Seiring berjalannya tahun 2026, percakapan tentang logam mulia kembali memanas. Marc Faber, ekonom terkenal dan pengamat pasar jangka panjang, menyelami mengapa kita melihat kebangkitan ini—dan itu kembali ke masalah mendasar: pencetakan uang yang tak henti-hentinya. Perluasan pasokan uang ini tidak menciptakan kemakmuran secara luas; sebaliknya, ini menjadi pendorong utama ketidaksetaraan kekayaan. Orang kaya menjadi semakin kaya melalui apresiasi aset, sementara daya beli tabungan biasa menyusut. Tapi ada sisi positifnya. Sementara saham dan aset tradisional menghadapi tantangan, obligasi mulai terlihat menarik kembali. Dalam dunia ketidakpastian yang tinggi dan dinamika moneter yang berubah-ubah, pendapatan tetap layak untuk dipelajari lebih dekat. Apakah itu logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau obligasi sebagai peluang hasil, memahami perubahan makro ini penting bagi siapa saja yang memikirkan posisi portofolio di tahun 2026.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustHereForAirdrops
· 13jam yang lalu
Kembali dengan argumen mesin cetak uang... Tapi sejujurnya, logam mulia memang menarik perhatian
Lihat AsliBalas0
GoldDiggerDuck
· 13jam yang lalu
Menyebarkan uang secara berlebihan telah merusak pasar, sekarang saatnya logam mulia dan obligasi untuk mencari peluang, tidak salah lagi
Lihat AsliBalas0
OnchainDetectiveBing
· 13jam yang lalu
Mesin pencetak uang terus berjalan, orang miskin semakin miskin, pola ini sudah lama dimainkan. Tapi obligasi sekarang masih menarik, akhirnya saatnya pendapatan tetap bangkit kembali
Lihat AsliBalas0
TradFiRefugee
· 13jam yang lalu
Mesin pencetak uang begitu dinyalakan, langsung tahu siapa yang miskin dan siapa yang menang dengan mudah, benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
MysteryBoxOpener
· 13jam yang lalu
Pencetakan uang secara berlebihan seperti ini, orang kaya mendapatkan keuntungan tanpa usaha, uang kita semakin tidak berharga... sungguh menyedihkan
Seiring berjalannya tahun 2026, percakapan tentang logam mulia kembali memanas. Marc Faber, ekonom terkenal dan pengamat pasar jangka panjang, menyelami mengapa kita melihat kebangkitan ini—dan itu kembali ke masalah mendasar: pencetakan uang yang tak henti-hentinya. Perluasan pasokan uang ini tidak menciptakan kemakmuran secara luas; sebaliknya, ini menjadi pendorong utama ketidaksetaraan kekayaan. Orang kaya menjadi semakin kaya melalui apresiasi aset, sementara daya beli tabungan biasa menyusut. Tapi ada sisi positifnya. Sementara saham dan aset tradisional menghadapi tantangan, obligasi mulai terlihat menarik kembali. Dalam dunia ketidakpastian yang tinggi dan dinamika moneter yang berubah-ubah, pendapatan tetap layak untuk dipelajari lebih dekat. Apakah itu logam mulia sebagai lindung nilai terhadap inflasi atau obligasi sebagai peluang hasil, memahami perubahan makro ini penting bagi siapa saja yang memikirkan posisi portofolio di tahun 2026.