Ada fenomena menarik belakangan ini—meskipun jumlah total instance cloud computing sedang menyusut, permintaan untuk chip AI justru semakin meningkat.
Berdasarkan data terbaru, pasar cloud computing secara keseluruhan pada bulan Desember mengalami penurunan sebesar 2% secara bulanan, tetapi tumbuh 10% secara tahunan. Sekilas terlihat cukup stabil, tetapi jika dilihat lebih detail, perbedaan tren sangat mencolok.
AWS masih menunjukkan pertumbuhan yang stabil, naik 3% secara bulanan. Google Cloud meskipun sedikit lebih lambat, juga mengalami kenaikan 1% secara bulanan. Namun, Microsoft Azure agak kurang beruntung, mengalami penurunan 6% secara bulanan. Menariknya, Alibaba Cloud melonjak 30% secara tahunan, meskipun baru-baru ini mengalami sedikit koreksi secara bulanan.
Vendor cloud secara bertahap menggantikan instance lama, sehingga permintaan server tradisional sedikit menurun. Instance prosesor komputasi turun 2% secara bulanan, tetapi ini bukan masalah—secara tahunan tetap tumbuh 11%, menunjukkan ketahanan keseluruhan masih terjaga.
Sorotan utama adalah instance generasi baru Intel Granite Rapids. Meskipun total instance Intel secara keseluruhan turun sedikit 3% secara bulanan, platform baru Granite Rapids justru melonjak 12%, kini sudah mencapai 1933 instance. Ini menunjukkan tingkat penerimaan arsitektur generasi baru sangat tinggi.
Analis dari lembaga tertentu berpendapat bahwa dari sudut pandang momentum instance jangka pendek, tren ini justru lebih menguntungkan bagi Intel. Permintaan server AI yang terus kuat sedang mendorong pesanan dari seluruh produsen chip. Di balik ini sebenarnya mencerminkan sebuah tren: vendor cloud mempercepat pembaruan infrastruktur mereka untuk menyesuaikan dengan kebutuhan era AI.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ada fenomena menarik belakangan ini—meskipun jumlah total instance cloud computing sedang menyusut, permintaan untuk chip AI justru semakin meningkat.
Berdasarkan data terbaru, pasar cloud computing secara keseluruhan pada bulan Desember mengalami penurunan sebesar 2% secara bulanan, tetapi tumbuh 10% secara tahunan. Sekilas terlihat cukup stabil, tetapi jika dilihat lebih detail, perbedaan tren sangat mencolok.
AWS masih menunjukkan pertumbuhan yang stabil, naik 3% secara bulanan. Google Cloud meskipun sedikit lebih lambat, juga mengalami kenaikan 1% secara bulanan. Namun, Microsoft Azure agak kurang beruntung, mengalami penurunan 6% secara bulanan. Menariknya, Alibaba Cloud melonjak 30% secara tahunan, meskipun baru-baru ini mengalami sedikit koreksi secara bulanan.
Vendor cloud secara bertahap menggantikan instance lama, sehingga permintaan server tradisional sedikit menurun. Instance prosesor komputasi turun 2% secara bulanan, tetapi ini bukan masalah—secara tahunan tetap tumbuh 11%, menunjukkan ketahanan keseluruhan masih terjaga.
Sorotan utama adalah instance generasi baru Intel Granite Rapids. Meskipun total instance Intel secara keseluruhan turun sedikit 3% secara bulanan, platform baru Granite Rapids justru melonjak 12%, kini sudah mencapai 1933 instance. Ini menunjukkan tingkat penerimaan arsitektur generasi baru sangat tinggi.
Analis dari lembaga tertentu berpendapat bahwa dari sudut pandang momentum instance jangka pendek, tren ini justru lebih menguntungkan bagi Intel. Permintaan server AI yang terus kuat sedang mendorong pesanan dari seluruh produsen chip. Di balik ini sebenarnya mencerminkan sebuah tren: vendor cloud mempercepat pembaruan infrastruktur mereka untuk menyesuaikan dengan kebutuhan era AI.