Pernah berpikir, apa perbedaan terbesar antara trading dan judi? Satu mengandalkan data untuk berbicara, yang lain sepenuhnya mengandalkan feeling. Robot kuantitatif adalah yang pertama — ia makan data, minum algoritma, berkeliling di pasar selama 24 jam.
Jelas saja, musuh terbesar dari trading manusia adalah diri sendiri. Saat harga koin naik, FOMO muncul; saat turun, panik untuk menjual. Robot tidak akan. Ia berjalan sesuai strategi yang telah ditetapkan, tidak peduli seberapa besar fluktuasi pasar, kapan pun harus keluar, keluar; kapan harus stop loss, stop loss. Keuntungan dari pendekatan ini sangat jelas — risiko lebih terkendali.
Cara lain adalah kombinasi strategi multiple. Ada yang suka grid trading jangka pendek, ada yang cenderung mengikuti tren menengah, dan ada yang bermain arbitrase. Berbagai strategi ini disesuaikan dengan kondisi pasar yang berbeda, sehingga risiko kegagalan satu strategi bisa tersebar. Satu kaki tidak stabil, banyak kaki akan lebih stabil.
Sejujurnya, trading yang efisien harus didukung oleh sistem. Tenaga manusia terbatas, otak juga bisa lelah. Robot mengisi kekurangan ini — ia bisa memantau beberapa koin dan pasangan trading sekaligus, peluang yang terlewatkan lebih sedikit. Apakah efisiensi dan keuntungan bisa meningkat tergantung pada seberapa andal strategi itu sendiri, tapi setidaknya tidak akan lagi kehilangan peluang karena tidur.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SerumSquirrel
· 8jam yang lalu
Robot terdengar sangat indah, tapi sejujurnya, saya telah melihat terlalu banyak orang mengutak-atik parameter berkali-kali, dan akhirnya malah kehilangan lebih cepat
Lihat AsliBalas0
TokenVelocity
· 8jam yang lalu
Robot terdengar sangat menarik, tapi apakah benar-benar dapat diandalkan? Saya rasa semuanya tergantung pada strategi, robot dengan strategi buruk juga sia-sia
---
Benar sekali, yang paling ditakuti manusia adalah kesalahan sendiri, tapi saya selalu merasa robot juga bisa terkena kerugian
---
Saya setuju dengan kombinasi strategi yang banyak, tapi harus menghabiskan waktu untuk menyesuaikan, apakah waktu ini termasuk biaya?
---
Pemantauan 24 jam terdengar menyenangkan, tapi backtest dan trading nyata sangat berbeda, apa artinya...
---
Musuh terbesar trading manual adalah diri sendiri? Saya rasa kadang-kadang keserakahan malah lebih menakutkan
---
Akhirnya ada yang bilang tidur bisa membuat kita melewatkan peluang pasar, ini alasan utama saya tidak menggunakan robot
---
Rasanya tetap harus melihat kondisi pasar, saat pasar bullish semuanya bisa menghasilkan, saat pasar bearish bahkan algoritma paling cerdas pun tidak mampu bertahan
Lihat AsliBalas0
GateUser-3824aa38
· 8jam yang lalu
Jujur saja, saya hanya ingin tahu bagaimana data backtest dari robot ini diperoleh, apakah itu juga mengalami bias survivor?
Lihat AsliBalas0
BlockchainDecoder
· 8jam yang lalu
Dari segi arsitektur teknis, logika dari artikel ini memiliki sebuah kelemahan yang patut ditelusuri lebih dalam.
Pernah berpikir, apa perbedaan terbesar antara trading dan judi? Satu mengandalkan data untuk berbicara, yang lain sepenuhnya mengandalkan feeling. Robot kuantitatif adalah yang pertama — ia makan data, minum algoritma, berkeliling di pasar selama 24 jam.
Jelas saja, musuh terbesar dari trading manusia adalah diri sendiri. Saat harga koin naik, FOMO muncul; saat turun, panik untuk menjual. Robot tidak akan. Ia berjalan sesuai strategi yang telah ditetapkan, tidak peduli seberapa besar fluktuasi pasar, kapan pun harus keluar, keluar; kapan harus stop loss, stop loss. Keuntungan dari pendekatan ini sangat jelas — risiko lebih terkendali.
Cara lain adalah kombinasi strategi multiple. Ada yang suka grid trading jangka pendek, ada yang cenderung mengikuti tren menengah, dan ada yang bermain arbitrase. Berbagai strategi ini disesuaikan dengan kondisi pasar yang berbeda, sehingga risiko kegagalan satu strategi bisa tersebar. Satu kaki tidak stabil, banyak kaki akan lebih stabil.
Sejujurnya, trading yang efisien harus didukung oleh sistem. Tenaga manusia terbatas, otak juga bisa lelah. Robot mengisi kekurangan ini — ia bisa memantau beberapa koin dan pasangan trading sekaligus, peluang yang terlewatkan lebih sedikit. Apakah efisiensi dan keuntungan bisa meningkat tergantung pada seberapa andal strategi itu sendiri, tapi setidaknya tidak akan lagi kehilangan peluang karena tidur.