Belakangan ini saya sedang menelusuri arah evolusi dari berbagai ekosistem DeFi, dan menemukan sebuah fenomena yang sangat mencolok—kebutuhan pengguna sudah mulai melampaui batasan satu rantai saja.
Banyak orang sekarang ingin melakukan lebih dari sekadar pertukaran dan pinjaman sederhana. Mereka ingin secara otomatis menginvestasikan kembali hasil LP dari Chain A ke Chain B, ingin mengelola secara terpusat collateral yang tersebar di berbagai rantai, dan ingin mengatur alokasi dana secara otomatis berdasarkan tingkat bunga real-time dari berbagai rantai. Operasi- operasi ini terdengar sangat masuk akal, tetapi kenyataannya apa? Semuanya masih bergantung pada manual—manual cross-chain, manual perhitungan, manual eksekusi. Memakan waktu dan rawan kesalahan.
Akar masalahnya sebenarnya cukup jelas: likuiditas terkunci oleh batasan satu rantai saja. Smart contract hanya mengenali rantai tempat mereka berada, panggilan cross-chain yang berat dan rentan terhadap masalah keamanan, serta data hasil pun tidak bisa disinkronkan secara real-time. Hal ini langsung menyebabkan serangkaian kekurangan kemampuan—
Tidak bisa melakukan cross-chain re-investment, collateral tidak bisa dihitung secara terpusat di berbagai rantai, dan rebalancing otomatis pun menjadi tidak mungkin. Bagi pengguna tingkat lanjut dan pengembang protokol, batasan-batasan ini sangat menyebalkan. Apa sebenarnya yang mereka inginkan? Membuat likuiditas menjadi sesuatu yang dapat diprogram, seperti kode yang bisa dieksekusi otomatis secara cross-chain, dan dapat dikombinasikan secara fleksibel menjadi berbagai strategi kompleks.
Namun, rantai itu sendiri tidak secara aktif menyediakan kemampuan ini. Inilah mengapa saat melihat beberapa proyek yang mengeksplorasi pemrograman likuiditas cross-chain, mereka tampak memiliki ruang imajinasi yang luas—jika saja likuiditas bisa dibebaskan dari belenggu satu rantai, dan benar-benar menjadi sesuatu yang dapat diprogram, dikombinasikan, dan berjalan otomatis secara cross-chain, maka cara bermain DeFi akan mengalami perluasan yang mendasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCrier
· 19jam yang lalu
Pikirannya sangat indah, otomatisasi re-investasi lintas rantai terdengar menyenangkan tetapi bagaimana jaminan keamanannya?
Lihat AsliBalas0
CrossChainBreather
· 22jam yang lalu
Cross-chain manual benar-benar luar biasa, saya masih menghitung sendiri laporan pendapatan dan neraca, sangat merepotkan
Lihat AsliBalas0
governance_lurker
· 22jam yang lalu
Benar sekali, sekarang melakukan operasi secara manual benar-benar melelahkan.
Lihat AsliBalas0
ClassicDumpster
· 22jam yang lalu
Pada dasarnya, infrastruktur terlalu buruk, urusan lintas rantai selalu dibicarakan dan selalu tidak bisa dilakukan dengan baik
Lihat AsliBalas0
WalletAnxietyPatient
· 22jam yang lalu
Singkatnya, saat ini DeFi masih terlalu terpecah-pecah, dan bagian lintas rantai memang merupakan titik sakit terbesar.
Belakangan ini saya sedang menelusuri arah evolusi dari berbagai ekosistem DeFi, dan menemukan sebuah fenomena yang sangat mencolok—kebutuhan pengguna sudah mulai melampaui batasan satu rantai saja.
Banyak orang sekarang ingin melakukan lebih dari sekadar pertukaran dan pinjaman sederhana. Mereka ingin secara otomatis menginvestasikan kembali hasil LP dari Chain A ke Chain B, ingin mengelola secara terpusat collateral yang tersebar di berbagai rantai, dan ingin mengatur alokasi dana secara otomatis berdasarkan tingkat bunga real-time dari berbagai rantai. Operasi- operasi ini terdengar sangat masuk akal, tetapi kenyataannya apa? Semuanya masih bergantung pada manual—manual cross-chain, manual perhitungan, manual eksekusi. Memakan waktu dan rawan kesalahan.
Akar masalahnya sebenarnya cukup jelas: likuiditas terkunci oleh batasan satu rantai saja. Smart contract hanya mengenali rantai tempat mereka berada, panggilan cross-chain yang berat dan rentan terhadap masalah keamanan, serta data hasil pun tidak bisa disinkronkan secara real-time. Hal ini langsung menyebabkan serangkaian kekurangan kemampuan—
Tidak bisa melakukan cross-chain re-investment, collateral tidak bisa dihitung secara terpusat di berbagai rantai, dan rebalancing otomatis pun menjadi tidak mungkin. Bagi pengguna tingkat lanjut dan pengembang protokol, batasan-batasan ini sangat menyebalkan. Apa sebenarnya yang mereka inginkan? Membuat likuiditas menjadi sesuatu yang dapat diprogram, seperti kode yang bisa dieksekusi otomatis secara cross-chain, dan dapat dikombinasikan secara fleksibel menjadi berbagai strategi kompleks.
Namun, rantai itu sendiri tidak secara aktif menyediakan kemampuan ini. Inilah mengapa saat melihat beberapa proyek yang mengeksplorasi pemrograman likuiditas cross-chain, mereka tampak memiliki ruang imajinasi yang luas—jika saja likuiditas bisa dibebaskan dari belenggu satu rantai, dan benar-benar menjadi sesuatu yang dapat diprogram, dikombinasikan, dan berjalan otomatis secara cross-chain, maka cara bermain DeFi akan mengalami perluasan yang mendasar.