Industri Pembayaran UK Menghadapi Batas Baru Setelah Keputusan Pengadilan Bersejarah

Sumber: Coindoo Judul Asli: Industri Pembayaran UK Menghadapi Batas Baru Setelah Keputusan Pengadilan Bersejarah Tautan Asli: UK Payments Industry Faces New Limits After Landmark Court Decision

Sengketa panjang mengenai pembayaran kartu online di UK telah berpihak secara tegas kepada regulator.

Pengadilan Tinggi menolak upaya dari pemain pembayaran besar untuk memblokir aturan baru yang akan membatasi biaya yang dikenakan bank satu sama lain untuk transaksi online lintas batas.

Poin utama:

  • Hakim di UK mendukung hak regulator untuk membatasi biaya pembayaran kartu lintas batas
  • Visa, Mastercard, dan Revolut gagal meyakinkan pengadilan bahwa aturan tersebut merugikan kompetisi
  • Keputusan ini menargetkan kenaikan biaya tajam yang terjadi setelah Brexit
  • Bisnis di UK diperkirakan akan menghemat ratusan juta pound setiap tahun

Kasus ini mempertemukan Payment Systems Regulator melawan Revolut, Visa, dan Mastercard. Ketiga perusahaan tersebut berargumen bahwa regulator bertindak di luar mandatnya dan mendistorsi pasar dengan memberlakukan kontrol harga. Pengadilan menolak pandangan tersebut, berpihak kepada regulator dan membuka jalan untuk intervensi.

Akar konflik ini kembali ke keluarnya UK dari Uni Eropa. Setelah batas biaya EU tidak berlaku lagi, regulator mengamati peningkatan cepat dalam biaya terkait pembayaran kartu online antara UK dan pedagang luar negeri. Perhatian khusus diberikan pada transaksi “card-not-present”, biasanya pembelian e-commerce di mana pembeli dan penjual berada di negara berbeda.

Bukti yang disajikan menunjukkan betapa dramatis perubahannya. Dalam waktu satu tahun, biaya interchange kartu debit yang terkait dengan Visa dan Mastercard meningkat dari 0,2% menjadi 1,15%, sementara biaya kartu kredit naik dari 0,3% menjadi 1,5%. Menurut pandangan regulator, kenaikan tersebut tidak dapat dijelaskan hanya oleh risiko atau biaya operasional yang lebih tinggi.

Mengapa regulator turun tangan

Visa dan Mastercard berpendapat bahwa mereka tidak secara langsung mengumpulkan biaya interchange, yang dibayar ke bank. Meski begitu, pengadilan menerima argumen bahwa jaringan kartu tetap mendapatkan manfaat tidak langsung. Biaya yang lebih tinggi membuat sistem mereka lebih menarik bagi bank, karena bank mendapatkan lebih banyak dari setiap transaksi, memperkuat posisi pasar jaringan tersebut. Mengurangi biaya bisa mengubah insentif dan dinamika kompetitif bank.

Motivasi utama lainnya adalah dampaknya terhadap bisnis. Dalam laporan yang dikutip oleh Financial Times, regulator memperkirakan bahwa biaya yang terlalu tinggi menambah biaya sebesar £150 juta hingga £200 juta per tahun bagi perusahaan di UK. Beban finansial tersebut, menurut mereka, membenarkan tindakan regulasi untuk mencegah pedagang membayar terlalu banyak secara konsisten untuk pembayaran kartu lintas batas.

Perlawanan dari sektor keuangan cukup keras. Beberapa bank Eropa dan perusahaan fintech memperingatkan Departemen Keuangan bahwa batas ketat bisa membuat beberapa transaksi tidak menguntungkan, karena biaya pemrosesan mungkin melebihi biaya yang diizinkan. Untuk fintech yang fokus pada pembayaran seperti Revolut, yang sangat bergantung pada pendapatan pinjaman dibandingkan bank tradisional, batas biaya mengancam sumber pendapatan utama.

Kritikus industri juga menyoroti tekanan yang lebih luas pasca-Brexit. Pembayaran lintas batas kini melibatkan langkah-langkah kepatuhan dan administrasi tambahan, meningkatkan biaya. Pada saat yang sama, penggunaan dompet digital seperti Apple Pay dan Google Pay yang semakin meningkat menambah biaya teknis dan komersial yang harus ditanggung penyedia.

Meskipun ada kekhawatiran ini, putusan tersebut memungkinkan regulator untuk melangkah maju, meskipun tingkat dan tanggal mulai batas tersebut belum ditetapkan. Ada ironi dalam waktunya: Payment Systems Regulator sendiri akan dibubarkan, dengan kekuasaannya dialihkan ke Financial Conduct Authority sebagai bagian dari reformasi pemerintah yang lebih luas.

Keputusan ini juga muncul di tengah tekanan politik yang meningkat terhadap lembaga keuangan. Ini mengikuti seruan baru di pasar untuk membatasi suku bunga kartu kredit, yang mengganggu bank secara global. Bersama-sama, langkah-langkah ini menandai lingkungan yang lebih keras di masa depan bagi penyedia pembayaran dan jaringan kartu yang menghadapi pengawasan yang semakin ketat tentang berapa banyak mereka mengenakan biaya.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)