Banyak orang bertanya, mengapa media keuangan terkenal terkadang melaporkan konten yang tampaknya sangat tidak masuk akal? Ambil Saylor sebagai contoh, sedikit orang di industri yang menyebutnya demikian. Laporan semacam ini tidak hanya mudah menyebabkan kebingungan informasi, tetapi juga mempengaruhi persepsi pembaca terhadap tokoh industri tersebut. Yang patut direnungkan adalah, di era ledakan informasi ini, mengapa verifikasi yang ketat dan pengecekan fakta menjadi begitu mewah?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
just_here_for_vibes
· 19jam yang lalu
Hmm... Utamanya adalah lalu lintas adalah raja, apakah itu asli atau palsu bisa digunakan untuk menipu.
Lihat AsliBalas0
StablecoinGuardian
· 19jam yang lalu
Saya langsung bilang saja, media keuangan sekarang adalah lalu lintas adalah raja, sama sekali tidak peduli apakah fakta benar atau tidak, yang penting judulnya bisa menarik perhatian mata.
Lihat AsliBalas0
MidnightTrader
· 19jam yang lalu
Media memang benar-benar menjengkelkan, demi trafik berani menulis apa saja, bagaimana dengan factcheck? Kemana semua itu?
Lihat AsliBalas0
token_therapist
· 20jam yang lalu
Dengar, media keuangan sekarang cuma mau cari trafik aja, buat apa repot-repot verifikasi segala macam
Lihat AsliBalas0
WagmiWarrior
· 20jam yang lalu
Bagus sekali, media keuangan saat ini mengutamakan lalu lintas, sama sekali tidak peduli apakah itu benar atau palsu
Lihat AsliBalas0
GasFeeTears
· 20jam yang lalu
Hmm... Apakah media keuangan begitu dalam, rasanya sekarang siapa saja bisa mengeluarkan berita
Banyak orang bertanya, mengapa media keuangan terkenal terkadang melaporkan konten yang tampaknya sangat tidak masuk akal? Ambil Saylor sebagai contoh, sedikit orang di industri yang menyebutnya demikian. Laporan semacam ini tidak hanya mudah menyebabkan kebingungan informasi, tetapi juga mempengaruhi persepsi pembaca terhadap tokoh industri tersebut. Yang patut direnungkan adalah, di era ledakan informasi ini, mengapa verifikasi yang ketat dan pengecekan fakta menjadi begitu mewah?