Bitcoin telah naik 21% sejak 21 November 2025, tampak seperti rebound yang cukup baik. Namun, menurut analisis data on-chain terbaru dari perusahaan CryptoQuant, penilaian yang berbeda muncul: ini hanyalah rebound singkat dalam pasar bearish, permintaan pasar tetap lemah, dan tren ini sangat mirip dengan tahun 2022. Pandangan ini patut dipertimbangkan secara serius.
Permintaan Lemah di Balik Rebound
Kepala Penelitian CryptoQuant Julio Moreno menunjukkan bahwa meskipun harga Bitcoin rebound sebesar 21%, kondisi permintaan pasar meskipun sedikit membaik tetap lemah. Ini adalah perbedaan kunci—kenaikan harga tidak sama dengan pemulihan pasar.
Berdasarkan data on-chain, pasar saat ini menunjukkan ciri-ciri berikut:
Pemegang jangka pendek mengambil keuntungan, menunjukkan kurangnya kepercayaan dalam memegang
Volume penjualan dari pemegang jangka panjang berkurang secara signifikan (rata-rata 90 hari dari 2300 BTC turun menjadi 1000 BTC), meskipun ini merupakan sinyal positif dalam beberapa hal, tetapi juga mencerminkan penurunan partisipasi pasar
Kontrak terbuka yang belum terlunasi turun 31% dari puncaknya Oktober tahun lalu, meskipun pengurangan leverage adalah sinyal positif, ini juga menunjukkan bahwa minat pasar mulai memudar
Data ini secara bersama-sama mengarah pada satu kesimpulan: kenaikan saat ini didukung oleh permintaan yang lemah.
Rata-rata 365 Hari: Batas Antara Bull dan Bear
CryptoQuant memandang garis rata-rata bergerak 365 hari sebagai batas utama untuk menentukan pasar bullish atau bearish. Saat ini, garis ini berada di sekitar $101.000, sementara harga Bitcoin saat ini adalah $95.279, masih ada jarak.
Yang lebih penting, Bitcoin sebelumnya pernah menembus garis ini sekitar 19%, lalu rebound ke posisi saat ini. Pola tren ini sangat mirip dengan situasi tahun 2022—ketika Bitcoin juga mengalami rebound kuat setelah menembus garis rata-rata 365 hari, tetapi akhirnya terhenti saat mendekati garis tersebut, dan kemudian melanjutkan tren penurunan.
Pelajaran dari sejarah sangat jelas: dalam pasar bearish, kegagalan untuk secara efektif merebut kembali garis rata-rata jangka panjang ini sering kali menandai kedatangan gelombang penurunan berikutnya.
Echo Sejarah Tahun 2022
CryptoQuant secara khusus menunjukkan bahwa suasana pasar saat ini sangat mirip dengan periode dasar akhir 2022. Saat itu, banyak peserta pasar percaya bahwa pasar bearish telah berakhir, siklus empat tahunan gagal, dan super cycle akan segera dimulai. Tetapi faktor fundamental dan indikator teknikal tetap menunjukkan bahwa pasar masih dalam kondisi bearish.
Situasi saat ini adalah:
Peserta pasar penuh harapan terhadap rebound
Tetapi data on-chain dan indikator teknikal belum memberikan bukti pasti pemulihan
Masalah utama permintaan yang lemah belum terselesaikan
Optimisme emosional ini sangat kontras dengan data yang menunjukkan kehati-hatian.
Pengurangan Leverage adalah Sinyal Positif, Tapi Tidak Cukup
Perlu dicatat bahwa penurunan kontrak terbuka sebesar 31% memang merupakan sinyal positif. Pengurangan leverage berarti pasar telah membersihkan spekulasi berlebihan, mengurangi risiko likuidasi berantai, dan menciptakan fondasi yang lebih sehat untuk potensi kenaikan selanjutnya.
Namun, ini belum cukup untuk mengonfirmasi dasar bottom. Pengurangan leverage hanyalah pembersihan pasar, pemulihan yang sesungguhnya membutuhkan masuknya permintaan baru dan nyata. Situasi saat ini adalah: meskipun leverage berkurang, sinyal permintaan tetap lemah.
Titik Pengamatan Kunci
Mulai sekarang, ada beberapa poin penting yang perlu terus diamati:
Apakah Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas garis rata-rata 365 hari (sekitar $101.000)?
Apakah permintaan pasar benar-benar membaik, atau hanya sekadar rebound sesaat?
Apakah perilaku pemegang jangka pendek berubah, dan apakah ada permintaan baru yang masuk?
Jika tidak mampu menembus garis 365 hari, di mana level support berikutnya?
Kesimpulan
Analisis CryptoQuant mengingatkan kita agar tidak terbuai oleh kenaikan harga yang tampak di permukaan. Kenaikan 21% adalah fakta, tetapi di baliknya terdapat permintaan yang lemah, suasana pasar yang optimis, dan data yang berhati-hati—kontradiksi yang nyata. Kesamaan dengan tahun 2022 adalah peringatan: sejarah bisa terulang.
Rebound saat ini mungkin hanya sekadar napas dalam pasar bearish, dan pemulihan yang sesungguhnya membutuhkan perbaikan fundamental dalam permintaan pasar. Sebelum mencapai garis rata-rata 365 hari yang menjadi titik kunci ini, sikap berhati-hati tetap diperlukan. Arah pasar selanjutnya akan ditentukan oleh keberhasilan atau kegagalan garis ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Waspada terhadap penembusan palsu: CryptoQuant mengungkapkan kesulitan saat ini dari Bitcoin dan kemiripan mencengangkan dengan tahun 2022
Bitcoin telah naik 21% sejak 21 November 2025, tampak seperti rebound yang cukup baik. Namun, menurut analisis data on-chain terbaru dari perusahaan CryptoQuant, penilaian yang berbeda muncul: ini hanyalah rebound singkat dalam pasar bearish, permintaan pasar tetap lemah, dan tren ini sangat mirip dengan tahun 2022. Pandangan ini patut dipertimbangkan secara serius.
Permintaan Lemah di Balik Rebound
Kepala Penelitian CryptoQuant Julio Moreno menunjukkan bahwa meskipun harga Bitcoin rebound sebesar 21%, kondisi permintaan pasar meskipun sedikit membaik tetap lemah. Ini adalah perbedaan kunci—kenaikan harga tidak sama dengan pemulihan pasar.
Berdasarkan data on-chain, pasar saat ini menunjukkan ciri-ciri berikut:
Data ini secara bersama-sama mengarah pada satu kesimpulan: kenaikan saat ini didukung oleh permintaan yang lemah.
Rata-rata 365 Hari: Batas Antara Bull dan Bear
CryptoQuant memandang garis rata-rata bergerak 365 hari sebagai batas utama untuk menentukan pasar bullish atau bearish. Saat ini, garis ini berada di sekitar $101.000, sementara harga Bitcoin saat ini adalah $95.279, masih ada jarak.
Yang lebih penting, Bitcoin sebelumnya pernah menembus garis ini sekitar 19%, lalu rebound ke posisi saat ini. Pola tren ini sangat mirip dengan situasi tahun 2022—ketika Bitcoin juga mengalami rebound kuat setelah menembus garis rata-rata 365 hari, tetapi akhirnya terhenti saat mendekati garis tersebut, dan kemudian melanjutkan tren penurunan.
Pelajaran dari sejarah sangat jelas: dalam pasar bearish, kegagalan untuk secara efektif merebut kembali garis rata-rata jangka panjang ini sering kali menandai kedatangan gelombang penurunan berikutnya.
Echo Sejarah Tahun 2022
CryptoQuant secara khusus menunjukkan bahwa suasana pasar saat ini sangat mirip dengan periode dasar akhir 2022. Saat itu, banyak peserta pasar percaya bahwa pasar bearish telah berakhir, siklus empat tahunan gagal, dan super cycle akan segera dimulai. Tetapi faktor fundamental dan indikator teknikal tetap menunjukkan bahwa pasar masih dalam kondisi bearish.
Situasi saat ini adalah:
Optimisme emosional ini sangat kontras dengan data yang menunjukkan kehati-hatian.
Pengurangan Leverage adalah Sinyal Positif, Tapi Tidak Cukup
Perlu dicatat bahwa penurunan kontrak terbuka sebesar 31% memang merupakan sinyal positif. Pengurangan leverage berarti pasar telah membersihkan spekulasi berlebihan, mengurangi risiko likuidasi berantai, dan menciptakan fondasi yang lebih sehat untuk potensi kenaikan selanjutnya.
Namun, ini belum cukup untuk mengonfirmasi dasar bottom. Pengurangan leverage hanyalah pembersihan pasar, pemulihan yang sesungguhnya membutuhkan masuknya permintaan baru dan nyata. Situasi saat ini adalah: meskipun leverage berkurang, sinyal permintaan tetap lemah.
Titik Pengamatan Kunci
Mulai sekarang, ada beberapa poin penting yang perlu terus diamati:
Kesimpulan
Analisis CryptoQuant mengingatkan kita agar tidak terbuai oleh kenaikan harga yang tampak di permukaan. Kenaikan 21% adalah fakta, tetapi di baliknya terdapat permintaan yang lemah, suasana pasar yang optimis, dan data yang berhati-hati—kontradiksi yang nyata. Kesamaan dengan tahun 2022 adalah peringatan: sejarah bisa terulang.
Rebound saat ini mungkin hanya sekadar napas dalam pasar bearish, dan pemulihan yang sesungguhnya membutuhkan perbaikan fundamental dalam permintaan pasar. Sebelum mencapai garis rata-rata 365 hari yang menjadi titik kunci ini, sikap berhati-hati tetap diperlukan. Arah pasar selanjutnya akan ditentukan oleh keberhasilan atau kegagalan garis ini.