Aset tokenisasi dipandang sebagai hal yang sangat menjanjikan, namun selalu terjebak dalam rawa konsep. Mengapa demikian? Pada akhirnya, masih belum menyelesaikan tiga masalah nyata: bagaimana memastikan hak atas aset offline, bagaimana melindungi dana investor, dan bagaimana melakukan penetrasi regulasi. Proyek Dusk telah mengamankan aset senilai 3 miliar dolar AS di blockchain, dan telah mengembangkan solusi yang dapat diterapkan—menggabungkan teknologi, kepatuhan, dan custodial secara bersamaan.
Mari bahas terlebih dahulu tentang kepastian hak. Masalah dari metode tradisional sangat jelas, token di blockchain dan aset nyata offline sama sekali tidak cocok, risiko seperti "menggandakan aset" dan "menggunakan kosong tangan untuk mendapatkan keuntungan" bisa sewaktu-waktu meledak. Pendekatan Dusk adalah bekerja sama dengan lembaga custodial pihak ketiga yang terakreditasi oleh Uni Eropa, di mana bukti kepemilikan aset offline disimpan dalam vault yang sesuai dengan regulasi, sementara token di blockchain hanyalah bukti transaksi. Lebih cerdas lagi, mereka menggunakan smart contract untuk mengotomatisasi proses ini—setiap token yang diterbitkan langsung memastikan hak kepemilikan, dan setiap token mewakili bagian tertentu dari aset offline. Lembaga custodial akan terus memperbarui penilaian aset dan data pendapatan, dan melalui Chainlink oracle, data tersebut akan diupdate secara real-time ke blockchain.
Lihat saja kasus tokenisasi properti di bursa NPEX, akan langsung memahami. Token yang dibeli investor langsung mewakili bagian kepemilikan dari sebuah gedung komersial di Amsterdam, dan pendapatan sewa bulanan secara otomatis didistribusikan oleh smart contract. Dengan demikian, keraguan tentang keaslian aset benar-benar hilang.
Keamanan dana adalah tantangan lain yang tidak bisa diabaikan. Sistem ini mampu menjamin dana pokok investor tidak diselewengkan oleh pihak proyek, karena lembaga custodial sebagai pihak ketiga yang independen mengendalikan seluruh proses, dan setiap aliran dana di blockchain dapat dilacak dengan jelas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Aset tokenisasi dipandang sebagai hal yang sangat menjanjikan, namun selalu terjebak dalam rawa konsep. Mengapa demikian? Pada akhirnya, masih belum menyelesaikan tiga masalah nyata: bagaimana memastikan hak atas aset offline, bagaimana melindungi dana investor, dan bagaimana melakukan penetrasi regulasi. Proyek Dusk telah mengamankan aset senilai 3 miliar dolar AS di blockchain, dan telah mengembangkan solusi yang dapat diterapkan—menggabungkan teknologi, kepatuhan, dan custodial secara bersamaan.
Mari bahas terlebih dahulu tentang kepastian hak. Masalah dari metode tradisional sangat jelas, token di blockchain dan aset nyata offline sama sekali tidak cocok, risiko seperti "menggandakan aset" dan "menggunakan kosong tangan untuk mendapatkan keuntungan" bisa sewaktu-waktu meledak. Pendekatan Dusk adalah bekerja sama dengan lembaga custodial pihak ketiga yang terakreditasi oleh Uni Eropa, di mana bukti kepemilikan aset offline disimpan dalam vault yang sesuai dengan regulasi, sementara token di blockchain hanyalah bukti transaksi. Lebih cerdas lagi, mereka menggunakan smart contract untuk mengotomatisasi proses ini—setiap token yang diterbitkan langsung memastikan hak kepemilikan, dan setiap token mewakili bagian tertentu dari aset offline. Lembaga custodial akan terus memperbarui penilaian aset dan data pendapatan, dan melalui Chainlink oracle, data tersebut akan diupdate secara real-time ke blockchain.
Lihat saja kasus tokenisasi properti di bursa NPEX, akan langsung memahami. Token yang dibeli investor langsung mewakili bagian kepemilikan dari sebuah gedung komersial di Amsterdam, dan pendapatan sewa bulanan secara otomatis didistribusikan oleh smart contract. Dengan demikian, keraguan tentang keaslian aset benar-benar hilang.
Keamanan dana adalah tantangan lain yang tidak bisa diabaikan. Sistem ini mampu menjamin dana pokok investor tidak diselewengkan oleh pihak proyek, karena lembaga custodial sebagai pihak ketiga yang independen mengendalikan seluruh proses, dan setiap aliran dana di blockchain dapat dilacak dengan jelas.