Secara psikologis, jika kamu merasa tiba-tiba merasa jengkel saat mendengar seseorang berbicara, dipenuhi dengan kemarahan yang tidak dapat dijelaskan, dan saat berinteraksi dengannya, selalu muncul perasaan marah dan tidak suka yang sulit dijelaskan.
Ini bukan karena kamu temperamen buruk, ini adalah reaksi stres pasca trauma. Kamu tidak boleh memikirkannya, tidak boleh melihatnya, bahkan tidak boleh mendengar suaranya, dan tidak boleh berbicara dengannya, jika tidak, detak jantungmu akan meningkat, tekanan darah naik, suasana hati berfluktuasi, dan sulit tidur.
Jika kamu bertemu orang seperti ini, jangan meragukan dirimu sendiri, dan tidak perlu memaksa diri untuk menyesuaikan diri, karena ini adalah rasa jijik secara fisiologis, dan satu-satunya cara adalah menjauh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa kamu memiliki reaksi fisiologis yang aneh?
Secara psikologis, jika kamu merasa tiba-tiba merasa jengkel saat mendengar seseorang berbicara, dipenuhi dengan kemarahan yang tidak dapat dijelaskan, dan saat berinteraksi dengannya, selalu muncul perasaan marah dan tidak suka yang sulit dijelaskan.
Ini bukan karena kamu temperamen buruk, ini adalah reaksi stres pasca trauma. Kamu tidak boleh memikirkannya, tidak boleh melihatnya, bahkan tidak boleh mendengar suaranya, dan tidak boleh berbicara dengannya, jika tidak, detak jantungmu akan meningkat, tekanan darah naik, suasana hati berfluktuasi, dan sulit tidur.
Jika kamu bertemu orang seperti ini, jangan meragukan dirimu sendiri, dan tidak perlu memaksa diri untuk menyesuaikan diri, karena ini adalah rasa jijik secara fisiologis, dan satu-satunya cara adalah menjauh.