Beberapa ekspresi kreatif Web3 sudah terlalu sering digunakan, sehingga secara estetika memang sedikit membosankan. Baik itu narasi penuh emosi, copywriting puitis, maupun bentuk pengakuan lainnya, pola lama terlalu sering diulang.
Sudah bosan dengan pola ini, saatnya melihat sesuatu yang segar. Komunitas Web3 harus lebih banyak suara yang beragam—berbagai sudut pandang yang bertabrakan, dimensi konten yang lebih kaya, bukan hanya satu nada yang sama berulang-ulang.
Menanti lebih banyak karya yang melanggar kebiasaan, berani menembus kerangka yang sudah ada. Membuat cara ekspresi Web3 menjadi lebih tiga dimensi, oke?
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
6 Suka
Hadiah
6
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HodlKumamon
· 7jam yang lalu
Menghitung tingkat pengulangan naskah selama tiga bulan terakhir, memang melebihi 82% ya, ambang estetika seharusnya sudah dinaikkan
---
Benar sekali, melihat cerita penuh emosi setiap hari benar-benar membuat muak, data bisa mencerminkan segalanya
---
熊熊 merasa ini seperti investasi rutin yang terjebak dan masih bercerita, lebih baik tambahkan analisis yang keras
---
Tunggu dulu, kalian masih menggunakan naskah lama untuk menarik pemula baru? Begitu tingkat kesegarannya langsung terpotong
---
Konfigurasi konten yang beragam adalah kunci, hanya membaca doa saja tidak cukup teman-teman
---
Peluk, tapi masalahnya kebanyakan orang memang suka dengan pola ini, bagaimana cara mengatasinya
---
Semoga para kreator bisa menghadirkan permainan baru setingkat black swan, jangan cuma rebutan naskah terus
Lihat AsliBalas0
WenAirdrop
· 8jam yang lalu
Benar sekali, sekarang semuanya hanya salin dan tempel, membuat saya bosan.
Lihat AsliBalas0
GateUser-cff9c776
· 8jam yang lalu
Kurva permintaan dan penawaran semuanya miring, ini adalah inflasi estetika yang khas... Copywriting penuh emosi jatuh ke harga dasar dan masih ada yang sedang menambang
Benar, begitu lihat sekilas langsung tahu apa kalimat berikutnya, betapa membosankannya investor yang bisa tahan
Web3 seharusnya benar-benar bisa menerapkan pemikiran desentralisasi, tapi hasilnya semua cuma salin tempel jiwa... ngakak
Saat saya mampu mengatasi ketergantungan jalur, saya langsung all in
Kenapa selalu dengan nada yang sama, saat pasar bullish dipuji, saat pasar bearish dipuji, selalu dalam cerita yang sama... Apakah ini estetika atau skrip untuk menipu para petani bawang
Lihat AsliBalas0
DegenMcsleepless
· 8jam yang lalu
Jujur saja, pola pikir ini benar-benar harus diubah, setiap hari melihat slogan "Web3 mengubah dunia" saya sudah bosan
Tapi kembali lagi, berapa banyak kreator yang benar-benar berani melakukan terobosan? Kebanyakan orang masih memegang teguh naskah lama
Akhirnya ada yang mengungkapkan, keberagaman suara memang sangat kurang
Pertanyaan balik, apa sih sebenarnya yang membuat sebuah ide segar dianggap segar? Atau kita harus mendefinisikan ulang standar estetika?
Malas melihat slogan-slogan ini, berikan saya sesuatu yang nyata, oke?
Lihat AsliBalas0
ParallelChainMaxi
· 8jam yang lalu
Sejujurnya, kelelahan estetika memang ada, tapi memecahkan kebuntuan jauh lebih sulit daripada sekadar mengeluh
Siapa pun ingin sesuatu yang segar, masalahnya adalah di dunia Web3 ini hanya ada segelintir orang
Berbagai macam copywriting yang kreatif pun harus memiliki daya sebarkan, kalau tidak, meskipun unik sekalipun tidak akan dilihat orang, inilah masalah sebenarnya
Beberapa ekspresi kreatif Web3 sudah terlalu sering digunakan, sehingga secara estetika memang sedikit membosankan. Baik itu narasi penuh emosi, copywriting puitis, maupun bentuk pengakuan lainnya, pola lama terlalu sering diulang.
Sudah bosan dengan pola ini, saatnya melihat sesuatu yang segar. Komunitas Web3 harus lebih banyak suara yang beragam—berbagai sudut pandang yang bertabrakan, dimensi konten yang lebih kaya, bukan hanya satu nada yang sama berulang-ulang.
Menanti lebih banyak karya yang melanggar kebiasaan, berani menembus kerangka yang sudah ada. Membuat cara ekspresi Web3 menjadi lebih tiga dimensi, oke?