Departemen Kehakiman AS sedang mendorong keras hukuman penjara selama 12 tahun terhadap salah satu pendiri Terraform Labs Do Kwon atas kejatuhan katastrofik tahun 2022 dari Terra, UST, dan LUNA. Pada 4 Desember, jaksa mengajukan rekomendasi hukuman mereka ke Pengadilan Distrik Selatan New York, membuka jalan untuk putusan pada 11 Desember yang dapat mengubah cara regulator menangani kegagalan besar di dunia kripto.
Mengapa Kasus Ini Menonjol di Antara Penipuan Kripto
Apa yang membuat posisi pemerintah begitu agresif? Menurut dokumen pengajuan jaksa, kerugian yang dipicu oleh tindakan Kwon jauh melampaui skandal kripto terkenal lainnya—bayangkan keruntuhan FTX milik Sam Bankman-Fried atau kejatuhan Celsius Network milik Alex Mashinsky. Keruntuhan Terra menghapus puluhan miliar nilai dan mengirim gelombang kejut melalui ekosistem aset digital yang lebih luas dalam sebuah kalimat yang menunjukkan bahwa pemerintah menganggap ini sebagai penipuan keuangan paling merusak dalam sejarah kripto.
Jaksa berargumen bahwa perilaku Kwon sangat merugikan karena:
Skalanya besar: Miliaran hilang hampir seketika
Kecepatannya mencengangkan: Kejatuhan terjadi lebih cepat daripada reaksi investor
Kerusakan sistemik sangat dalam: Efek penular menyebar ke seluruh pasar secara global, berkontribusi pada musim dingin kripto
Pengajuan tersebut menekankan bahwa UST—yang dipasarkan sebagai stablecoin algoritmik yang stabil dan didukung penuh—pada dasarnya dirancang untuk menyesatkan. Data internal menunjukkan bahwa itu secara inheren rapuh, namun Kwon dan timnya mempromosikannya sebagai kokoh.
Pembelaan vs. Penuntutan: Kisah Dua Narasi
Tim hukum Kwon telah membalas, meminta pengadilan untuk memberikan hukuman lima tahun atau kurang. Argumen mereka bergantung pada:
Waktu yang sudah dijalani di Montenegro selama proses ekstradisi
Potensi penuntutan di Korea Selatan di masa depan yang membuat hukuman panjang di AS dianggap berlebihan
Jaksa menolak poin-poin ini sama sekali. Mereka berpendapat bahwa tindakan Kwon memerlukan hukuman yang sepadan dengan kerusakan yang ditimbulkan dan diperlukan sebagai pencegahan di sektor keuangan yang berkembang pesat di mana penipuan serupa bisa muncul kembali.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya
Hakim Paul A. Engelmayer akan mempertimbangkan kedua argumen sebelum mengeluarkan putusan akhir pada 11 Desember. Putusan ini bukan hanya tentang Do Kwon—ini adalah pernyataan tentang bagaimana AS berencana menangani arsitek kejatuhan besar di dunia kripto ke depannya. Ekstradisi secara teknis masih belum selesai, tetapi pesan dari jaksa federal sangat jelas: mereka berniat mengadili dia di pengadilan AS dan memenjarakannya secara federal atas perannya dalam menghancurkan ekosistem Terra.
Kasus ini menandai titik balik: penipuan kripto, terutama dalam skala besar, kini menghadapi penuntutan dengan semangat yang sama seperti kejahatan keuangan tradisional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Do Kwon Menghadapi Hukuman Hingga 12 Tahun atas Runtuhnya Terra—Hukuman Penipuan Kripto Terberat Hingga Saat Ini
Departemen Kehakiman AS sedang mendorong keras hukuman penjara selama 12 tahun terhadap salah satu pendiri Terraform Labs Do Kwon atas kejatuhan katastrofik tahun 2022 dari Terra, UST, dan LUNA. Pada 4 Desember, jaksa mengajukan rekomendasi hukuman mereka ke Pengadilan Distrik Selatan New York, membuka jalan untuk putusan pada 11 Desember yang dapat mengubah cara regulator menangani kegagalan besar di dunia kripto.
Mengapa Kasus Ini Menonjol di Antara Penipuan Kripto
Apa yang membuat posisi pemerintah begitu agresif? Menurut dokumen pengajuan jaksa, kerugian yang dipicu oleh tindakan Kwon jauh melampaui skandal kripto terkenal lainnya—bayangkan keruntuhan FTX milik Sam Bankman-Fried atau kejatuhan Celsius Network milik Alex Mashinsky. Keruntuhan Terra menghapus puluhan miliar nilai dan mengirim gelombang kejut melalui ekosistem aset digital yang lebih luas dalam sebuah kalimat yang menunjukkan bahwa pemerintah menganggap ini sebagai penipuan keuangan paling merusak dalam sejarah kripto.
Jaksa berargumen bahwa perilaku Kwon sangat merugikan karena:
Pengajuan tersebut menekankan bahwa UST—yang dipasarkan sebagai stablecoin algoritmik yang stabil dan didukung penuh—pada dasarnya dirancang untuk menyesatkan. Data internal menunjukkan bahwa itu secara inheren rapuh, namun Kwon dan timnya mempromosikannya sebagai kokoh.
Pembelaan vs. Penuntutan: Kisah Dua Narasi
Tim hukum Kwon telah membalas, meminta pengadilan untuk memberikan hukuman lima tahun atau kurang. Argumen mereka bergantung pada:
Jaksa menolak poin-poin ini sama sekali. Mereka berpendapat bahwa tindakan Kwon memerlukan hukuman yang sepadan dengan kerusakan yang ditimbulkan dan diperlukan sebagai pencegahan di sektor keuangan yang berkembang pesat di mana penipuan serupa bisa muncul kembali.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya
Hakim Paul A. Engelmayer akan mempertimbangkan kedua argumen sebelum mengeluarkan putusan akhir pada 11 Desember. Putusan ini bukan hanya tentang Do Kwon—ini adalah pernyataan tentang bagaimana AS berencana menangani arsitek kejatuhan besar di dunia kripto ke depannya. Ekstradisi secara teknis masih belum selesai, tetapi pesan dari jaksa federal sangat jelas: mereka berniat mengadili dia di pengadilan AS dan memenjarakannya secara federal atas perannya dalam menghancurkan ekosistem Terra.
Kasus ini menandai titik balik: penipuan kripto, terutama dalam skala besar, kini menghadapi penuntutan dengan semangat yang sama seperti kejahatan keuangan tradisional.