Pada hari ini (14 Januari), pasar Amerika akan menyambut tiga peristiwa ekonomi besar yang akan bertabrakan, dan pengumuman data ini berpotensi menimbulkan reaksi berantai.
Pertama adalah putusan Mahkamah Agung mengenai kasus tarif Trump. Inti dari sengketa dalam kasus ini adalah apakah pemerintahan Trump dapat menggunakan 《International Emergency Economic Powers Act》 sebagai dasar untuk mengenakan "tarif seimbang" kepada semua mitra dagang. Angka sangat penting — tarif yang sudah dikenakan melebihi 130 miliar dolar AS, dan jika kalah, pemerintah AS mungkin harus mengembalikan ratusan miliar dolar. Berdasarkan data pasar taruhan, peluang kemenangan pemerintahan Trump hanya sekitar 28%-32%, yang mencerminkan keraguan pasar terhadap posisi hukum pemerintah. Bahkan jika kalah, Gedung Putih sudah menyatakan akan mencapai tujuan serupa melalui jalur hukum lain (misalnya, melalui ketentuan tertentu untuk industri tertentu).
Selanjutnya adalah data penjualan ritel bulan November yang akan diumumkan pukul 21:30 waktu Beijing. Nilai sebelumnya adalah 0,0%, dan pasar memperkirakan akan mencapai pertumbuhan positif sebesar 0,4%. Indikator ini sangat penting karena secara langsung mencerminkan aktivitas pengeluaran konsumen Amerika, dan kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi AS merupakan bagian terbesar.
PPI (Indeks Harga Produsen) juga akan dirilis pada waktu yang sama, yang merupakan gambaran langsung dari tekanan inflasi. Ketiga peristiwa ini bersamaan cukup untuk mengguncang suasana pasar, dan kinerja aset kripto akan sangat bergantung pada interpretasi risiko terhadap data-data ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pada hari ini (14 Januari), pasar Amerika akan menyambut tiga peristiwa ekonomi besar yang akan bertabrakan, dan pengumuman data ini berpotensi menimbulkan reaksi berantai.
Pertama adalah putusan Mahkamah Agung mengenai kasus tarif Trump. Inti dari sengketa dalam kasus ini adalah apakah pemerintahan Trump dapat menggunakan 《International Emergency Economic Powers Act》 sebagai dasar untuk mengenakan "tarif seimbang" kepada semua mitra dagang. Angka sangat penting — tarif yang sudah dikenakan melebihi 130 miliar dolar AS, dan jika kalah, pemerintah AS mungkin harus mengembalikan ratusan miliar dolar. Berdasarkan data pasar taruhan, peluang kemenangan pemerintahan Trump hanya sekitar 28%-32%, yang mencerminkan keraguan pasar terhadap posisi hukum pemerintah. Bahkan jika kalah, Gedung Putih sudah menyatakan akan mencapai tujuan serupa melalui jalur hukum lain (misalnya, melalui ketentuan tertentu untuk industri tertentu).
Selanjutnya adalah data penjualan ritel bulan November yang akan diumumkan pukul 21:30 waktu Beijing. Nilai sebelumnya adalah 0,0%, dan pasar memperkirakan akan mencapai pertumbuhan positif sebesar 0,4%. Indikator ini sangat penting karena secara langsung mencerminkan aktivitas pengeluaran konsumen Amerika, dan kontribusi konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi AS merupakan bagian terbesar.
PPI (Indeks Harga Produsen) juga akan dirilis pada waktu yang sama, yang merupakan gambaran langsung dari tekanan inflasi. Ketiga peristiwa ini bersamaan cukup untuk mengguncang suasana pasar, dan kinerja aset kripto akan sangat bergantung pada interpretasi risiko terhadap data-data ini.