Banyak orang yang trading koin selalu merugi, masalahnya seringkali bukan pada strategi yang rumit, melainkan pada disiplin eksekusi. Pengalaman yang dirangkum oleh trader berpengalaman adalah, selalu hindari tiga lubang mematikan ini.
Pertama, jangan ikut-ikutan membeli saat harga sedang naik. Kedengarannya sederhana, tapi kebanyakan orang tidak mampu melakukannya. Trader jago sejati berani menjadi serakah saat orang lain takut, dan memahami ketakutan saat orang lain serakah. Beli saat harga turun, jadikan kebiasaan ini sebagai respons naluriah, dan keuntungan jangka panjang akan berbeda secara kualitas.
Kedua, jangan pernah menekan order. Keinginan untuk cepat menggandakan modal akan membuat orang kehilangan penilaian rasional. Pasar tidak pernah kekurangan peluang, tetapi peluang selalu disiapkan untuk orang yang sabar.
Lubang besar ketiga adalah full posisi. Full posisi akan membuatmu kehilangan fleksibilitas, dan setiap gejolak pasar berikutnya akan membuatmu terjebak dalam posisi pasif. Selain itu, biaya peluang dari full posisi adalah yang tertinggi, karena saat peluang yang lebih baik datang berikutnya, kamu sudah kehabisan "peluru".
Setelah membahas strategi bertahan, mari bahas ritme serangan. Setelah harga koin berkonsolidasi di posisi tinggi, biasanya akan mencetak rekor tertinggi lagi; setelah berkonsolidasi di posisi rendah, biasanya akan mencetak rekor terendah lagi. Jadi prinsip pertama adalah menunggu arah perubahan tren yang jelas, jangan terburu-buru masuk.
Poin kedua: tidak trading saat pasar sideways. Kamu akan menyadari bahwa alasan utama kerugian kebanyakan orang adalah karena mereka tidak mampu menahan diri—terjebak melakukan trading saat pasar bergejolak, dan akhirnya sering kena "pukul" kembali.
Dalam memilih candlestick, ada ritme sederhana: saat menutup dengan candlestick bearish, pertimbangkan untuk membeli di timeframe harian; saat menutup dengan candlestick bullish, pertimbangkan untuk menjual. Pelemahan saat turun menandakan kekuatan yang memudar, rebound juga akan melambat; sebaliknya, saat penurunan mempercepat, rebound akan sangat cepat. Ritme ini dapat membantu kamu menentukan waktu masuk dan keluar yang tepat.
Metode membangun posisi harus belajar dari pola piramida: beli paling banyak dan paling hati-hati saat pertama kali, kemudian pembelian berikutnya secara berkurang. Ini adalah hukum abadi dari investasi nilai, yang terbukti tahan uji waktu.
Terakhir, setelah koin mengalami kenaikan atau penurunan yang berkelanjutan, pasti akan memasuki fase sideways. Saat ini, harus sadar bahwa pasar sedang mengumpulkan tenaga, dan setelah menentukan arah berikutnya, baru lakukan aksi. Lebih rasional daripada terburu-buru membeli saat harga sedang tinggi atau mengikuti tren naik secara buta.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
YieldWhisperer
· 01-16 19:52
Benar sekali, disiplin adalah jaminan keuntungan yang sebenarnya, bukan indikator teknis yang rumit.
Memegang penuh posisi benar-benar adalah jurus maut, saya telah melihat terlalu banyak orang yang terjebak karena memegang penuh posisi sampai meragukan hidup mereka.
Saat pasar sideways adalah ujian terbesar bagi sifat manusia, saya adalah tipe yang sulit menahan diri, sering kali mendapatkan kecaman.
Strategi membangun posisi dengan piramida memang tahan uji, rasanya sama seperti melakukan investasi bertahap.
Proses menunggu perubahan tren paling sulit dilalui, tetapi jauh lebih rasional daripada mengejar kenaikan secara buta.
Lihat AsliBalas0
RetroHodler91
· 01-16 19:49
Benar sekali, bagian disiplin ini yang paling sulit dilakukan. Saya sebelumnya pernah mengalami kegagalan karena terlalu penuh posisi, menyaksikan peluang bagus datang tetapi tidak punya modal, rasanya luar biasa sekali.
Lihat AsliBalas0
UncleWhale
· 01-16 19:49
Benar semua, hanya bagian pelaksanaan yang paling sulit. Pelajaran terbesar saya adalah saat mengejar kenaikan dengan penuh posisi, langsung terkena stop loss.
Sekarang sudah belajar, saat harga turun adalah peluang yang sebenarnya, harus memiliki kesiapan mental ini.
Yang paling menyebalkan saat sideways, tangan gatal banget, hasilnya satu gelombang langsung rugi. Tetap harus sabar.
Lihat AsliBalas0
OldLeekMaster
· 01-16 19:38
Semua benar, hanya pelaksanaannya terlalu sulit. Saya sendiri yang terjebak pada poin penuh posisi ini
Lihat AsliBalas0
GasWaster
· 01-16 19:33
Nah, pembunuh sebenarnya adalah saat biaya gas melonjak di tengah perdagangan dan menyadari bahwa Anda sedang kehilangan seluruh saldo Anda karena transaksi yang gagal lol
Banyak orang yang trading koin selalu merugi, masalahnya seringkali bukan pada strategi yang rumit, melainkan pada disiplin eksekusi. Pengalaman yang dirangkum oleh trader berpengalaman adalah, selalu hindari tiga lubang mematikan ini.
Pertama, jangan ikut-ikutan membeli saat harga sedang naik. Kedengarannya sederhana, tapi kebanyakan orang tidak mampu melakukannya. Trader jago sejati berani menjadi serakah saat orang lain takut, dan memahami ketakutan saat orang lain serakah. Beli saat harga turun, jadikan kebiasaan ini sebagai respons naluriah, dan keuntungan jangka panjang akan berbeda secara kualitas.
Kedua, jangan pernah menekan order. Keinginan untuk cepat menggandakan modal akan membuat orang kehilangan penilaian rasional. Pasar tidak pernah kekurangan peluang, tetapi peluang selalu disiapkan untuk orang yang sabar.
Lubang besar ketiga adalah full posisi. Full posisi akan membuatmu kehilangan fleksibilitas, dan setiap gejolak pasar berikutnya akan membuatmu terjebak dalam posisi pasif. Selain itu, biaya peluang dari full posisi adalah yang tertinggi, karena saat peluang yang lebih baik datang berikutnya, kamu sudah kehabisan "peluru".
Setelah membahas strategi bertahan, mari bahas ritme serangan. Setelah harga koin berkonsolidasi di posisi tinggi, biasanya akan mencetak rekor tertinggi lagi; setelah berkonsolidasi di posisi rendah, biasanya akan mencetak rekor terendah lagi. Jadi prinsip pertama adalah menunggu arah perubahan tren yang jelas, jangan terburu-buru masuk.
Poin kedua: tidak trading saat pasar sideways. Kamu akan menyadari bahwa alasan utama kerugian kebanyakan orang adalah karena mereka tidak mampu menahan diri—terjebak melakukan trading saat pasar bergejolak, dan akhirnya sering kena "pukul" kembali.
Dalam memilih candlestick, ada ritme sederhana: saat menutup dengan candlestick bearish, pertimbangkan untuk membeli di timeframe harian; saat menutup dengan candlestick bullish, pertimbangkan untuk menjual. Pelemahan saat turun menandakan kekuatan yang memudar, rebound juga akan melambat; sebaliknya, saat penurunan mempercepat, rebound akan sangat cepat. Ritme ini dapat membantu kamu menentukan waktu masuk dan keluar yang tepat.
Metode membangun posisi harus belajar dari pola piramida: beli paling banyak dan paling hati-hati saat pertama kali, kemudian pembelian berikutnya secara berkurang. Ini adalah hukum abadi dari investasi nilai, yang terbukti tahan uji waktu.
Terakhir, setelah koin mengalami kenaikan atau penurunan yang berkelanjutan, pasti akan memasuki fase sideways. Saat ini, harus sadar bahwa pasar sedang mengumpulkan tenaga, dan setelah menentukan arah berikutnya, baru lakukan aksi. Lebih rasional daripada terburu-buru membeli saat harga sedang tinggi atau mengikuti tren naik secara buta.