Memahami Mekanisme Pesanan Trailing Stop dalam Trading

Pesanan trailing stop merupakan instrumen manajemen risiko yang dirancang untuk mengamankan keuntungan pada posisi trading sambil memberikan fleksibilitas ketika pasar bergerak menguntungkan. Instrumen ini bekerja secara otomatis dengan mengikuti pergerakan harga ke arah yang menguntungkan dan memicu eksekusi penjualan pada level yang telah ditetapkan sebelumnya. Fitur trailing stop ini sangat berguna bagi trader yang menginginkan proteksi profit tanpa perlu melakukan monitoring intensif terhadap setiap fluktuasi harga pasar.

Dua Variasi Trailing Stop yang Perlu Dipahami

Sistem trailing stop menghadirkan dua pendekatan berbeda yang dapat disesuaikan dengan preferensi dan strategi trading Anda:

Tipe Pertama: Trailing Stop dengan Jarak Konstan

Metode ini menerapkan selisih harga tetap antara harga pasar tertinggi dan level trigger. Sebagai ilustrasi, apabila Anda membuka posisi pada harga $100 dan menetapkan trailing stop konstan sebesar $30 di bawah harga pasar:

  • Ketika harga melonjak mencapai $200 kemudian turun $30 menjadi $170, pesanan trailing stop Anda akan teraktivasi dan dikonversi menjadi order pasar untuk eksekusi penjualan di level tersebut.
  • Jika harga naik ke $150 lalu merosot $20 sampai $130, trailing stop tidak akan terpicu karena level trigger berada di $120 (sesuai jarak konstan $30).
  • Saat harga turun $30 langsung dari entry point $100 ke $70, order akan langsung tereksekusi sebagai pesanan pasar.

Tipe Kedua: Trailing Stop Berbasis Persentase

Variasi ini menggunakan rasio persentase dari harga tertinggi yang dicapai sebagai acuan trigger. Misalkan harga awal adalah $100 dan Anda mengatur trailing stop 10% di bawah harga pasar:

  • Jika harga langsung turun 10% dari $100 menjadi $90, sistem akan mengeksekusi order penjualan Anda secara otomatis.
  • Apabila harga naik menjadi $150 kemudian menurun 7% ke $140, trailing stop tidak akan teractually karena level trigger yang tepat adalah $135 (10% dari $150).
  • Ketika harga mencapai $200 lalu turun 10% menjadi $180, order penjualan Anda akan tereksekusi pada level tersebut.

Fitur Aktivasi Harga dan Pertimbangan Penting

Trader memiliki opsi untuk mengatur harga aktivasi yang menentukan kapan sistem trailing stop mulai melacak pergerakan pasar. Ini memberikan kontrol tambahan atas timing eksekusi.

Beberapa poin krusial yang harus diperhatikan:

  • Posisi dan margin Anda tetap aktif dan tidak dibekukan hingga trailing stop benar-benar terpicu, sehingga pastikan margin yang tersedia mencukupi.
  • Dalam situasi tertentu seperti pembatasan harga yang ekstrem, posisi yang sudah penuh, margin insufficient, atau gangguan teknis sistem, pesanan trailing stop mungkin gagal teraktivasi.
  • Setelah order berhasil triggered, eksekusi order pasar berikutnya mengikuti mekanisme order reguler standar dan mungkin belum terisi, yang kemudian dapat dilihat di bagian Pesanan Terbuka.

Kesimpulan

Trailing stop merupakan alat manajemen risiko yang sophisticated untuk melindungi profit Anda sambil memberikan ruang bagi posisi untuk mengembang sesuai trend pasar. Memahami dua jenis trailing stop dan menggunakannya sesuai profil trading Anda akan meningkatkan efektivitas strategi risk management secara signifikan.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)