dari Administrasi Energi Nasional. Ketimpangan besar dalam penggunaan energi ini mencerminkan skala ekonomi dan struktur industri yang berbeda antara kedua negara. Untuk sektor kripto dan blockchain, pola konsumsi energi seperti ini patut dipantau—mereka menegaskan perdebatan yang sedang berlangsung tentang distribusi geografis sumber daya komputasi, kapasitas industri, dan infrastruktur energi global yang mendukung segala hal mulai dari manufaktur tradisional hingga jaringan aset digital. Perubahan dalam dinamika energi global terus membentuk ulang cara kita memandang daya saing industri dan alokasi sumber daya di seluruh dunia.