Performa pasar saham AS dalam tiga tahun terakhir memang memberikan kepercayaan diri yang cukup besar kepada para investor. Dari data, tahun 2023 naik sebesar 23%, tahun 2024 naik sebesar 18%, dan hingga tahun 2025 kembali melonjak ke angka pertumbuhan 23%. Performa yang terus-menerus kuat ini menjaga prospek pasar saham global tetap stabil.
Goldman Sachs dalam sebuah survei di konferensi strategi global terbaru mereka mendapatkan hasil yang cukup menarik — sebanyak 82% dari klien yang disurvei memperkirakan akan mencapai pengembalian positif di tahun 2026, ini adalah tingkat optimisme tertinggi dalam sejarah.
Lebih luar biasa lagi adalah proporsi orang yang memperkirakan pengembalian dua digit, dari 27% di tahun 2023, menjadi 30% di tahun 2024, kemudian turun ke 24% di tahun 2025, dan sekarang telah melonjak ke 42%. Pertumbuhan ini cukup signifikan, menunjukkan bahwa pelaku pasar memiliki ekspektasi yang jauh lebih positif terhadap kinerja mendatang. "Euforia optimisme yang belum pernah terjadi sebelumnya" ini menyebar di kalangan investor, dan dalam tingkat tertentu juga mencerminkan kepercayaan mereka terhadap prospek ekonomi yang terus meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Performa pasar saham AS dalam tiga tahun terakhir memang memberikan kepercayaan diri yang cukup besar kepada para investor. Dari data, tahun 2023 naik sebesar 23%, tahun 2024 naik sebesar 18%, dan hingga tahun 2025 kembali melonjak ke angka pertumbuhan 23%. Performa yang terus-menerus kuat ini menjaga prospek pasar saham global tetap stabil.
Goldman Sachs dalam sebuah survei di konferensi strategi global terbaru mereka mendapatkan hasil yang cukup menarik — sebanyak 82% dari klien yang disurvei memperkirakan akan mencapai pengembalian positif di tahun 2026, ini adalah tingkat optimisme tertinggi dalam sejarah.
Lebih luar biasa lagi adalah proporsi orang yang memperkirakan pengembalian dua digit, dari 27% di tahun 2023, menjadi 30% di tahun 2024, kemudian turun ke 24% di tahun 2025, dan sekarang telah melonjak ke 42%. Pertumbuhan ini cukup signifikan, menunjukkan bahwa pelaku pasar memiliki ekspektasi yang jauh lebih positif terhadap kinerja mendatang. "Euforia optimisme yang belum pernah terjadi sebelumnya" ini menyebar di kalangan investor, dan dalam tingkat tertentu juga mencerminkan kepercayaan mereka terhadap prospek ekonomi yang terus meningkat.