Real-world asset on-chain belakangan ini memang cukup banyak aksi. Beberapa waktu lalu melihat ada proyek RWA dari ekosistem Sui yang kembali mengembangkan hal baru, satu adalah menjalin kerjasama dengan dana properti besar di Eropa, dan sudah memasukkan aset properti komersial senilai lebih dari 2 miliar Euro ke dalam blockchain untuk hak kepemilikan, yang lainnya adalah mekanisme staking mereka yang telah naik ke versi 2.0.
Sistem staking baru ini dirancang cukup baik, pemegang token bisa berbagi biaya transaksi sekaligus mendapatkan hak voting node. Tampaknya pihak proyek sedang mencoba membangun model tata kelola komunitas yang benar-benar nyata, bukan sekadar insentif token semata.
Dari segi token, jumlah yang beredar hanya sekitar dua puluh persen dari total pasokan, sehingga ruang untuk pelepasan masih cukup besar. Tapi jika dipikirkan dari sudut pandang lain, jika skala aset on-chain di ekosistem terus bertumbuh, skenario konsumsi token juga akan semakin meluas—staking, penyelesaian biaya, voting tata kelola semuanya akan menciptakan permintaan. Ini agak mirip dengan logika proyek infrastruktur awal.
Tahap saat ini bagi mereka yang optimis terhadap arah RWA memang merupakan waktu pengamatan yang bagus. Teman-teman yang sudah menaruh perhatian bisa mempertimbangkan untuk memegang jangka menengah hingga panjang, sementara yang belum ikut bisa secara moderat mengikuti perkembangan proyek semacam ini di aspek ekosistemnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tunggu dulu... 80% pasokan terkunci? Jujur saja, itu memberi vibe cliff vesting yang berat. Analisis pola menunjukkan permainan infrastruktur klasik tapi biarkan saya tarik data tentang mekanisme pembakaran mereka yang sebenarnya dulu 🚩
Lihat AsliBalas0
ClassicDumpster
· 6jam yang lalu
2亿欧元 tercatat di blockchain, terdengar mengesankan tetapi saya lebih peduli kapan benar-benar bisa menghasilkan arus kas
Proyek infrastruktur yang sejati harus seperti ini, bukan hanya sekadar cerita
Lihat AsliBalas0
PerennialLeek
· 6jam yang lalu
2 miliar euro di atas rantai untuk hak kepemilikan masih oke, tapi takutnya hanya kemakmuran di atas kertas
Staking 2.0 terdengar bagus, apakah benar-benar bisa menghasilkan arus kas
Jumlah peredaran hanya dua persen? Berapa lama siklus pelepasan ini, saya tidak tahu pasti
Pertumbuhan aset ekosistem ≠ pertumbuhan nilai token, jangan terlalu berharap pada logika ini
Tunggu dan lihat apakah ekosistem benar-benar bisa terealisasi, sekilas terdengar mudah
Proyek RWA di awal banyak, apa yang membuat ini bisa menonjol
Real-world asset on-chain belakangan ini memang cukup banyak aksi. Beberapa waktu lalu melihat ada proyek RWA dari ekosistem Sui yang kembali mengembangkan hal baru, satu adalah menjalin kerjasama dengan dana properti besar di Eropa, dan sudah memasukkan aset properti komersial senilai lebih dari 2 miliar Euro ke dalam blockchain untuk hak kepemilikan, yang lainnya adalah mekanisme staking mereka yang telah naik ke versi 2.0.
Sistem staking baru ini dirancang cukup baik, pemegang token bisa berbagi biaya transaksi sekaligus mendapatkan hak voting node. Tampaknya pihak proyek sedang mencoba membangun model tata kelola komunitas yang benar-benar nyata, bukan sekadar insentif token semata.
Dari segi token, jumlah yang beredar hanya sekitar dua puluh persen dari total pasokan, sehingga ruang untuk pelepasan masih cukup besar. Tapi jika dipikirkan dari sudut pandang lain, jika skala aset on-chain di ekosistem terus bertumbuh, skenario konsumsi token juga akan semakin meluas—staking, penyelesaian biaya, voting tata kelola semuanya akan menciptakan permintaan. Ini agak mirip dengan logika proyek infrastruktur awal.
Tahap saat ini bagi mereka yang optimis terhadap arah RWA memang merupakan waktu pengamatan yang bagus. Teman-teman yang sudah menaruh perhatian bisa mempertimbangkan untuk memegang jangka menengah hingga panjang, sementara yang belum ikut bisa secara moderat mengikuti perkembangan proyek semacam ini di aspek ekosistemnya.