Belakangan ini pasar kripto kembali ramai, tapi menurut saya, orang yang benar-benar bisa menghasilkan uang bukanlah mereka yang mengikuti tren.
Tahun lalu saya juga mengalami kerugian—mengikuti tren ALL IN akhirnya terjebak di tengah jalan, menyaksikan nilai USD 20.000 menyusut, rasanya sampai sekarang masih sulit dilupakan. Setelah mengalami beberapa kali pembelajaran pasar, saya akhirnya mengerti satu hal: menghasilkan uang di dunia kripto bukan karena otak yang cepat, tetapi disiplin yang kuat. Sekarang pasar menunjukkan sinyal baru, dana asing mulai mengalir kembali, dan aksi kecil dari lembaga juga semakin banyak. Saya menggunakan metode penempatan bertahap, sehingga bisa dengan tenang menunggu saat harga turun dan tetap menjaga mental saat pasar berfluktuasi.
Di balik sinyal yang tampak ramai, tersembunyi pemikiran nyata dari dana besar. Beberapa hari ini Bitcoin menembus USD 90.000, Ethereum juga melewati USD 3100, volume perdagangan harian meningkat sekitar 30%. Angka-angka ini tidak muncul tanpa alasan.
Tapi ada satu jebakan yang harus diwaspadai—jangan langsung terbakar emosi saat melihat "aliran dana masuk". Paus dan lembaga tidak pernah masuk secara terbuka dan besar-besaran, pola mereka adalah membangun posisi secara diam-diam secara bertahap, semakin kecil gerakannya, semakin besar kemungkinan ada sesuatu yang besar sedang terjadi.
Kembali ke November 2020, saat Bitcoin mendekati rekor tertinggi USD 19.000, para trader besar sudah diam-diam keluar dari pasar, sementara trader ritel malah mengejar harga tinggi secara gila-gilaan. Hasilnya? Pada Hari Thanksgiving, Bitcoin langsung jatuh dari USD 19.000 ke USD 16.490, banyak trader ritel ketakutan dan menjual rugi, sementara paus justru mengambil peluang besar untuk mengakumulasi.
Kisah hari ini tidak lain adalah pengulangan dari masa lalu. Tren sejati bukanlah dilihat dari satu berita atau satu hari pergerakan pasar, tetapi dari aliran dana yang sebenarnya dan aksi nyata dari lembaga.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Belakangan ini pasar kripto kembali ramai, tapi menurut saya, orang yang benar-benar bisa menghasilkan uang bukanlah mereka yang mengikuti tren.
Tahun lalu saya juga mengalami kerugian—mengikuti tren ALL IN akhirnya terjebak di tengah jalan, menyaksikan nilai USD 20.000 menyusut, rasanya sampai sekarang masih sulit dilupakan. Setelah mengalami beberapa kali pembelajaran pasar, saya akhirnya mengerti satu hal: menghasilkan uang di dunia kripto bukan karena otak yang cepat, tetapi disiplin yang kuat. Sekarang pasar menunjukkan sinyal baru, dana asing mulai mengalir kembali, dan aksi kecil dari lembaga juga semakin banyak. Saya menggunakan metode penempatan bertahap, sehingga bisa dengan tenang menunggu saat harga turun dan tetap menjaga mental saat pasar berfluktuasi.
Di balik sinyal yang tampak ramai, tersembunyi pemikiran nyata dari dana besar. Beberapa hari ini Bitcoin menembus USD 90.000, Ethereum juga melewati USD 3100, volume perdagangan harian meningkat sekitar 30%. Angka-angka ini tidak muncul tanpa alasan.
Tapi ada satu jebakan yang harus diwaspadai—jangan langsung terbakar emosi saat melihat "aliran dana masuk". Paus dan lembaga tidak pernah masuk secara terbuka dan besar-besaran, pola mereka adalah membangun posisi secara diam-diam secara bertahap, semakin kecil gerakannya, semakin besar kemungkinan ada sesuatu yang besar sedang terjadi.
Kembali ke November 2020, saat Bitcoin mendekati rekor tertinggi USD 19.000, para trader besar sudah diam-diam keluar dari pasar, sementara trader ritel malah mengejar harga tinggi secara gila-gilaan. Hasilnya? Pada Hari Thanksgiving, Bitcoin langsung jatuh dari USD 19.000 ke USD 16.490, banyak trader ritel ketakutan dan menjual rugi, sementara paus justru mengambil peluang besar untuk mengakumulasi.
Kisah hari ini tidak lain adalah pengulangan dari masa lalu. Tren sejati bukanlah dilihat dari satu berita atau satu hari pergerakan pasar, tetapi dari aliran dana yang sebenarnya dan aksi nyata dari lembaga.