Model GPT 5.2 terbaru yang dirilis oleh OpenAI menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam menyelesaikan masalah matematika tingkat tinggi, membantu menyelesaikan 11 dari 15 dugaan yang baru-baru ini diselesaikan dari kumpulan masalah terkenal Erdős. Pengujian model ini oleh Neel Somani (Neel Somani) menunjukkan bahwa kemampuan penalaran model ini "jauh lebih kuat", sementara matematikawan Terence Tao (Terence Tao) berpendapat bahwa kecerdasan buatan sangat cocok untuk menyelesaikan masalah "ekor panjang" yang kompleks dan sulit dipahami. Kemunculan alat formal seperti Lean dan alat bantu kecerdasan buatan seperti Aristotle dari Harmonic semakin mendorong tren ini dan mendapatkan pengakuan dari para peneliti akademik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Model GPT 5.2 terbaru yang dirilis oleh OpenAI menunjukkan kemampuan yang luar biasa dalam menyelesaikan masalah matematika tingkat tinggi, membantu menyelesaikan 11 dari 15 dugaan yang baru-baru ini diselesaikan dari kumpulan masalah terkenal Erdős. Pengujian model ini oleh Neel Somani (Neel Somani) menunjukkan bahwa kemampuan penalaran model ini "jauh lebih kuat", sementara matematikawan Terence Tao (Terence Tao) berpendapat bahwa kecerdasan buatan sangat cocok untuk menyelesaikan masalah "ekor panjang" yang kompleks dan sulit dipahami. Kemunculan alat formal seperti Lean dan alat bantu kecerdasan buatan seperti Aristotle dari Harmonic semakin mendorong tren ini dan mendapatkan pengakuan dari para peneliti akademik.