Mengenai Federal Reserve yang menargetkan inflasi pada 2%, terdengar sederhana, tetapi sebenarnya hampir merupakan tugas yang tidak mungkin dilakukan.
Mengapa begitu? Angka 2% itu sendiri bukanlah suatu hukum ekonomi, melainkan sebuah narasi yang dirajut dalam sistem dolar AS kuno. Untuk narasi ini bisa berlaku, ada syarat-syarat tertentu: fiskal harus terkendali, perdagangan global harus lancar, harga energi harus murah, struktur demografi harus muda, dan manufaktur bisa dialihdayakan.
Tapi masalahnya adalah—semua syarat ini sekarang sudah tidak ada satupun.
Seperti apa struktur fiskal Amerika saat ini? Defisit sudah menjadi sesuatu yang kaku, dan skala utang harus perlahan-lahan dilunasi melalui waktu dan inflasi. Dalam kondisi ini, Federal Reserve sudah bukan lagi otoritas moneter yang independen, melainkan alat pengatur likuiditas dari sistem fiskal. Lalu, apa arti 2% itu? Hanya sekadar sinyal psikologis ke pasar, yang sama sekali tidak bisa dilaksanakan.
Lebih dalam lagi, mengapa inflasi di Amerika selama tiga puluh tahun terakhir bisa ditekan serendah ini? Bukan karena Federal Reserve sangat pintar, melainkan karena globalisasi yang menanggung beban tersebut. Rantai manufaktur di China, Asia Timur, dan seluruh dunia, dengan biaya tenaga kerja, energi, dan lingkungan yang nyata, secara paksa mempertahankan inflasi rendah dan harga aset yang tinggi dalam sistem dolar.
Perhitungan ini sekarang semakin sulit dilakukan. Bagi aset risiko seperti BTC, ETH, dan sejenisnya, kecepatan penurunan suku bunga Federal Reserve dan perubahan ekspektasi inflasi langsung mempengaruhi arah likuiditas pasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FastLeaver
· 10jam yang lalu
2% sama sekali hanyalah kedok, sekarang Federal Reserve sudah lama menjadi pekerja bawahan keuangan.
Lihat AsliBalas0
GateUser-e19e9c10
· 10jam yang lalu
Pada akhirnya, Federal Reserve sedang pamer, 2% sudah menjadi lelucon
2% sama sekali tidak bisa mengikat, manfaat globalisasi sudah habis, sekarang apa yang digunakan untuk mempertahankan? Hanya injeksi likuiditas, BTC malah semakin menarik
Berapa lama pencetakan uang bisa dipertahankan, benar-benar tergantung pada bagaimana likuiditas bergerak
Independensi Federal Reserve? Sudah lama menjadi pekerja kasar bagi keuangan
Ngomong-ngomong, logika ini memang masuk akal jika diterapkan pada kripto, ekspektasi inflasi berubah, harga aset bisa melambung, kita harus mengikuti irama agar tidak ketinggalan
Lihat AsliBalas0
LiquidityLarry
· 10jam yang lalu
Sejujurnya, 2% hanyalah ilusi. Sekarang, setelah manfaat globalisasi habis, apa yang Federal Reserve gunakan sebagai penyangga?
Lihat AsliBalas0
MevShadowranger
· 10jam yang lalu
Singkatnya, Federal Reserve sedang berbohong, 2% sama sekali hanyalah kedok
Keuntungan dari globalisasi sudah habis, sekarang mana lagi bisa mempertahankan narasi itu, mencetak uang adalah bisnis yang sebenarnya
Bagi dunia kripto sebenarnya ini adalah kabar baik, likuiditas pasti akan mencari jalan keluar
Lihat AsliBalas0
RektButStillHere
· 10jam yang lalu
Intinya adalah 2% saja, cerita ini sebenarnya hanya omong kosong besar, sekarang pun kue-nya tidak bisa dipanggang lagi
Lihat AsliBalas0
SolidityStruggler
· 10jam yang lalu
Singkatnya, Federal Reserve sedang berbohong, klaim 2% itu sudah lama bangkrut.
Mengenai Federal Reserve yang menargetkan inflasi pada 2%, terdengar sederhana, tetapi sebenarnya hampir merupakan tugas yang tidak mungkin dilakukan.
Mengapa begitu? Angka 2% itu sendiri bukanlah suatu hukum ekonomi, melainkan sebuah narasi yang dirajut dalam sistem dolar AS kuno. Untuk narasi ini bisa berlaku, ada syarat-syarat tertentu: fiskal harus terkendali, perdagangan global harus lancar, harga energi harus murah, struktur demografi harus muda, dan manufaktur bisa dialihdayakan.
Tapi masalahnya adalah—semua syarat ini sekarang sudah tidak ada satupun.
Seperti apa struktur fiskal Amerika saat ini? Defisit sudah menjadi sesuatu yang kaku, dan skala utang harus perlahan-lahan dilunasi melalui waktu dan inflasi. Dalam kondisi ini, Federal Reserve sudah bukan lagi otoritas moneter yang independen, melainkan alat pengatur likuiditas dari sistem fiskal. Lalu, apa arti 2% itu? Hanya sekadar sinyal psikologis ke pasar, yang sama sekali tidak bisa dilaksanakan.
Lebih dalam lagi, mengapa inflasi di Amerika selama tiga puluh tahun terakhir bisa ditekan serendah ini? Bukan karena Federal Reserve sangat pintar, melainkan karena globalisasi yang menanggung beban tersebut. Rantai manufaktur di China, Asia Timur, dan seluruh dunia, dengan biaya tenaga kerja, energi, dan lingkungan yang nyata, secara paksa mempertahankan inflasi rendah dan harga aset yang tinggi dalam sistem dolar.
Perhitungan ini sekarang semakin sulit dilakukan. Bagi aset risiko seperti BTC, ETH, dan sejenisnya, kecepatan penurunan suku bunga Federal Reserve dan perubahan ekspektasi inflasi langsung mempengaruhi arah likuiditas pasar.