Pengamat terkenal baru-baru ini mengemukakan pandangannya yang menarik perhatian: dia tidak optimis terhadap emas dalam jangka pendek, kecuali jika harga turun lebih dari 20% baru akan mempertimbangkan untuk masuk.
Pernyataan ini cukup keras. Bagaimanapun, performa emas tahun ini memang cukup kuat—mencatat hasil tahunan terbaik dalam beberapa dekade, bank sentral di berbagai negara juga terus membeli, dan permintaan safe haven pun tidak berkurang. Tapi logika dari pakar investasi ini adalah: waktu yang baik hampir berakhir. Dia memprediksi ekonomi AS akan berbalik arah, dolar AS mungkin akan menguat kembali, dan saat itu aset seperti emas yang tidak menghasilkan pendapatan akan menjadi canggung.
Yang lebih menarik adalah apa yang benar-benar dia yakini—pasar saham China dia anggap sebagai "mesin pertumbuhan jangka panjang", terutama peluang di bidang chip high-end dan AI. Perusahaan terkait di India, Korea, dan Taiwan juga masuk dalam pandangannya.
Sarkastiknya, harga emas pada hari Jumat memang turun, mencapai USD 4600. Dolar menguat, situasi geopolitik juga mulai mereda, dan para pelaku yang melakukan long emas mulai ragu-ragu.
Namun ada fenomena aneh di sini: ETF emas terbesar di dunia justru mencatat rekor posisi tertinggi. Satu pihak mengatakan emas tidak memiliki prospek, pihak lain malah menambah posisi. Apakah ini peluang strategi mendalam, atau jebakan? Emas, sebagai aset tradisional, mungkin akan menghadapi ujian yang sesungguhnya selanjutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEVHunterZhang
· 23jam yang lalu
ETF emas mencapai rekor tertinggi, tetapi investor besar justru meremehkan, tindakan ini ada sesuatu nih
Lihat AsliBalas0
OnchainUndercover
· 01-17 00:11
ETF emas mencapai rekor tertinggi tetapi harganya turun? Permainan ini menarik, para pemain besar sedang bermain trik rahasia nih
Lihat AsliBalas0
SneakyFlashloan
· 01-17 00:07
ETF emas mencapai rekor tertinggi, lembaga sedang bermain catur, investor ritel sedang mengejar harga tinggi, menarik perhatian
Lihat AsliBalas0
PebbleHander
· 01-17 00:05
Rekor tertinggi ETF emas dalam posisi, para bos malah bersikap bearish? Ini menunjukkan bahwa institusi sedang melakukan pembelian di bawah, ini adalah sinyal yang sebenarnya
#比特币2026年行情展望 $ETH $SUI $LTC
Pengamat terkenal baru-baru ini mengemukakan pandangannya yang menarik perhatian: dia tidak optimis terhadap emas dalam jangka pendek, kecuali jika harga turun lebih dari 20% baru akan mempertimbangkan untuk masuk.
Pernyataan ini cukup keras. Bagaimanapun, performa emas tahun ini memang cukup kuat—mencatat hasil tahunan terbaik dalam beberapa dekade, bank sentral di berbagai negara juga terus membeli, dan permintaan safe haven pun tidak berkurang. Tapi logika dari pakar investasi ini adalah: waktu yang baik hampir berakhir. Dia memprediksi ekonomi AS akan berbalik arah, dolar AS mungkin akan menguat kembali, dan saat itu aset seperti emas yang tidak menghasilkan pendapatan akan menjadi canggung.
Yang lebih menarik adalah apa yang benar-benar dia yakini—pasar saham China dia anggap sebagai "mesin pertumbuhan jangka panjang", terutama peluang di bidang chip high-end dan AI. Perusahaan terkait di India, Korea, dan Taiwan juga masuk dalam pandangannya.
Sarkastiknya, harga emas pada hari Jumat memang turun, mencapai USD 4600. Dolar menguat, situasi geopolitik juga mulai mereda, dan para pelaku yang melakukan long emas mulai ragu-ragu.
Namun ada fenomena aneh di sini: ETF emas terbesar di dunia justru mencatat rekor posisi tertinggi. Satu pihak mengatakan emas tidak memiliki prospek, pihak lain malah menambah posisi. Apakah ini peluang strategi mendalam, atau jebakan? Emas, sebagai aset tradisional, mungkin akan menghadapi ujian yang sesungguhnya selanjutnya.