Melihat orang-orang di sekitar yang melakukan trading, sangat sedikit yang benar-benar bisa menahan posisi sampai ke dasar saat pasar turun tajam. Ada yang ingin menambah posisi tapi tidak punya uang, ada yang ingin melakukan short tapi tidak tepat waktu. Penyebabnya sebenarnya sangat sederhana—mereka sudah penuh posisi di tangan, dan banyak juga yang menggunakan leverage.



Ini menjadi masalah. Dalam tren penurunan, mendapatkan margin call saja sudah dianggap keberuntungan, apalagi punya uang sisa untuk menambah posisi? Situasi nyata adalah, selama menggunakan leverage dan memegang posisi dalam waktu lama, besar kemungkinan akan mengalami kerugian. Singkatnya, mereka bertahan keras-keras, dan begitu terjadi penyesuaian besar, hasilnya bisa margin call atau likuidasi paksa. Siklus ini sudah banyak dialami oleh banyak orang.

Ada juga jebakan psikologis yang umum terjadi. Banyak orang berpikir bahwa selama mereka mampu bertahan di pasar bullish, mereka pasti akan balik modal suatu saat nanti. Tapi logika ini memiliki celah besar. Pertama, pola ini terutama berlaku untuk aset utama seperti Bitcoin. Kedua, yang lebih penting adalah—apakah kamu ingin balik modal atau ingin menghasilkan uang? Ini adalah dua hal yang berbeda.

Perlu diingatkan satu kerugian yang sering diabaikan: saat kamu melihat tren turun yang sangat tajam dan buru-buru menambah margin untuk mempertahankan posisi, margin tersebut sendiri sudah memiliki biaya tersembunyi. Bahkan jika harga akhirnya rebound, kamu kehilangan peluang untuk melakukan bottom fishing dari harga likuidasi saat menambah margin sampai periode pemulihan. Ini adalah biaya peluang dari bertahan yang tampaknya "bertahan hidup", tapi sebenarnya secara diam-diam mengorbankan peluang mendapatkan keuntungan.

Strategi tidak ada yang mutlak, tetapi menjaga cadangan kas tertentu dan menahan dorongan untuk menggunakan leverage biasanya lebih berharga daripada menebak waktu pasar.
BTC-0,47%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 5
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
CompoundPersonalityvip
· 19jam yang lalu
Menggunakan leverage penuh dan tetap ingin membeli di harga terendah, ini sama sekali tidak masuk akal.
Lihat AsliBalas0
VirtualRichDreamvip
· 19jam yang lalu
Benar, menggunakan leverage saat penuh posisi itu seperti berjudi, sama sekali tidak punya modal untuk bottom fishing. Penurunan ini saya lihat banyak orang di sekitar menambah margin, itu termasuk bertahan mati-matian, kembali modal dan menghasilkan uang adalah dua konsep yang sama sekali berbeda. Kalau tidak punya uang cadangan, jangan berpikir untuk bottom fishing, prinsipnya sesederhana itu. --- Leverage ini benar-benar, begitu naik ke puncak tidak bisa berhenti, saat penurunan besar datang baru sadar diri sudah tidak punya jalan keluar. --- Biaya tersembunyi dari menahan posisi itu benar-benar mematikan, jelas-jelas selamat, tapi tetap kehilangan peluang bottom fishing, inilah yang paling merugikan. --- Baca artikel ini terasa cukup realistis, kebanyakan orang sebenarnya hanya dipaksa menahan posisi, tidak bisa disebut strategi. --- Intinya tetap harus punya uang tunai di tangan, kalau tidak, peluang apapun datang hanya bisa diam saja, inilah pelajaran paling menyakitkan.
Lihat AsliBalas0
QuietlyStakingvip
· 19jam yang lalu
Semua orang yang menggunakan leverage penuh adalah penjudi, jangan bicara tentang logika dengan saya
Lihat AsliBalas0
degenonymousvip
· 20jam yang lalu
Semua orang yang menggunakan leverage penuh sedang bertahan keras, di mana ada cadangan untuk membeli saat harga rendah, inilah kenyataannya
Lihat AsliBalas0
BearMarketMonkvip
· 20jam yang lalu
Full margin adalah perjudian nyawa, benar-benar. Pada akhirnya, entah itu likuidasi atau forced liquidation, bertahan hidup sudah dianggap menang. Daripada bermimpi membeli di dasar, lebih baik simpan sedikit peluru. Inilah hukum bertahan hidup. Mereka yang bertahan "hidup" dari posisi besar sebenarnya sudah kehilangan seluruh biaya peluang satu siklus. Ironis, bukan? Leverage... adalah jebakan paling cerdas yang dibuat pasar untuk trader ritel. Semakin ingin bangkit, semakin cepat mati. Mengembalikan modal dan menghasilkan uang benar-benar dua hal yang berbeda. Kebanyakan orang tidak tahu apa yang mereka inginkan, akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Ingat saat menambah margin sekali, langsung tahu bahwa ini akan gagal. Cadangan kas benar-benar lebih berharga daripada analisis teknikal apa pun. Sifat manusia seperti ini, semakin jatuh dalam, semakin ingin membeli, padahal uang di tangan sudah habis. Siklus berulang, sudah sering melihatnya. Mereka yang bilang "asal tahan, bisa kembali modal" kebanyakan hanya bias bertahan hidup yang berbicara. Bitcoin bisa, bagaimana dengan tiruan-tiruanmu?
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)