Ada paradoks mencolok yang sedang terungkap. Di negara-negara di mana rezim otoriter memperketat kontrol informasi, warga beralih ke jaringan terdesentralisasi dan konektivitas satelit untuk merebut kembali suara mereka. Starlink dan X telah menjadi garis hidup—menembus sensor pemerintah, mengembalikan akses saat jaringan mati, memastikan kebenaran sampai kepada mereka yang paling membutuhkannya.
Namun inilah ironi: di tempat-tempat yang mengklaim mendukung kebebasan, alat yang sama menghadapi pengawasan dan pembatasan yang semakin meningkat. Kontras ini tidak bisa diabaikan. Sementara orang mempertaruhkan segalanya demi hak dasar seperti kebebasan berbicara dan koneksi tanpa batas, yang lain menganggap kebebasan ini sebagai hal yang sudah seharusnya dan secara aktif bekerja untuk membatasi mereka.
Ini menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman tentang siapa yang benar-benar mendapatkan manfaat dari jaringan terbuka dan solusi terdesentralisasi. Teknologi sudah ada. Infrastruktur sudah tersedia. Pertarungan sebenarnya bukanlah secara teknis—melainkan secara ideologis. Prinsip Web3 tentang transparansi dan perlawanan terhadap sensor menjadi bukan hanya fitur, tetapi garis hidup bagi jutaan orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
HashRateHustler
· 13jam yang lalu
Sungguh ironis, negara yang mengklaim kebebasan justru lebih takut terhadap jaringan terbuka...
Tunggu, bukankah ini contoh klasik dari double standard?
Starlink menyelamatkan nyawa, tapi tetap disensor, sungguh tidak masuk akal
Sistem sensor adalah seperti menutup telinga dan mencuri lonceng, web3 pasti akan menang pada akhirnya
Memang benar, ideal dan kenyataan selalu bertentangan
Ini adalah perjuangan sejati untuk kebebasan, teknologi hanyalah alat
Segala hal yang ditakuti oleh kekuasaan sebenarnya adalah hal yang baik
Lihat AsliBalas0
RektDetective
· 23jam yang lalu
Beberapa orang di tempat tertentu mempertaruhkan nyawa demi kebebasan berbicara, sementara di tempat lain justru berusaha membatasi... Apakah ini ironi?
Web3 bukan sekadar trading koin, ini adalah makna sejatinya, kan?
Negara yang seharusnya bebas malah melakukan sensor, logika seperti apa yang bisa dipahami?
Starlink menyelamatkan banyak orang dari kehilangan akses informasi... sementara beberapa tempat yang "bebas" justru melindunginya, tertawa.
Teknologi bukan masalah, masalahnya adalah hati manusia... benar sekali.
Sensor sejati bukan di negara otoriter, melainkan di tempat yang mengaku demokratis.
Itulah mengapa kita membutuhkan web3, bukan untuk menghasilkan uang, tetapi untuk hidup dengan martabat.
Konflik sudah mencapai puncaknya, negara bebas berubah menjadi sensor, negara otoriter justru bangkit kembali melalui desentralisasi...
Lihat AsliBalas0
StopLossMaster
· 01-14 03:55
Jujur saja, negara bebas malah memberlakukan pembatasan, logika ini benar-benar gila
---
Ada yang berjuang mati-matian untuk melarikan diri demi kebebasan, ada yang sudah bebas malah secara aktif menguncinya, bikin pusing
---
Jadi, inti dari web3 sebenarnya adalah perebutan kekuasaan, teknologi hanyalah alat
---
Starlink menyelamatkan nyawa, tapi malah diperalat sebagai alat politik oleh negara bebas... lucu atau tidak
---
Orang yang benar-benar membutuhkan kebebasan malah tidak mendapatkannya, inilah kenyataan
---
Perang ideologi selalu lebih kejam daripada teknologi, tidak ada pengecualian
---
Di satu sisi, mereka sangat membutuhkan kebebasan informasi, di sisi lain mereka tidak ragu melarangnya, manusia benar-benar suka bermain
---
Desentralisasi hanyalah mengganti pemilik, jangan terlalu naif
Lihat AsliBalas0
RetroHodler91
· 01-14 03:53
Sangat ironis, negara yang mengklaim kebebasan justru melakukan sensor, sementara rakyat negara otoriter menggunakan satelit untuk melarikan diri
Lihat AsliBalas0
SocialFiQueen
· 01-14 03:47
Negara bebas justru lebih ketat mengatur, sangat ironis
---
Benar, semakin bebas suatu tempat semakin harus waspada terhadap penggunaan alat kebebasan lol
---
Jadi, siapa yang peduli dengan kebenaran? Bagaimanapun juga, Bitcoin dan jaringan satelit selalu ada
---
Itulah mengapa saya yakin dengan web3, hal-hal yang terpusat akhirnya akan kehilangan kekuatannya
---
Menariknya, negara-negara bebas sebenarnya tidak takut pada teknologi
---
Senjata dan kode, pada akhirnya tetap soal ideologi
---
Starlink benar-benar menjadi alat perlawanan, apakah pemerintah tidak panik? Haha
---
Negara yang liberal melarang alat decentralized? Memang memalukan
---
web3 bukan sekadar konsep, saat ini menjadi alat bertahan hidup
---
Ngomong-ngomong, siapa yang benar-benar menguasai aliran informasi, dia menguasai segalanya
Lihat AsliBalas0
GateUser-44a00d6c
· 01-14 03:42
Sindiran kebebasan ada di sini, ada yang berjuang keras untuk mendapatkan hak suara, sementara yang lain membatasinya
Ada paradoks mencolok yang sedang terungkap. Di negara-negara di mana rezim otoriter memperketat kontrol informasi, warga beralih ke jaringan terdesentralisasi dan konektivitas satelit untuk merebut kembali suara mereka. Starlink dan X telah menjadi garis hidup—menembus sensor pemerintah, mengembalikan akses saat jaringan mati, memastikan kebenaran sampai kepada mereka yang paling membutuhkannya.
Namun inilah ironi: di tempat-tempat yang mengklaim mendukung kebebasan, alat yang sama menghadapi pengawasan dan pembatasan yang semakin meningkat. Kontras ini tidak bisa diabaikan. Sementara orang mempertaruhkan segalanya demi hak dasar seperti kebebasan berbicara dan koneksi tanpa batas, yang lain menganggap kebebasan ini sebagai hal yang sudah seharusnya dan secara aktif bekerja untuk membatasi mereka.
Ini menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman tentang siapa yang benar-benar mendapatkan manfaat dari jaringan terbuka dan solusi terdesentralisasi. Teknologi sudah ada. Infrastruktur sudah tersedia. Pertarungan sebenarnya bukanlah secara teknis—melainkan secara ideologis. Prinsip Web3 tentang transparansi dan perlawanan terhadap sensor menjadi bukan hanya fitur, tetapi garis hidup bagi jutaan orang.