Kegelisahan Politik di Jepang Mendorong Rally USD ke JPY Melebihi 158

Nilai tukar USD ke JPY memperpanjang kenaikan pada Selasa pagi di Asia, berada di sekitar 158.10 saat Yen Jepang menghadapi tekanan penurunan yang berkelanjutan. Perkembangan politik di Tokyo telah menjadi pendorong utama pergerakan mata uang, dengan implikasi potensial terhadap hubungan Dollar-Yen yang lebih luas.

Ketidakpastian Kepemimpinan Jepang Lemahkan Yen

Salah satu katalis utama kekuatan pasangan mata uang ini muncul dari laporan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi mungkin membubarkan parlemen dan memicu pemilihan umum awal yang berpotensi dijadwalkan pada Februari. Ini akan menjadi ujian elektoral pertamanya sejak menjabat pada Oktober, meskipun tingkat persetujuan publiknya tinggi. Pelaku pasar menyadari bahwa transisi politik sering menciptakan ketidakpastian, dan dalam kasus ini, prospek dinamika kampanye telah menekan daya tarik Yen Jepang saat trader menilai kembali volatilitas jangka pendek.

Gabungan ketidakpastian kebijakan dan jadwal pemilihan umum biasanya merusak kepercayaan terhadap mata uang suatu negara. Bagi trader USD ke JPY, latar belakang politik ini telah memberikan angin segar yang membantu mempertahankan momentum kenaikan pasangan ini di atas level 158.

Pertanyaan tentang Kemerdekaan Fed Tambah Kompleksitas Dinamika Dollar

Sementara Yen menghadapi hambatan dari kekhawatiran politik domestik, Greenback sendiri menghadapi tantangan berbeda yang berasal dari Washington. Ketua Fed Jerome Powell mengungkapkan bahwa administrasi telah mengarahkan ancaman penuntutan pidana terkait proyek renovasi markas besar bank sentral. Powell menyebut ancaman ini sebagai “dalih” yang dirancang untuk memaksa Federal Reserve menurunkan suku bunga secara prematur.

Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan tidak nyaman tentang otonomi bank sentral di saat krusial untuk kebijakan moneter. Fitch Ratings secara eksplisit menandai independensi Fed sebagai pilar utama yang mendukung peringkat kedaulatan AS AA+, menandakan bahwa kepercayaan pasar sangat bergantung pada pemisahan institusional antara politik dan keputusan moneter.

Ray Attrill, kepala strategi mata uang di National Australia Bank, merangkum sentimen pasar: “Perang terbuka antara Fed dan administrasi AS … ini jelas tidak terlihat baik untuk dolar AS.” Friksi institusional semacam ini biasanya menciptakan hambatan bagi mata uang, meskipun faktor lain seperti ketidakstabilan politik Jepang memberikan dukungan bersaing terhadap kekuatan USD ke JPY.

Data Ekonomi Menunggu di Depan

Trader harus tetap waspada terhadap rilis Indeks Harga Konsumen Desember yang dijadwalkan pada Selasa nanti, karena data inflasi kemungkinan besar akan mendominasi pergerakan harga dan berpotensi mengesampingkan pertimbangan geopolitik. Laporan CPI ini bisa mengalihkan fokus dari narasi politik dan mengarahkan perhatian kembali ke jalur kebijakan Fed terkait suku bunga, menjadikannya momen penting untuk penilaian mata uang.

Posisi pasangan USD ke JPY di 158.10 mencerminkan keseimbangan yang rapuh ini: kelemahan di lingkungan politik Jepang mendukung Dolar, sebagian diimbangi oleh kekhawatiran tentang stabilitas institusional Amerika, sambil menunggu data ekonomi yang bisa mengubah ekspektasi secara total.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)