Jarang sekali melihat pemula benar-benar menganggap risiko sebagai hal yang serius, tetapi trader yang sudah berpengalaman selama beberapa tahun akan memberi tahu bahwa pengelolaan risiko adalah prioritas utama dalam trading.
Alasannya sangat sederhana, semua orang pernah mengalami kerugian besar yang membuat mereka merasa sakit hati, dan mungkin tidak sekali saja.
Dalam pasar ini, kamu tidak bisa menjamin setiap transaksi akan benar, tanpa stop loss. Jika kamu salah satu kali saja, berapa pun kemenanganmu sebelumnya tidak akan berarti. Jika saldo di chain kembali ke nol, ya sudah nol, tetapi jika kontrak tidak diatur stop loss-nya, itu benar-benar bisa berakibat fatal.
Mengatur stop loss pada dasarnya adalah tentang membangun kebiasaan. Sebagai saran untuk pemula, jika kamu tidak tahu cara mengatur stop loss, cobalah mengaturnya dengan rasio yang sama dengan target take profit-mu, dan biasakan kebiasaan ini. Misalnya, jika harga saat ini $1 dan kamu melakukan posisi long, ingin take profit di $1.2, maka atur stop loss di $0.8. Selama target stop loss sudah diatur, jangan pernah mengubahnya.
Setelah kebiasaan ini terbentuk dan kamu menemukan tingkat keberhasilan yang cukup baik, baru mulai belajar mencari level support dan resistance untuk mengatur stop loss. Misalnya, jika posisi long menembus support, sebaiknya keluar, dan jika posisi short menembus resistance tertinggi sebelumnya, sebaiknya keluar. Kemudian secara bertahap tingkatkan rasio profit dan loss dari setiap transaksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
1 Suka
Hadiah
1
2
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
KiwiiNews
· 8jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
KiwiiNews
· 8jam yang lalu
Duduklah dengan nyaman dan pegang dengan baik, kita akan segera lepas landas 🛫
#2026币圈Flag
Bicarakan topik “Bagaimana Mengatur Stop Loss”
Jarang sekali melihat pemula benar-benar menganggap risiko sebagai hal yang serius, tetapi trader yang sudah berpengalaman selama beberapa tahun akan memberi tahu bahwa pengelolaan risiko adalah prioritas utama dalam trading.
Alasannya sangat sederhana, semua orang pernah mengalami kerugian besar yang membuat mereka merasa sakit hati, dan mungkin tidak sekali saja.
Dalam pasar ini, kamu tidak bisa menjamin setiap transaksi akan benar, tanpa stop loss. Jika kamu salah satu kali saja, berapa pun kemenanganmu sebelumnya tidak akan berarti. Jika saldo di chain kembali ke nol, ya sudah nol, tetapi jika kontrak tidak diatur stop loss-nya, itu benar-benar bisa berakibat fatal.
Mengatur stop loss pada dasarnya adalah tentang membangun kebiasaan. Sebagai saran untuk pemula, jika kamu tidak tahu cara mengatur stop loss, cobalah mengaturnya dengan rasio yang sama dengan target take profit-mu, dan biasakan kebiasaan ini. Misalnya, jika harga saat ini $1 dan kamu melakukan posisi long, ingin take profit di $1.2, maka atur stop loss di $0.8. Selama target stop loss sudah diatur, jangan pernah mengubahnya.
Setelah kebiasaan ini terbentuk dan kamu menemukan tingkat keberhasilan yang cukup baik, baru mulai belajar mencari level support dan resistance untuk mengatur stop loss. Misalnya, jika posisi long menembus support, sebaiknya keluar, dan jika posisi short menembus resistance tertinggi sebelumnya, sebaiknya keluar. Kemudian secara bertahap tingkatkan rasio profit dan loss dari setiap transaksi.