**Logam mulia melemah: perak di sorotan dengan double top ke bawah**



Kamis pagi selama sesi Amerika, pasar emas dan perak menunjukkan kinerja negatif. Logam putih ini mencatat performa terburuk, turun ke 73,83 dolar per ons ( dengan penurunan sebesar 3,783 dolar), sementara emas dengan pengiriman Februari diperdagangkan di 4431,7 dolar per ons, turun 30,8 dolar. Para pelaku pasar menyoroti bahwa penyebab utama terletak pada stop loss trader spekulatif dan penutupan posisi long, ditambah kepanikan di kalangan investor bullish.

**Grafik teknikal menunjukkan bahaya bagi bull silver**

Secara grafik, futures silver Maret menunjukkan konfigurasi double top terbalik yang mengkhawatirkan analis. Target kenaikan berikutnya tetap di level tertinggi sepanjang masa di 82,67 dolar per ons, sementara bearish menargetkan untuk menembus support kritis di sekitar 69,225 dolar per ons. Dalam jangka pendek, resistance langsung berada di 75,00 dolar per ons.

Untuk emas per ons, bull harus melewati level tertinggi sepanjang masa di 4584,00 dolar untuk mengonfirmasi tren positif, sementara bear menargetkan agar futures turun di bawah 4284,30 dolar. Resistance harian pertama berada di 4475,20 dolar per ons.

**Rebalancing indeks dan penjualan mendatang**

Salah satu faktor teknikal yang membebani kedua logam ini adalah rebalancing tahunan indeks komoditas. Menurut perkiraan Citigroup, sekitar 6,8 miliar dolar futures silver mungkin akan dilikuidasi dalam beberapa hari mendatang, dengan arus keluar yang serupa juga untuk emas. Bloomberg menjelaskan bahwa ini disebabkan oleh peningkatan bobot logam mulia dalam indeks acuan.

**Pasar menunggu katalis positif**

Para ahli menekankan poin penting: pasar bullish yang matang membutuhkan aliran berita positif yang berkelanjutan untuk tetap didukung. Saat ini, kedua logam mulia tampaknya kekurangan faktor pendukung tersebut, yang menjelaskan sebagian dari kelemahan yang diamati.

**Situasi makroekonomi: PHK dan kebijakan perdagangan**

Di bidang ketenagakerjaan AS, data Desember menunjukkan perbaikan yang mengejutkan. Menurut Challenger, Gray & Christmas, PHK yang diumumkan turun menjadi 35.553, level terendah sejak Juli 2024 ( dibandingkan 71.321 di November). Namun, laporan tahunan 2025 menunjukkan cerita berbeda: total PHK sebanyak 1.206.374, meningkat 58% dibandingkan 2024 dan tertinggi sejak 2020. Sektor publik memimpin dengan 308.167 PHK, sementara di sektor swasta, teknologi mencatat 154.445 PHK.

Sementara itu, perekrutan baru yang direncanakan menurun drastis menjadi 507.647, level terendah sejak 2010, turun 34% dari tahun sebelumnya.

**Langkah politik yang mengguncang pasar**

Mahkamah Agung AS mungkin akan memutuskan hari Jumat tentang keabsahan tarif Trump. Jika menyatakan tidak sah, pemerintah mungkin harus mengembalikan puluhan miliar dolar. Namun, Trump memiliki setidaknya lima alternatif legal untuk memberlakukan tarif, meskipun dengan prosedur yang lebih ketat.

Di sisi lain, presiden mengumumkan peningkatan pengeluaran pertahanan dari 1 triliun menjadi 1,5 triliun dolar. Ia juga menandatangani perintah eksekutif yang melarang kontraktor pertahanan utama melakukan buyback saham dan dividen hingga investasi di fasilitas dan riset meningkat. Langkah ini menyebabkan penurunan saham Raytheon, Northrop Grumman, Lockheed Martin, dan General Dynamics.

**Minyak Venezuela mengubah skenario energi**

Salah satu kejutan terbesar berasal dari pengumuman bahwa AS akan mengendalikan hingga 50 juta barel minyak Venezuela. Strategi ini berpotensi memperkenalkan kembali minyak Venezuela ke pasar AS setelah bertahun-tahun sanksi. Sekretaris Energi Chris Wright memberikan rincian lebih lanjut tentang strategi tersebut pada hari Rabu.

Pedagang minyak dan kilang di AS sudah mulai menyesuaikan posisi untuk memastikan pasokan dari Venezuela. Kembalinya minyak ini ke pasar internasional akan menjadi salah satu perubahan paling signifikan dalam energi global dalam beberapa dekade terakhir. Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, meskipun produksinya merosot di bawah satu juta barel per hari akibat kurang investasi, sanksi, dan isolasi ekonomi.

Namun, Bloomberg memperingatkan bahwa tanpa jaminan politik dan hukum yang jelas, banyak perusahaan pengeboran mungkin akan tetap berhati-hati dalam kembali ke pasar Venezuela.

**Data penutupan hari ini**

Indeks dolar sedikit menguat, minyak naik sekitar 57,00 dolar per barel, sementara hasil Treasury 10 tahun AS berada di 4,16%.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)