Tadi malam pasar global mengalami fluktuasi yang hebat. Tindakan personal Trump—menarik perhatian secara mencolok terhadap penasihat ekonomi utama—dengan cepat diartikan pasar sebagai sinyal penting terkait calon Ketua Federal Reserve berikutnya. Setelah berita ini tersebar, saham AS langsung jatuh lebih dari seratus poin, dan emas serta perak juga mengalami penurunan mendadak. Ini bukan sekadar perubahan personal, melainkan peristiwa besar yang mempengaruhi aliran dana global.
Mengapa sinyal ini cukup untuk memicu pasar? Kuncinya adalah bahwa personal adalah kebijakan. Posisi Ketua Federal Reserve secara langsung mengendalikan pasang surut mata uang global. Jika mengarah ke kebijakan yang lebih keras dan hawkish—misalnya mempercepat kenaikan suku bunga, mempercepat pengurangan neraca—reaksi pasar akan sangat intens. Federal Reserve yang hawkish berarti suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka panjang, uang panas akan kembali ke aset dolar, dan ini memberi tekanan pada valuasi saham serta sifat safe haven emas.
Melihat lonjakan dan penurunan yang terkoordinasi antara saham dan emas, kita bisa merasakan ketakutan pasar. Modal memilih jalan langsung, mencerminkan kekhawatiran terhadap kebijakan hawkish. Logika di baliknya sangat jelas: Federal Reserve hawkish → suku bunga tetap tinggi → daya tarik dolar meningkat → aset risiko mengalami penurunan, dan aura safe haven memudar.
Dari berbagai siklus, saat ini adalah titik yang sensitif. Siklus kenaikan suku bunga Federal Reserve tampaknya memasuki akhir, tetapi jika kebijakan berbalik ke hawkish, skenario pengetatan bisa diaktifkan kembali. Ketahanan inflasi AS sangat kuat, data ketenagakerjaan juga tetap panas, ini memberi dasar yang subur bagi kebijakan hawkish. Bisa diprediksi, babak besar migrasi modal global sedang perlahan dimulai. Bagi trader, memperhatikan keputusan Federal Reserve dan tren dolar akan langsung mempengaruhi logika investasi aset non-AS seperti emas dan aset kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dimulai lagi, setiap kali Trump melakukan sesuatu, seluruh dunia ikut gemetar
Pergantian ketua Federal Reserve sebenarnya adalah taruhan arah suku bunga, kebijakan hawkish menyebabkan kerugian besar bagi investor ritel
Cryptocurrency masih sangat bergantung pada dolar, benar-benar membuat frustrasi
Lihat AsliBalas0
SandwichVictim
· 22jam yang lalu
Ini lagi-lagi skenario yang sama, begitu Federal Reserve yang hawkish muncul, semuanya hancur.
Tadi malam pasar global mengalami fluktuasi yang hebat. Tindakan personal Trump—menarik perhatian secara mencolok terhadap penasihat ekonomi utama—dengan cepat diartikan pasar sebagai sinyal penting terkait calon Ketua Federal Reserve berikutnya. Setelah berita ini tersebar, saham AS langsung jatuh lebih dari seratus poin, dan emas serta perak juga mengalami penurunan mendadak. Ini bukan sekadar perubahan personal, melainkan peristiwa besar yang mempengaruhi aliran dana global.
Mengapa sinyal ini cukup untuk memicu pasar? Kuncinya adalah bahwa personal adalah kebijakan. Posisi Ketua Federal Reserve secara langsung mengendalikan pasang surut mata uang global. Jika mengarah ke kebijakan yang lebih keras dan hawkish—misalnya mempercepat kenaikan suku bunga, mempercepat pengurangan neraca—reaksi pasar akan sangat intens. Federal Reserve yang hawkish berarti suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka panjang, uang panas akan kembali ke aset dolar, dan ini memberi tekanan pada valuasi saham serta sifat safe haven emas.
Melihat lonjakan dan penurunan yang terkoordinasi antara saham dan emas, kita bisa merasakan ketakutan pasar. Modal memilih jalan langsung, mencerminkan kekhawatiran terhadap kebijakan hawkish. Logika di baliknya sangat jelas: Federal Reserve hawkish → suku bunga tetap tinggi → daya tarik dolar meningkat → aset risiko mengalami penurunan, dan aura safe haven memudar.
Dari berbagai siklus, saat ini adalah titik yang sensitif. Siklus kenaikan suku bunga Federal Reserve tampaknya memasuki akhir, tetapi jika kebijakan berbalik ke hawkish, skenario pengetatan bisa diaktifkan kembali. Ketahanan inflasi AS sangat kuat, data ketenagakerjaan juga tetap panas, ini memberi dasar yang subur bagi kebijakan hawkish. Bisa diprediksi, babak besar migrasi modal global sedang perlahan dimulai. Bagi trader, memperhatikan keputusan Federal Reserve dan tren dolar akan langsung mempengaruhi logika investasi aset non-AS seperti emas dan aset kripto.