Stablecoin telah menjadi alat pembayaran paling praktis di bidang kripto, tetapi dua masalah utama tetap menjadi hambatan: setiap kali melakukan transfer harus terlebih dahulu menimbun Gas token, dan saat jaringan macet, biaya transaksi serta kecepatan konfirmasi menjadi tidak terkendali.
Gagasan Plasma sangat berbeda—ia tidak memilih untuk membuat blockchain umum lain, melainkan memfokuskan pada satu titik: Layer 1 yang dirancang khusus untuk pembayaran stablecoin global. Tujuannya adalah agar stablecoin digunakan seperti uang tunai digital—murah, cepat, dan lancar.
**Kekuatan Desain Native Stablecoin**
Pertama adalah transfer USDT tanpa biaya. Plasma memasukkan kemampuan ini ke dalam lapisan dasar blockchain—paymaster yang dikelola protokol sendiri membayar Gas untuk transaksi USDT yang memenuhi syarat, sekaligus menggabungkan verifikasi identitas dan pembatasan frekuensi untuk mencegah penyalahgunaan. Pengguna dompet tidak perlu menimbun token native terlebih dahulu, langsung bisa melakukan pembayaran. Ini sangat meningkatkan skenario pengiriman uang lintas negara, transfer kecil, dan penerimaan pembayaran merchant yang berfrekuensi tinggi.
Lompatan yang lebih penting terletak pada pembayaran Gas itu sendiri. Plasma memungkinkan pengguna membayar biaya transaksi langsung dengan token ERC-20 yang masuk daftar putih (misalnya USDT atau BTC)—penetapan harga dan pemotongan dilakukan oleh lapisan protokol. Pengembang tidak perlu repot membuat lapisan abstraksi sendiri, dan juga tidak terikat oleh markup dari paymaster pihak ketiga.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PrivateKeyParanoia
· 3jam yang lalu
Wah, ini baru benar dilakukan, akhirnya ada yang mengatasi masalah secara tepat
Lihat AsliBalas0
ValidatorViking
· 22jam yang lalu
Zero gas untuk stablecoin terdengar bagus di atas kertas, tetapi apakah ada yang benar-benar menghitung angka-angka tentang ekonomi paymaster di sini? Model risiko pemotongan harus benar-benar kokoh atau seluruh hal ini akan runtuh di bawah lapisan abstraksi sendiri.
Lihat AsliBalas0
MeaninglessApe
· 22jam yang lalu
Tanpa biaya transaksi terdengar bagus, hanya takut ini hanyalah fatamorgana, saat digunakan kenyataannya tetap ada berbagai batasan
Lihat AsliBalas0
DaisyUnicorn
· 22jam yang lalu
Eh benar-benar, tanpa biaya? Jika paymaster benar-benar bisa se-stabil ini, aku akan percaya.
Lihat AsliBalas0
ZenZKPlayer
· 23jam yang lalu
Transfer tanpa biaya? Kedengarannya bagus, cuma takut ini cuma janji kosong...
Stablecoin telah menjadi alat pembayaran paling praktis di bidang kripto, tetapi dua masalah utama tetap menjadi hambatan: setiap kali melakukan transfer harus terlebih dahulu menimbun Gas token, dan saat jaringan macet, biaya transaksi serta kecepatan konfirmasi menjadi tidak terkendali.
Gagasan Plasma sangat berbeda—ia tidak memilih untuk membuat blockchain umum lain, melainkan memfokuskan pada satu titik: Layer 1 yang dirancang khusus untuk pembayaran stablecoin global. Tujuannya adalah agar stablecoin digunakan seperti uang tunai digital—murah, cepat, dan lancar.
**Kekuatan Desain Native Stablecoin**
Pertama adalah transfer USDT tanpa biaya. Plasma memasukkan kemampuan ini ke dalam lapisan dasar blockchain—paymaster yang dikelola protokol sendiri membayar Gas untuk transaksi USDT yang memenuhi syarat, sekaligus menggabungkan verifikasi identitas dan pembatasan frekuensi untuk mencegah penyalahgunaan. Pengguna dompet tidak perlu menimbun token native terlebih dahulu, langsung bisa melakukan pembayaran. Ini sangat meningkatkan skenario pengiriman uang lintas negara, transfer kecil, dan penerimaan pembayaran merchant yang berfrekuensi tinggi.
Lompatan yang lebih penting terletak pada pembayaran Gas itu sendiri. Plasma memungkinkan pengguna membayar biaya transaksi langsung dengan token ERC-20 yang masuk daftar putih (misalnya USDT atau BTC)—penetapan harga dan pemotongan dilakukan oleh lapisan protokol. Pengembang tidak perlu repot membuat lapisan abstraksi sendiri, dan juga tidak terikat oleh markup dari paymaster pihak ketiga.