Apakah Bitcoin benar-benar bisnis yang menguntungkan? Pertanyaan ini memang sulit untuk dijawab pasti.
Kondisi pasar kripto pada paruh pertama tahun ini bisa dibilang sangat menggairahkan—Bitcoin sempat melonjak di atas 60.000 dolar AS, lalu kembali turun di bawah 30.000. Dalam periode ini, ada yang mendapatkan keuntungan besar, ada yang mengalami kerugian besar, ada yang mengutuk saat posisi mereka terlikuidasi paksa, dan ada juga yang merenungkan apakah mereka terlalu serakah.
Pendapat ekonom Wang Yongli cukup lugas: Jangan anggap Bitcoin sebagai jalan pasti untuk mendapatkan keuntungan, apalagi bermimpi mengubah mata uang negara dengan itu. Di China, Bitcoin selama ini kurang diminati, sementara di Amerika Serikat justru menganggapnya sebagai bisnis yang serius. Perbedaan sikap ini sebenarnya mencerminkan persepsi pasar yang berbeda terhadap hal ini.
Yang menarik, fenomena semacam ini sebenarnya pernah terjadi dalam sejarah. Lebih dari 2000 tahun yang lalu, Guan Zhong pernah melakukan permainan arbitrase "Qí Wán Lǔ Gǎo"—menukar barang murah dengan barang langka dari pihak lain, dan akhirnya mendapatkan keuntungan besar. Cerita tentang Bitcoin tampaknya memiliki kemiripan, hanya panggungnya berganti ke pasar keuangan global, dan peserta yang terlibat pun dari pedagang kuno menjadi investor modern.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LazyDevMiner
· 4jam yang lalu
Ini lagi? Dari 60.000 menjadi 30.000, para pemain langsung meninggal di tempat.
Lihat AsliBalas0
WalletDetective
· 4jam yang lalu
Ini lagi-lagi trik arbitrase lama, pakai identitas baru untuk terus bermain.
Lihat AsliBalas0
CoinBasedThinking
· 4jam yang lalu
Guan Zhong bahkan bisa berhasil melakukan arbitrase, mengapa kita tidak bisa... Ah, tunggu, mereka menggunakan komoditas, sedangkan kita bertaruh pada sebuah konsensus.
Lihat AsliBalas0
Layer3Dreamer
· 4jam yang lalu
Secara teoretis, jika kita memetakan dinamika arbitrase lintas rantai di sini... paralel dengan mekanisme perdagangan kuno guanzi adalah menerapkan logika rekursif pada ketidakefisienan pasar, bukan? kecuali sekarang kita berurusan dengan kolam likuiditas global alih-alih jalur sutra. bukti zk dari profitabilitas tidak dijamin tho—itu bagian yang brutal. beberapa node hanya dilikuidasi.
Lihat AsliBalas0
HodlAndChill
· 4jam yang lalu
Singkatnya, ini adalah perjudian, yang selalu mendapatkan keuntungan adalah sedikit orang saja.
Lihat AsliBalas0
NewPumpamentals
· 4jam yang lalu
Gelombang ini yang turun dari 60.000 ke 30.000, benar-benar menyaksikan berapa banyak mimpi orang yang hancur hahaha
Apakah Bitcoin benar-benar bisnis yang menguntungkan? Pertanyaan ini memang sulit untuk dijawab pasti.
Kondisi pasar kripto pada paruh pertama tahun ini bisa dibilang sangat menggairahkan—Bitcoin sempat melonjak di atas 60.000 dolar AS, lalu kembali turun di bawah 30.000. Dalam periode ini, ada yang mendapatkan keuntungan besar, ada yang mengalami kerugian besar, ada yang mengutuk saat posisi mereka terlikuidasi paksa, dan ada juga yang merenungkan apakah mereka terlalu serakah.
Pendapat ekonom Wang Yongli cukup lugas: Jangan anggap Bitcoin sebagai jalan pasti untuk mendapatkan keuntungan, apalagi bermimpi mengubah mata uang negara dengan itu. Di China, Bitcoin selama ini kurang diminati, sementara di Amerika Serikat justru menganggapnya sebagai bisnis yang serius. Perbedaan sikap ini sebenarnya mencerminkan persepsi pasar yang berbeda terhadap hal ini.
Yang menarik, fenomena semacam ini sebenarnya pernah terjadi dalam sejarah. Lebih dari 2000 tahun yang lalu, Guan Zhong pernah melakukan permainan arbitrase "Qí Wán Lǔ Gǎo"—menukar barang murah dengan barang langka dari pihak lain, dan akhirnya mendapatkan keuntungan besar. Cerita tentang Bitcoin tampaknya memiliki kemiripan, hanya panggungnya berganti ke pasar keuangan global, dan peserta yang terlibat pun dari pedagang kuno menjadi investor modern.