Pasar kripto sedang bersiap untuk momen penting. Dengan MSCI yang akan mengumumkan keputusannya pada 15 Januari mengenai perusahaan treasury aset digital seperti Strategy, saham Michael Saylor, MSTR, berada di titik kritis. Taruhannya tinggi—JPMorgan memperkirakan potensi arus keluar sebesar $2,8 miliar jika perusahaan ini dihapus dari indeks global MSCI, sebuah langkah yang semakin diharapkan oleh trader kripto.
Data Polymarket mencerminkan ketidakpastian ini secara tajam: ada peluang 77% bahwa Strategy akan dikeluarkan dari indeks MSCI pada 31 Maret. Pasar sudah memperhitungkan rasa sakit ini—MSTR turun 50% dari puncaknya tahun 2025 di atas $400, dengan momentum yang memburuk tajam di paruh kedua tahun saat bitcoin jatuh di bawah $100.000.
Strategi Dividen di Bawah Pengawasan
Di tengah latar belakang ini, ekonom dan skeptis Bitcoin, Peter Schiff, mengangkat kekhawatiran baru tentang manuver keuangan perusahaan. Strategy baru-baru ini mengumumkan dividen bulanan sebesar 11% untuk saham preferennya, STRC—sebuah langkah yang Schiff gambarkan sebagai tanda keputusasaan. Menurutnya, perusahaan kesulitan mempertahankan bahkan komitmen dividen awal sebesar 10%, membuat lonjakan ke 11% dipertanyakan dan berpotensi menyembunyikan kelemahan mendasar.
Kritik Schiff secara umum sangat blak-blakan: dia melihat saham preferen sebagai secara struktural lemah, dan dia percaya bahwa pivot strategis MSTR menuju akumulasi Bitcoin—daripada fokus pada fundamental bisnis tradisional—telah secara signifikan mengikis nilai pemegang saham. Analisisnya lebih jauh, menyarankan bahwa jika Strategy dinilai di antara perusahaan S&P 500, perusahaan ini akan menempati peringkat sebagai yang keenam terburuk.
Pandangan 2026: Lebih Banyak Gejolak di Depan
Melihat ke depan, Schiff memproyeksikan kinerja MSTR yang bahkan lebih suram di tahun 2026. Alasan utamanya berkisar pada volatilitas Bitcoin: dia memperkirakan penurunan harga yang lebih besar daripada yang terlihat di 2025, yang akan mempersempit valuasi perusahaan yang memegang BTC dalam jumlah besar di neraca mereka. Dampaknya pada saham MSTR bisa sangat parah.
Perpaduan tiga faktor—keputusan MSCI yang akan datang, tekanan harga Bitcoin yang berkelanjutan, dan pertanyaan tentang struktur modal Strategy—menciptakan lingkungan yang tidak pasti. Apakah pengumuman pada 15 Januari akan memicu penghapusan dari indeks atau tidak, arah Bitcoin sendiri mungkin akhirnya menentukan apakah pemegang saham Saylor dapat pulih dari kerugian tahun lalu atau menghadapi rasa sakit yang lebih dalam di tahun mendatang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
MSTR Menghadapi Risiko Delisting Potensial: Apa yang Menanti pada 2026 untuk Taruhan Bitcoin Saylor
Pasar kripto sedang bersiap untuk momen penting. Dengan MSCI yang akan mengumumkan keputusannya pada 15 Januari mengenai perusahaan treasury aset digital seperti Strategy, saham Michael Saylor, MSTR, berada di titik kritis. Taruhannya tinggi—JPMorgan memperkirakan potensi arus keluar sebesar $2,8 miliar jika perusahaan ini dihapus dari indeks global MSCI, sebuah langkah yang semakin diharapkan oleh trader kripto.
Data Polymarket mencerminkan ketidakpastian ini secara tajam: ada peluang 77% bahwa Strategy akan dikeluarkan dari indeks MSCI pada 31 Maret. Pasar sudah memperhitungkan rasa sakit ini—MSTR turun 50% dari puncaknya tahun 2025 di atas $400, dengan momentum yang memburuk tajam di paruh kedua tahun saat bitcoin jatuh di bawah $100.000.
Strategi Dividen di Bawah Pengawasan
Di tengah latar belakang ini, ekonom dan skeptis Bitcoin, Peter Schiff, mengangkat kekhawatiran baru tentang manuver keuangan perusahaan. Strategy baru-baru ini mengumumkan dividen bulanan sebesar 11% untuk saham preferennya, STRC—sebuah langkah yang Schiff gambarkan sebagai tanda keputusasaan. Menurutnya, perusahaan kesulitan mempertahankan bahkan komitmen dividen awal sebesar 10%, membuat lonjakan ke 11% dipertanyakan dan berpotensi menyembunyikan kelemahan mendasar.
Kritik Schiff secara umum sangat blak-blakan: dia melihat saham preferen sebagai secara struktural lemah, dan dia percaya bahwa pivot strategis MSTR menuju akumulasi Bitcoin—daripada fokus pada fundamental bisnis tradisional—telah secara signifikan mengikis nilai pemegang saham. Analisisnya lebih jauh, menyarankan bahwa jika Strategy dinilai di antara perusahaan S&P 500, perusahaan ini akan menempati peringkat sebagai yang keenam terburuk.
Pandangan 2026: Lebih Banyak Gejolak di Depan
Melihat ke depan, Schiff memproyeksikan kinerja MSTR yang bahkan lebih suram di tahun 2026. Alasan utamanya berkisar pada volatilitas Bitcoin: dia memperkirakan penurunan harga yang lebih besar daripada yang terlihat di 2025, yang akan mempersempit valuasi perusahaan yang memegang BTC dalam jumlah besar di neraca mereka. Dampaknya pada saham MSTR bisa sangat parah.
Perpaduan tiga faktor—keputusan MSCI yang akan datang, tekanan harga Bitcoin yang berkelanjutan, dan pertanyaan tentang struktur modal Strategy—menciptakan lingkungan yang tidak pasti. Apakah pengumuman pada 15 Januari akan memicu penghapusan dari indeks atau tidak, arah Bitcoin sendiri mungkin akhirnya menentukan apakah pemegang saham Saylor dapat pulih dari kerugian tahun lalu atau menghadapi rasa sakit yang lebih dalam di tahun mendatang.