Amerika Serikat sedang berada di titik balik sejarah dalam regulasi kripto. RUU yang sangat diperhatikan, 《CLARITY法案》, telah dikonfirmasi akan memasuki tahap pembahasan di Komite Pertanian Senat pada 27 Januari, yang merupakan penundaan selama 12 hari dari jadwal semula pada 15 Januari. Ini bukan sekadar penyesuaian jadwal, melainkan langkah penting dalam pergeseran dari “penegakan hukum terlebih dahulu” ke “kejelasan aturan”. Naskah revisi RUU akan diumumkan pada 21 Januari, memberi waktu evaluasi hanya 6 hari bagi para legislator. Jadwal yang ketat ini mencerminkan konsensus bipartisan dalam mendorong kerangka regulasi kripto, sekaligus menunjukkan betapa sengitnya permainan kekuasaan di baliknya.
Logika di Balik Penundaan
Ketua Komite Pertanian Senat John Boozman secara tegas menyatakan bahwa penyesuaian jadwal dilakukan untuk memberikan “ruang diskusi yang lebih memadai”. Namun, di balik pernyataan ini tersirat makna yang lebih dalam: pembahasan awal pada 15 Januari melibatkan perbedaan pendapat dan masalah detail teknis yang membutuhkan waktu lebih untuk diselesaikan.
Berdasarkan informasi terkait, perbedaan pendapat ini terutama berfokus pada tiga isu inti:
Ruang lingkup pengecualian regulasi DeFi
Standarisasi aturan penghasilan stablecoin
Definisi aplikasi blockchain di sektor pertanian
Ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan melibatkan permainan politik antar kelompok kepentingan yang berbeda. Dalam negosiasi bipartisan, partisipasi berkelanjutan dari anggota Demokrat seperti Cory Booker menunjukkan bahwa RUU ini berusaha mencari konsensus bipartisan. Senator Tim Scott mengonfirmasi bahwa versi revisi telah mengadopsi hasil negosiasi selama berbulan-bulan dengan Partai Demokrat, yang berarti versi terbaru adalah hasil kompromi dari berbagai pihak.
Kerangka Inti RUU: Dari Kekacauan Menuju Kejelasan
Inti dari 《CLARITY法案》 adalah membangun “konstitusi” regulasi pasar kripto di Amerika Serikat. Dibandingkan dengan model penegakan hukum yang berlangsung lama, RUU ini menawarkan pembagian kekuasaan yang jelas:
Dimensi Regulasi
Isi Spesifik
Pembagian Kekuasaan
SEC bertanggung jawab atas aset sekuritas, CFTC atas komoditas digital
Klasifikasi Token
Menetapkan standar klasifikasi Token sebagai “bukan sekuritas/komoditas”
Penanganan DeFi
Proyek DeFi yang sepenuhnya terdesentralisasi mendapatkan sebagian pengecualian
Aturan Stablecoin
Standarisasi aturan penghasilan, larangan token yang tidak aktif membayar hasil
Jalur Pembiayaan
Pembiayaan awal diawasi SEC, setelah desentralisasi penuh beralih ke CFTC
Nilai utama kerangka ini adalah mengurangi biaya kepatuhan dan mengaktifkan dana institusional. Setelah aturan ini jelas, modal tradisional yang memerlukan kepatuhan ketat—termasuk dana pensiun, perusahaan asuransi, dan manajemen aset—memiliki dasar hukum untuk masuk pasar.
Divergensi Suara di Pasar
Terkait prospek RUU, terdapat perbedaan pendapat yang mencolok di industri:
Ekspektasi pendukung: Berdasarkan informasi, pasar memperkirakan peluang RUU disahkan mencapai 80%. Data on-chain juga menunjukkan adanya alokasi awal dari “uang pintar”—cadangan ETH di bursa menurun 12% baru-baru ini, sementara aliran masuk bersih kontrak staking melonjak, menunjukkan institusi mulai mundur dari platform risiko dan beralih ke aset yang sesuai regulasi.
Suara skeptis: Pendiri Cardano Charles Hoskinson meragukan RUU akan disahkan pada kuartal pertama 2026, dan mengkritik kebijakan kripto AS saat ini yang lebih menguntungkan lembaga keuangan besar daripada investor ritel. Ia berpendapat, jika RUU gagal disahkan tepat waktu, kepala urusan kripto pemerintah, David Sacks, harus mengundurkan diri.
Perbedaan ini secara esensial mencerminkan perbedaan pemahaman peserta terhadap siklus politik. Siklus pemilihan umum AS 2026 akan segera dimulai, dan perbedaan antara versi DPR dan Senat kemungkinan memperpanjang proses negosiasi, yang menjadi alasan utama Hoskinson dan lainnya meragukan kelancaran proses.
Proses Legislatif: Masih Jauh dari Final
Perlu ditegaskan bahwa sidang Komite Pertanian Senat pada 27 Januari hanyalah tahap tengah. Jalur legislatif lengkap adalah:
27 Januari: Sidang dan voting di Komite Pertanian Senat
Selanjutnya: Pengajuan ke sidang penuh Senat untuk pemungutan suara
Setelah itu: Sidang dan voting di DPR
Akhirnya: Penandatanganan oleh Presiden agar menjadi undang-undang
Pengesahan di Senat tidak otomatis menyelesaikan proses legislasi. Versi DPR mungkin berbeda dari versi Senat, sehingga perlu negosiasi lebih lanjut. Proses ini biasanya memakan waktu berbulan-bulan bahkan lebih lama.
Kesimpulan
Sidang dengar pendapat 《CLARITY法案》 pada 27 Januari adalah salah satu titik kunci paling penting dalam industri kripto global tahun 2026. RUU ini mewakili pergeseran paradigma dari “penegakan hukum terlebih dahulu” ke “kejelasan aturan”, yang akan secara langsung menentukan struktur pasar kripto AS, jalur partisipasi dana institusional, dan posisi kompetitif AS dalam ekonomi digital global.
Namun, perlu diingat bahwa pengesahan di Senat hanyalah langkah awal. Sikap DPR selanjutnya, pengaruh siklus politik, dan harmonisasi berbagai versi akan mempengaruhi waktu finalnya. Sikap hati-hati pasar saat ini—dengan adanya institusi yang mulai berinvestasi lebih awal dan suara yang meragukan prospek pengesahan—justru mencerminkan ketidakpastian ini. Yang penting, arah kerangka regulasi sendiri sudah jelas, dan ini merupakan kabar baik jangka panjang bagi seluruh industri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
CLARITY法案冲刺最后一公里:1月27日参议院听证会决定美国加密市场未来
Amerika Serikat sedang berada di titik balik sejarah dalam regulasi kripto. RUU yang sangat diperhatikan, 《CLARITY法案》, telah dikonfirmasi akan memasuki tahap pembahasan di Komite Pertanian Senat pada 27 Januari, yang merupakan penundaan selama 12 hari dari jadwal semula pada 15 Januari. Ini bukan sekadar penyesuaian jadwal, melainkan langkah penting dalam pergeseran dari “penegakan hukum terlebih dahulu” ke “kejelasan aturan”. Naskah revisi RUU akan diumumkan pada 21 Januari, memberi waktu evaluasi hanya 6 hari bagi para legislator. Jadwal yang ketat ini mencerminkan konsensus bipartisan dalam mendorong kerangka regulasi kripto, sekaligus menunjukkan betapa sengitnya permainan kekuasaan di baliknya.
Logika di Balik Penundaan
Ketua Komite Pertanian Senat John Boozman secara tegas menyatakan bahwa penyesuaian jadwal dilakukan untuk memberikan “ruang diskusi yang lebih memadai”. Namun, di balik pernyataan ini tersirat makna yang lebih dalam: pembahasan awal pada 15 Januari melibatkan perbedaan pendapat dan masalah detail teknis yang membutuhkan waktu lebih untuk diselesaikan.
Berdasarkan informasi terkait, perbedaan pendapat ini terutama berfokus pada tiga isu inti:
Ini bukan sekadar masalah teknis, melainkan melibatkan permainan politik antar kelompok kepentingan yang berbeda. Dalam negosiasi bipartisan, partisipasi berkelanjutan dari anggota Demokrat seperti Cory Booker menunjukkan bahwa RUU ini berusaha mencari konsensus bipartisan. Senator Tim Scott mengonfirmasi bahwa versi revisi telah mengadopsi hasil negosiasi selama berbulan-bulan dengan Partai Demokrat, yang berarti versi terbaru adalah hasil kompromi dari berbagai pihak.
Kerangka Inti RUU: Dari Kekacauan Menuju Kejelasan
Inti dari 《CLARITY法案》 adalah membangun “konstitusi” regulasi pasar kripto di Amerika Serikat. Dibandingkan dengan model penegakan hukum yang berlangsung lama, RUU ini menawarkan pembagian kekuasaan yang jelas:
Nilai utama kerangka ini adalah mengurangi biaya kepatuhan dan mengaktifkan dana institusional. Setelah aturan ini jelas, modal tradisional yang memerlukan kepatuhan ketat—termasuk dana pensiun, perusahaan asuransi, dan manajemen aset—memiliki dasar hukum untuk masuk pasar.
Divergensi Suara di Pasar
Terkait prospek RUU, terdapat perbedaan pendapat yang mencolok di industri:
Ekspektasi pendukung: Berdasarkan informasi, pasar memperkirakan peluang RUU disahkan mencapai 80%. Data on-chain juga menunjukkan adanya alokasi awal dari “uang pintar”—cadangan ETH di bursa menurun 12% baru-baru ini, sementara aliran masuk bersih kontrak staking melonjak, menunjukkan institusi mulai mundur dari platform risiko dan beralih ke aset yang sesuai regulasi.
Suara skeptis: Pendiri Cardano Charles Hoskinson meragukan RUU akan disahkan pada kuartal pertama 2026, dan mengkritik kebijakan kripto AS saat ini yang lebih menguntungkan lembaga keuangan besar daripada investor ritel. Ia berpendapat, jika RUU gagal disahkan tepat waktu, kepala urusan kripto pemerintah, David Sacks, harus mengundurkan diri.
Perbedaan ini secara esensial mencerminkan perbedaan pemahaman peserta terhadap siklus politik. Siklus pemilihan umum AS 2026 akan segera dimulai, dan perbedaan antara versi DPR dan Senat kemungkinan memperpanjang proses negosiasi, yang menjadi alasan utama Hoskinson dan lainnya meragukan kelancaran proses.
Proses Legislatif: Masih Jauh dari Final
Perlu ditegaskan bahwa sidang Komite Pertanian Senat pada 27 Januari hanyalah tahap tengah. Jalur legislatif lengkap adalah:
Pengesahan di Senat tidak otomatis menyelesaikan proses legislasi. Versi DPR mungkin berbeda dari versi Senat, sehingga perlu negosiasi lebih lanjut. Proses ini biasanya memakan waktu berbulan-bulan bahkan lebih lama.
Kesimpulan
Sidang dengar pendapat 《CLARITY法案》 pada 27 Januari adalah salah satu titik kunci paling penting dalam industri kripto global tahun 2026. RUU ini mewakili pergeseran paradigma dari “penegakan hukum terlebih dahulu” ke “kejelasan aturan”, yang akan secara langsung menentukan struktur pasar kripto AS, jalur partisipasi dana institusional, dan posisi kompetitif AS dalam ekonomi digital global.
Namun, perlu diingat bahwa pengesahan di Senat hanyalah langkah awal. Sikap DPR selanjutnya, pengaruh siklus politik, dan harmonisasi berbagai versi akan mempengaruhi waktu finalnya. Sikap hati-hati pasar saat ini—dengan adanya institusi yang mulai berinvestasi lebih awal dan suara yang meragukan prospek pengesahan—justru mencerminkan ketidakpastian ini. Yang penting, arah kerangka regulasi sendiri sudah jelas, dan ini merupakan kabar baik jangka panjang bagi seluruh industri.