Pembalap Tim McLaren F1 Lando Norris meraih posisi kedua di Grand Prix Singapura pada 17 September 2023, mengemudikan mobil balap MCL60 dengan livery Mode Stealth yang mencolok. Hasil podium ini menutup pertarungan sengit di lintasan, dengan Norris mengatasi tekanan dari beberapa pesaing selama putaran terakhir.
Balapan yang Berat
Grand Prix Singapura menyaksikan kompetisi yang sengit sepanjang waktu, dengan Lando Norris menghadapi tantangan keras dari pembalap rival. Berbicara setelah balapan, Norris merefleksikan kondisi yang menuntut: “Akhir balapan sangat menegangkan, tetapi hasilnya sepadan. Kami berhasil mempertahankan posisi dan meraih P2, jadi saya sangat bahagia.” Rekan setimnya Oscar Piastri juga berkontribusi pada performa tim, finis di posisi ketujuh dan menambah poin berharga untuk total poin kejuaraan McLaren.
Desain Mode Stealth
Livery Mode Stealth edisi terbatas dari MCL60 menandai perubahan visual yang mencolok bagi tim, menampilkan desain hitam yang ramping yang kontras dengan warna tradisional papaya milik McLaren. Filosofi desain ini menekankan keseimbangan antara persiapan matang dan inovasi di lintasan. Livery khusus ini diperkenalkan pada 13 September di Singapura dan akan tampil lagi di Grand Prix Jepang 2023 yang dijadwalkan pada 22-24 September.
Menatap ke Depan
Dengan hasil di Singapura yang sudah diamankan, pandangan McLaren kini tertuju pada putaran musim di Jepang. Lando Norris menyatakan optimisme tentang prospek tim, menyoroti performa kuat dari MCL60 dan kepercayaannya terhadap apa yang dapat dicapai tim dalam balapan-balapan mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Lando Norris Meraih Podium Finish di McLaren MCL60 pada Grand Prix Singapura 2023
Pembalap Tim McLaren F1 Lando Norris meraih posisi kedua di Grand Prix Singapura pada 17 September 2023, mengemudikan mobil balap MCL60 dengan livery Mode Stealth yang mencolok. Hasil podium ini menutup pertarungan sengit di lintasan, dengan Norris mengatasi tekanan dari beberapa pesaing selama putaran terakhir.
Balapan yang Berat
Grand Prix Singapura menyaksikan kompetisi yang sengit sepanjang waktu, dengan Lando Norris menghadapi tantangan keras dari pembalap rival. Berbicara setelah balapan, Norris merefleksikan kondisi yang menuntut: “Akhir balapan sangat menegangkan, tetapi hasilnya sepadan. Kami berhasil mempertahankan posisi dan meraih P2, jadi saya sangat bahagia.” Rekan setimnya Oscar Piastri juga berkontribusi pada performa tim, finis di posisi ketujuh dan menambah poin berharga untuk total poin kejuaraan McLaren.
Desain Mode Stealth
Livery Mode Stealth edisi terbatas dari MCL60 menandai perubahan visual yang mencolok bagi tim, menampilkan desain hitam yang ramping yang kontras dengan warna tradisional papaya milik McLaren. Filosofi desain ini menekankan keseimbangan antara persiapan matang dan inovasi di lintasan. Livery khusus ini diperkenalkan pada 13 September di Singapura dan akan tampil lagi di Grand Prix Jepang 2023 yang dijadwalkan pada 22-24 September.
Menatap ke Depan
Dengan hasil di Singapura yang sudah diamankan, pandangan McLaren kini tertuju pada putaran musim di Jepang. Lando Norris menyatakan optimisme tentang prospek tim, menyoroti performa kuat dari MCL60 dan kepercayaannya terhadap apa yang dapat dicapai tim dalam balapan-balapan mendatang.