Seorang trader on-chain terkemuka, yang dikenal sebagai “1011 Insider Whale,” kini menghadapi kerugian mengerikan sebesar $50 juta setelah crash kilat Oktober—sebuah pembalikan yang menghancurkan dari keuntungan sebelumnya sebesar $119,6 juta.
Ketika Posisi Leveraged Berbalik Melawan Anda
Masalah entitas ini berasal dari taruhan panjang leveraged agresif yang ditempatkan setelah kekacauan pasar 11 Oktober. Memegang posisi besar di tiga aset utama—175.595 ETH (sekarang bernilai sekitar $581 juta pada harga $3,31K saat ini), 1.000 BTC (dengan nilai sekitar $95,5 juta pada $95,50K), dan 25.000 SOL (sekitar $3,6 juta pada $142,20)—portofolio whale tersebut mengalami kerugian besar saat harga turun di bawah level entri.
Apa yang dimulai sebagai risiko terukur setelah crash kilat Oktober berkembang menjadi krisis likuiditas. Skala posisi memperbesar kerusakan: ketika eksposur leveraged bertemu dengan volatilitas downside, kerugian akan bertambah dengan cepat.
Risiko Eksposur Saat Ini Menunjukkan Bahaya
Aktivitas on-chain terbaru mengungkapkan perilaku pengambilan risiko yang berkelanjutan. Dompet terkait whale tersebut menyetor 55.240 ETH ke Aave sambil secara bersamaan meminjam $70 juta dalam USDT, menunjukkan strategi leverage yang terus berlangsung meskipun kerugian semakin meningkat. Pola ini menunjukkan kepercayaan terhadap rebound pasar atau upaya putus asa untuk rata-rata harga—keduanya membawa risiko downside yang besar.
Implikasi Pasar dan Kekhawatiran Industri
Analis yang memantau situasi melalui alat seperti Onchain Lens menyatakan pandangan hati-hati. Meskipun ekosistem DeFi secara keseluruhan tampak terlindungi dari risiko kontaminasi langsung—total nilai terkunci (TVL) dan solvabilitas protokol tetap utuh—implikasi yang lebih luas tetap perlu diperhatikan.
Insiden ini menegaskan risiko sistemik yang melekat dalam perdagangan dengan leverage tinggi. Respon regulasi potensial mungkin akan memperketat pengawasan terhadap trader yang menerapkan strategi serupa, terutama yang memperbesar volatilitas melalui playbook crash kilat.
Melihat ke Depan: Pelajaran dari Tragedi Ini
Sedikit preseden yang ada untuk entitas yang mempertahankan eksposur risiko setara tanpa memicu kegagalan berantai. Apakah whale ini akan pulih atau menjadi cerita peringatan lain tergantung pada arah pasar jangka pendek dan keputusan manajemen risiko mereka. Alat pemantauan akan terus melacak aliran likuiditas dan stabilitas harga di seluruh aset yang terdampak seiring perkembangan situasi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
$50M Perhitungan: Bagaimana Paus Besar Ini Tertangkap dalam Flash Crash Oktober
Seorang trader on-chain terkemuka, yang dikenal sebagai “1011 Insider Whale,” kini menghadapi kerugian mengerikan sebesar $50 juta setelah crash kilat Oktober—sebuah pembalikan yang menghancurkan dari keuntungan sebelumnya sebesar $119,6 juta.
Ketika Posisi Leveraged Berbalik Melawan Anda
Masalah entitas ini berasal dari taruhan panjang leveraged agresif yang ditempatkan setelah kekacauan pasar 11 Oktober. Memegang posisi besar di tiga aset utama—175.595 ETH (sekarang bernilai sekitar $581 juta pada harga $3,31K saat ini), 1.000 BTC (dengan nilai sekitar $95,5 juta pada $95,50K), dan 25.000 SOL (sekitar $3,6 juta pada $142,20)—portofolio whale tersebut mengalami kerugian besar saat harga turun di bawah level entri.
Apa yang dimulai sebagai risiko terukur setelah crash kilat Oktober berkembang menjadi krisis likuiditas. Skala posisi memperbesar kerusakan: ketika eksposur leveraged bertemu dengan volatilitas downside, kerugian akan bertambah dengan cepat.
Risiko Eksposur Saat Ini Menunjukkan Bahaya
Aktivitas on-chain terbaru mengungkapkan perilaku pengambilan risiko yang berkelanjutan. Dompet terkait whale tersebut menyetor 55.240 ETH ke Aave sambil secara bersamaan meminjam $70 juta dalam USDT, menunjukkan strategi leverage yang terus berlangsung meskipun kerugian semakin meningkat. Pola ini menunjukkan kepercayaan terhadap rebound pasar atau upaya putus asa untuk rata-rata harga—keduanya membawa risiko downside yang besar.
Implikasi Pasar dan Kekhawatiran Industri
Analis yang memantau situasi melalui alat seperti Onchain Lens menyatakan pandangan hati-hati. Meskipun ekosistem DeFi secara keseluruhan tampak terlindungi dari risiko kontaminasi langsung—total nilai terkunci (TVL) dan solvabilitas protokol tetap utuh—implikasi yang lebih luas tetap perlu diperhatikan.
Insiden ini menegaskan risiko sistemik yang melekat dalam perdagangan dengan leverage tinggi. Respon regulasi potensial mungkin akan memperketat pengawasan terhadap trader yang menerapkan strategi serupa, terutama yang memperbesar volatilitas melalui playbook crash kilat.
Melihat ke Depan: Pelajaran dari Tragedi Ini
Sedikit preseden yang ada untuk entitas yang mempertahankan eksposur risiko setara tanpa memicu kegagalan berantai. Apakah whale ini akan pulih atau menjadi cerita peringatan lain tergantung pada arah pasar jangka pendek dan keputusan manajemen risiko mereka. Alat pemantauan akan terus melacak aliran likuiditas dan stabilitas harga di seluruh aset yang terdampak seiring perkembangan situasi.