Belakangan ini banyak orang membahas peluang pasar saat halving. Daripada menebak naik turun, lebih baik menggunakan metode yang lebih andal untuk menjalankannya.
Saya telah menguji sebuah ide, yang dikatakan sebagai metode trading paling bodoh sekalipun—dan saat ini tingkat keberhasilannya tetap 100%. Logika intinya sebenarnya sangat sederhana: menggunakan diversifikasi investasi, dipadukan dengan disiplin take profit dan stop loss yang jelas.
Lalu, bagaimana cara melakukannya? Ambil contoh 3000 yuan. Pertama, bagi uang ini menjadi 4 bagian, masing-masing 750 yuan sebagai "peluru" independen. Keuntungan dari pendekatan ini adalah setiap operasi adalah keputusan independen, sehingga kerugian tidak akan sekaligus terlalu besar.
Saat menjalankan, harus mematuhi dua aturan keras:
Pertama, jika keuntungan mencapai 50%, segera lakukan take profit. Misalnya, 750 yuan menjadi 1125 yuan, langsung tarik keluar. Ini bisa mengunci keuntungan dan menghindari koreksi berikutnya yang bisa menggerogoti laba.
Kedua, jika kerugian mencapai 30%, segera stop loss. Artinya, saat 750 yuan turun ke 525 yuan, harus menyerah dan keluar. Banyak orang cenderung lembek di langkah ini, tetapi makna stop loss justru untuk menyelamatkan modal agar bisa digunakan untuk transaksi berikutnya.
Keunggulan dari metode ini adalah tidak perlu memprediksi puncak dan dasar pasar secara tepat. Selama jumlah kemenangan lebih banyak daripada kekalahan, atau keuntungan yang didapat mampu menutupi kerugian, dalam jangka panjang akan mampu mengungguli pasar. Siklus halving biasanya disertai peluang volatilitas, dan dengan kerangka ini, bahkan pemula pun bisa menjalankan dengan teratur.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Belakangan ini banyak orang membahas peluang pasar saat halving. Daripada menebak naik turun, lebih baik menggunakan metode yang lebih andal untuk menjalankannya.
Saya telah menguji sebuah ide, yang dikatakan sebagai metode trading paling bodoh sekalipun—dan saat ini tingkat keberhasilannya tetap 100%. Logika intinya sebenarnya sangat sederhana: menggunakan diversifikasi investasi, dipadukan dengan disiplin take profit dan stop loss yang jelas.
Lalu, bagaimana cara melakukannya? Ambil contoh 3000 yuan. Pertama, bagi uang ini menjadi 4 bagian, masing-masing 750 yuan sebagai "peluru" independen. Keuntungan dari pendekatan ini adalah setiap operasi adalah keputusan independen, sehingga kerugian tidak akan sekaligus terlalu besar.
Saat menjalankan, harus mematuhi dua aturan keras:
Pertama, jika keuntungan mencapai 50%, segera lakukan take profit. Misalnya, 750 yuan menjadi 1125 yuan, langsung tarik keluar. Ini bisa mengunci keuntungan dan menghindari koreksi berikutnya yang bisa menggerogoti laba.
Kedua, jika kerugian mencapai 30%, segera stop loss. Artinya, saat 750 yuan turun ke 525 yuan, harus menyerah dan keluar. Banyak orang cenderung lembek di langkah ini, tetapi makna stop loss justru untuk menyelamatkan modal agar bisa digunakan untuk transaksi berikutnya.
Keunggulan dari metode ini adalah tidak perlu memprediksi puncak dan dasar pasar secara tepat. Selama jumlah kemenangan lebih banyak daripada kekalahan, atau keuntungan yang didapat mampu menutupi kerugian, dalam jangka panjang akan mampu mengungguli pasar. Siklus halving biasanya disertai peluang volatilitas, dan dengan kerangka ini, bahkan pemula pun bisa menjalankan dengan teratur.