Di balik angka-angka tersebut terdapat realitas keras dari pasar yang penuh darah. Menurut statistik dari CoinGecko, hingga akhir 2025, lebih dari separuh proyek mata uang kripto di seluruh dunia telah dinyatakan gagal (53,2%). Tahun paling gila adalah tahun 2025—1156 juta proyek gagal muncul, setara dengan 86,3% dari total kematian dalam lima tahun terakhir. Di antaranya, 7,7 juta token mengalami keruntuhan kolektif di Q4 tahun lalu, dari mana "reaksi berantai likuidasi" yang dimulai pada 10 Oktober memicu kejatuhan pasar secara besar-besaran.
Ini bukan sekadar statistik angka yang dingin. Ketika gelombang spekulasi mereda, mereka yang tidak berpakaian semua muncul ke permukaan. Pasar sedang memeras gelembung, industri sedang melakukan pengurangan—mengeliminasi token yang hanya tampak luar saja, menyisakan yang benar-benar memiliki kekuatan hidup. Nilai sejati tidak pernah berasal dari tumpukan jumlah proyek, melainkan dari aplikasi teknologi nyata dan ekosistem yang berkelanjutan.
Masa tergelap tahun 2025 telah berlalu. Melihat ke depan, proyek yang mampu bertahan harus memenuhi tiga syarat: aplikasi nyata, fondasi teknologi yang kuat, dan mekanisme tata kelola yang transparan. Para investor juga harus belajar dari pengalaman—menjauh dari konsep kosong dan memusatkan perhatian pada nilai jangka panjang. Setiap musim dingin tampak kejam, tetapi pada dasarnya adalah proses pemurnian dan kelahiran kembali. Yang tersapu hanyalah gelembung ilusi, sedangkan yang tertinggal adalah fondasi dari seluruh industri.
Pada tahun 2026, kita bersama menunggu fajar industri ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#Strategy加仓BTC 1156 juta proyek dalam satu tahun menjadi nol—Gelombang Likuidasi di Pasar Kripto
$ETH
Di balik angka-angka tersebut terdapat realitas keras dari pasar yang penuh darah. Menurut statistik dari CoinGecko, hingga akhir 2025, lebih dari separuh proyek mata uang kripto di seluruh dunia telah dinyatakan gagal (53,2%). Tahun paling gila adalah tahun 2025—1156 juta proyek gagal muncul, setara dengan 86,3% dari total kematian dalam lima tahun terakhir. Di antaranya, 7,7 juta token mengalami keruntuhan kolektif di Q4 tahun lalu, dari mana "reaksi berantai likuidasi" yang dimulai pada 10 Oktober memicu kejatuhan pasar secara besar-besaran.
$BNB
Ini bukan sekadar statistik angka yang dingin. Ketika gelombang spekulasi mereda, mereka yang tidak berpakaian semua muncul ke permukaan. Pasar sedang memeras gelembung, industri sedang melakukan pengurangan—mengeliminasi token yang hanya tampak luar saja, menyisakan yang benar-benar memiliki kekuatan hidup. Nilai sejati tidak pernah berasal dari tumpukan jumlah proyek, melainkan dari aplikasi teknologi nyata dan ekosistem yang berkelanjutan.
Masa tergelap tahun 2025 telah berlalu. Melihat ke depan, proyek yang mampu bertahan harus memenuhi tiga syarat: aplikasi nyata, fondasi teknologi yang kuat, dan mekanisme tata kelola yang transparan. Para investor juga harus belajar dari pengalaman—menjauh dari konsep kosong dan memusatkan perhatian pada nilai jangka panjang. Setiap musim dingin tampak kejam, tetapi pada dasarnya adalah proses pemurnian dan kelahiran kembali. Yang tersapu hanyalah gelembung ilusi, sedangkan yang tertinggal adalah fondasi dari seluruh industri.
Pada tahun 2026, kita bersama menunggu fajar industri ini.