Perusahaan chatbot AI kini menghadapi penyelidikan dari jaksa agung California setelah munculnya tuduhan bahwa sistem pembuatan gambarnya disalahgunakan untuk menghasilkan ribuan gambar tidak pantas wanita dan anak di bawah umur tanpa izin mereka. Penyidikan ini berfokus pada apakah alat platform tersebut digunakan dengan cara yang melanggar persetujuan pengguna dan perlindungan privasi. Kasus ini menarik perhatian terhadap kekhawatiran yang semakin meningkat tentang bagaimana teknologi AI yang berkembang pesat diawasi dan diatur. Insiden ini menyoroti pertanyaan yang lebih luas di komunitas teknologi tentang moderasi konten, kerangka persetujuan, dan tanggung jawab perusahaan yang mengembangkan sistem AI generatif. Pengamat industri memantau dengan cermat saat regulator memeriksa persimpangan inovasi AI dan perlindungan konsumen, terutama terkait langkah-langkah pengamanan untuk pembuatan konten sensitif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SnapshotStriker
· 1jam yang lalu
ngl ini sudah keterlaluan... menghasilkan gambar yang seharusnya tidak dibuat lalu menyalahkan orang lain, pola ini sudah umum banget, kan
Mari kita lihat datanya, kejadian seperti ini benar-benar perlu dianalisis dari tingkat kode sumber. Tanpa kerangka kerja consent, memberikan izin sembarangan, jujur saja, itu karena insinyur tidak melakukan kontrol akses dengan baik. Secara teori, ini seharusnya tidak terjadi—yang kurang adalah logika verifikasi dasar tersebut.
Lihat AsliBalas0
ChainComedian
· 12jam yang lalu
ngl ini sebabnya mengapa saya selalu mengatakan bahwa proyek Web3 juga harus berhati-hati, pengawasan keras akan datang kapan saja
---
Lagi-lagi perusahaan AI mengalami kegagalan, di mana responsible AI yang dijanjikan? Lucu banget
---
Meskipun mengkritik AI, tapi hal ini memang menakutkan. Bisa sembarangan menghasilkan hal seperti ini? Siapa yang mengatur?
---
Gerak cepat dari California cukup terlihat, tapi rasanya perusahaan besar ini sudah lama bermain di zona abu-abu
---
Kasus seperti ini semakin banyak, perusahaan AI harus benar-benar menganggap serius persetujuan (consent), tidak bisa selalu mengandalkan permintaan maaf saja
Perusahaan chatbot AI kini menghadapi penyelidikan dari jaksa agung California setelah munculnya tuduhan bahwa sistem pembuatan gambarnya disalahgunakan untuk menghasilkan ribuan gambar tidak pantas wanita dan anak di bawah umur tanpa izin mereka. Penyidikan ini berfokus pada apakah alat platform tersebut digunakan dengan cara yang melanggar persetujuan pengguna dan perlindungan privasi. Kasus ini menarik perhatian terhadap kekhawatiran yang semakin meningkat tentang bagaimana teknologi AI yang berkembang pesat diawasi dan diatur. Insiden ini menyoroti pertanyaan yang lebih luas di komunitas teknologi tentang moderasi konten, kerangka persetujuan, dan tanggung jawab perusahaan yang mengembangkan sistem AI generatif. Pengamat industri memantau dengan cermat saat regulator memeriksa persimpangan inovasi AI dan perlindungan konsumen, terutama terkait langkah-langkah pengamanan untuk pembuatan konten sensitif.