🏛️ Investigasi Powell Fakta vs. “Alasan” — dan Mengapa Pasar Berjaga-jaga Departemen Kehakiman, dipimpin oleh Jaksa AS Jeanine Pirro, sedang menyelidiki apakah Ketua Fed Jerome Powell menyesatkan Kongres selama kesaksiannya pada Juni 2025 mengenai renovasi kantor pusat Federal Reserve sebesar $2,5Miliar. Ini bukan lagi sekadar cerita hukum—ini gelombang kejutan kebijakan moneter.
🔍 Apa yang Sedang Diselidiki Tuduhan Jaksa sedang memeriksa:
Sekitar $700M overrun biaya
Tuduhan tentang penambahan “mewah” (lift VIP, finishing marmer)
Powell secara tegas membantah tuduhan ini di bawah sumpah. Argumen “Alasan” Dalam pernyataan video yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dirilis hari Minggu, Powell menyebut penyelidikan ini sebagai “alasan”—berargumen bahwa ini digunakan untuk memaksa Fed memotong suku bunga. Secara efektif, Powell menuduh administrasi menggunakan leverage hukum untuk melemahkan independensi Fed. Tuduhan itu saja sudah bersejarah.
📉 Mengapa Ini Bisa Menunda Pemotongan Suku Bunga (Bukan Mempercepatnya) Ironinya: penyelidikan ini mungkin mencapai kebalikan dari apa yang dimaksudkan oleh tekanan politik. 1️⃣ Perlindungan Independen Jika Fed memotong suku bunga sekarang, risiko terlihat tunduk pada tekanan politik. ➡️ Untuk mempertahankan kredibilitas, FOMC mungkin akan menjaga suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, semata-mata untuk menunjukkan otonomi.
2️⃣ Penguatan Hawkish Beberapa ekonom—termasuk tim di Oxford Economics—berargumen bahwa tekanan ini bisa memperkuat tekad gubernur Fed lainnya. Keputusan kebijakan mungkin menjadi lebih kaku dan didasarkan data (inflasi, tenaga kerja) untuk menghindari bahkan penampilan intimidasi.
3️⃣ Risiko Kekosongan Kepemimpinan Masa jabatan Powell berakhir Mei 2026. Penyelidikan ini memperumit suksesi:
Senator Thom Tillis sudah berjanji akan memblokir calon baru
Risiko konfirmasi menjadi ladang ranjau hukum dan politik
Pasar membenci ketidakpastian—dan ini adalah ketidakpastian kepemimpinan di inti sistem keuangan global.
🛡️ Dampak pada Pasar: BTC, Saham, dan Aset Keras Ketidakpastian politik adalah pembunuh diam-diam pasar bullish. 🥇 Emas & Perak Sudah mendorong rekor tertinggi. Ketika kepercayaan terhadap stabilitas bank sentral memudar, modal berpindah ke uang keras.
💵 “Diskon Politik” pada Dolar Fed yang dipandang politisasi merusak kepercayaan. Jika pasar percaya bahwa kebijakan didorong oleh Gedung Putih alih ekonom:
$DXY melemahkan
Ekspektasi inflasi jangka panjang meningkat
Itu secara struktural bearish untuk kredibilitas USD.
📉 Aset Risiko (BTC, ETH, Saham) Mengharapkan pasar yang tidak stabil dan dipicu headline. Sementara dolar yang lebih lemah biasanya bullish untuk BTC, Fed yang tampak di bawah serangan atau tanpa pemimpin mendorong institusi ke mode tunggu dan lihat. ➡️ Hasilnya: volatilitas tanpa tren yang berkelanjutan.
🎯 Pesan Strategis: Kesadaran Pertahanan Kita berada di wilayah yang belum dipetakan. Belum pernah sebelumnya Ketua Fed yang sedang menjabat menghadapi ancaman panggilan grand jury sambil berusaha mengatur pendaratan lunak. 📊 Sinyal Kunci untuk Diperhatikan Hasil Obligasi Treasury 10 Tahun
Lonjakan = pasar memperhitungkan disfungsi Fed
Penurunan = pelarian ke aman, ketakutan resesi
🛑 Langkah Manajemen Risiko Ini bukan lingkungan untuk leverage besar.
BTC, ETH, dan saham teknologi rentan terhadap pergerakan kilat 10–20%
Satu headline (penyidikan, rumor pengunduran diri) bisa mengesampingkan fundamental
Pelestarian modal mengalahkan keyakinan selama volatilitas politik.
💬 Pertanyaan Akhir Haruskah Powell mengundurkan diri untuk melindungi citra Fed, atau dia benar untuk tetap teguh melawan apa yang dia sebut intimidasi politik? 👇 Bagikan pandangan Anda
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#PowellUnderCriminalInvestigation
🏛️ Investigasi Powell
Fakta vs. “Alasan” — dan Mengapa Pasar Berjaga-jaga
Departemen Kehakiman, dipimpin oleh Jaksa AS Jeanine Pirro, sedang menyelidiki apakah Ketua Fed Jerome Powell menyesatkan Kongres selama kesaksiannya pada Juni 2025 mengenai renovasi kantor pusat Federal Reserve sebesar $2,5Miliar.
Ini bukan lagi sekadar cerita hukum—ini gelombang kejutan kebijakan moneter.
🔍 Apa yang Sedang Diselidiki
Tuduhan
Jaksa sedang memeriksa:
Sekitar $700M overrun biaya
Tuduhan tentang penambahan “mewah” (lift VIP, finishing marmer)
Powell secara tegas membantah tuduhan ini di bawah sumpah.
Argumen “Alasan”
Dalam pernyataan video yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dirilis hari Minggu, Powell menyebut penyelidikan ini sebagai “alasan”—berargumen bahwa ini digunakan untuk memaksa Fed memotong suku bunga.
Secara efektif, Powell menuduh administrasi menggunakan leverage hukum untuk melemahkan independensi Fed.
Tuduhan itu saja sudah bersejarah.
📉 Mengapa Ini Bisa Menunda Pemotongan Suku Bunga (Bukan Mempercepatnya)
Ironinya: penyelidikan ini mungkin mencapai kebalikan dari apa yang dimaksudkan oleh tekanan politik.
1️⃣ Perlindungan Independen
Jika Fed memotong suku bunga sekarang, risiko terlihat tunduk pada tekanan politik.
➡️ Untuk mempertahankan kredibilitas, FOMC mungkin akan menjaga suku bunga lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama, semata-mata untuk menunjukkan otonomi.
2️⃣ Penguatan Hawkish
Beberapa ekonom—termasuk tim di Oxford Economics—berargumen bahwa tekanan ini bisa memperkuat tekad gubernur Fed lainnya.
Keputusan kebijakan mungkin menjadi lebih kaku dan didasarkan data (inflasi, tenaga kerja) untuk menghindari bahkan penampilan intimidasi.
3️⃣ Risiko Kekosongan Kepemimpinan
Masa jabatan Powell berakhir Mei 2026.
Penyelidikan ini memperumit suksesi:
Senator Thom Tillis sudah berjanji akan memblokir calon baru
Risiko konfirmasi menjadi ladang ranjau hukum dan politik
Pasar membenci ketidakpastian—dan ini adalah ketidakpastian kepemimpinan di inti sistem keuangan global.
🛡️ Dampak pada Pasar: BTC, Saham, dan Aset Keras
Ketidakpastian politik adalah pembunuh diam-diam pasar bullish.
🥇 Emas & Perak
Sudah mendorong rekor tertinggi.
Ketika kepercayaan terhadap stabilitas bank sentral memudar, modal berpindah ke uang keras.
💵 “Diskon Politik” pada Dolar
Fed yang dipandang politisasi merusak kepercayaan.
Jika pasar percaya bahwa kebijakan didorong oleh Gedung Putih alih ekonom:
$DXY melemahkan
Ekspektasi inflasi jangka panjang meningkat
Itu secara struktural bearish untuk kredibilitas USD.
📉 Aset Risiko (BTC, ETH, Saham)
Mengharapkan pasar yang tidak stabil dan dipicu headline.
Sementara dolar yang lebih lemah biasanya bullish untuk BTC, Fed yang tampak di bawah serangan atau tanpa pemimpin mendorong institusi ke mode tunggu dan lihat.
➡️ Hasilnya: volatilitas tanpa tren yang berkelanjutan.
🎯 Pesan Strategis: Kesadaran Pertahanan
Kita berada di wilayah yang belum dipetakan.
Belum pernah sebelumnya Ketua Fed yang sedang menjabat menghadapi ancaman panggilan grand jury sambil berusaha mengatur pendaratan lunak.
📊 Sinyal Kunci untuk Diperhatikan
Hasil Obligasi Treasury 10 Tahun
Lonjakan = pasar memperhitungkan disfungsi Fed
Penurunan = pelarian ke aman, ketakutan resesi
🛑 Langkah Manajemen Risiko
Ini bukan lingkungan untuk leverage besar.
BTC, ETH, dan saham teknologi rentan terhadap pergerakan kilat 10–20%
Satu headline (penyidikan, rumor pengunduran diri) bisa mengesampingkan fundamental
Pelestarian modal mengalahkan keyakinan selama volatilitas politik.
💬 Pertanyaan Akhir
Haruskah Powell mengundurkan diri untuk melindungi citra Fed,
atau dia benar untuk tetap teguh melawan apa yang dia sebut intimidasi politik?
👇 Bagikan pandangan Anda